Bersama Ratusan Karyawan Rayakan HUT ke-1 Parle Senayan, Bamsoet Dorong Peningkatan Industri Makanan dan Minuman

- Penulis

Kamis, 16 Januari 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta– Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bambang Soesatyo mengapresiasi keberadaan Parle Senayan Restoran yang genap berusia satu tahun. Dalam satu tahun keberadaannya, Parle Senayan tidak hanya menjadi restoran yang menyajikan kuliner beragam, namun juga berkontribusi signifikan terhadap lapangan pekerjaan di Indonesia. Dengan menyerap ratusan tenaga kerja, resto ini telah memberikan peluang kerja yang nyata bagi masyarakat.

“Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor makanan dan minuman merupakan salah satu penyumbang utama bagi lapangan kerja di Indonesia. Memberikan kontribusi sekitar 9,8% terhadap total tenaga kerja nasional pada tahun 2023. Dengan potensi yang terus meningkat, industri makanan dan minuman dapat menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan,” ujar Bamsoet saat menghadiri perayaan HUT ke-1 Parle Senayan di Jakarta, Kamis (16/1/25).

Hadir antara lain CEO Parle Sonny Harsono, Komisaris Parle Edmil Nurjamil, Dirut Parle Anton Kristanto dan Direksi Parle Junaidi Elvis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, pertumbuhan sektor makanan dan minuman tidak terlepas dari perubahan perilaku konsumen yang semakin menggemari kuliner sebagai bagian dari pengalaman hidup. Konsumen saat ini cenderung lebih mengutamakan kualitas makanan, pelayanan yang baik, serta suasana yang nyaman saat makan di luar. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat industri makanan dan minuman tumbuh 5,53 persen serta memberikan kontribusi sebesar 40,33 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas, pada triwulan II-2024.

“Menurut laporan dari Nikkei, Indonesia adalah salah satu pasar makanan dan minuman terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai pasar mencapai USD 140 miliar pada tahun 2023. Pertumbuhan ini didorong oleh perubahan demografi, dimana populasi milenial menjadi konsumen utama yang mencari pengalaman kuliner yang unik,” kata Bamsoet.

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menambahkan, sektor kuliner juga berperan penting dalam mendukung industri pariwisata. Resto dan cafe seperti Parle Senayan menjadi bagian dari wisata kuliner yang mendatangkan pengunjung domestik dan mancanegara. Sektor ini berpotensi untuk saling mendukung, ketika pariwisata meningkat, permintaan untuk makanan dan minuman juga akan meningkat yang memberikan peluang lebih banyak bagi pelaku industri.

“Kehadiran Parle Senayan turut berkontribusi terhadap penerimaan negara dan daerah melalui pajak yang dibayarkan. Sektor makanan dan minuman merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam penerimaan pajak nasional. Dengan demikian, kehadiran Parle Senayan tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat basis pajak yang berujung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Bamsoet.

(*)

Ratusan Karyawan Rayakan HUT ke-1 Parle Senayan, Bamsoet Dorong Peningkatan Industri Makanan dan Minuman

READ  Catatan Politik Senayan: Semangat Memperkuat Kembali Kinerja Perekonomian Nasional 

 

Suararakyat.info.Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bambang Soesatyo mengapresiasi keberadaan Parle Senayan Restoran yang genap berusia satu tahun. Dalam satu tahun keberadaannya, Parle Senayan tidak hanya menjadi restoran yang menyajikan kuliner beragam, namun juga berkontribusi signifikan terhadap lapangan pekerjaan di Indonesia. Dengan menyerap ratusan tenaga kerja, resto ini telah memberikan peluang kerja yang nyata bagi masyarakat.

 

“Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor makanan dan minuman merupakan salah satu penyumbang utama bagi lapangan kerja di Indonesia. Memberikan kontribusi sekitar 9,8% terhadap total tenaga kerja nasional pada tahun 2023. Dengan potensi yang terus meningkat, industri makanan dan minuman dapat menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan,” ujar Bamsoet saat menghadiri perayaan HUT ke-1 Parle Senayan di Jakarta, Kamis (16/1/25).

 

Hadir antara lain CEO Parle Sonny Harsono, Komisaris Parle Edmil Nurjamil, Dirut Parle Anton Kristanto dan Direksi Parle Junaidi Elvis.

 

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, pertumbuhan sektor makanan dan minuman tidak terlepas dari perubahan perilaku konsumen yang semakin menggemari kuliner sebagai bagian dari pengalaman hidup. Konsumen saat ini cenderung lebih mengutamakan kualitas makanan, pelayanan yang baik, serta suasana yang nyaman saat makan di luar. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat industri makanan dan minuman tumbuh 5,53 persen serta memberikan kontribusi sebesar 40,33 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas, pada triwulan II-2024.

 

“Menurut laporan dari Nikkei, Indonesia adalah salah satu pasar makanan dan minuman terbesar di Asia Tenggara, dengan nilai pasar mencapai USD 140 miliar pada tahun 2023. Pertumbuhan ini didorong oleh perubahan demografi, dimana populasi milenial menjadi konsumen utama yang mencari pengalaman kuliner yang unik,” kata Bamsoet.

 

Ketua Komisi III DPR RI ke-7 dan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menambahkan, sektor kuliner juga berperan penting dalam mendukung industri pariwisata. Resto dan cafe seperti Parle Senayan menjadi bagian dari wisata kuliner yang mendatangkan pengunjung domestik dan mancanegara. Sektor ini berpotensi untuk saling mendukung, ketika pariwisata meningkat, permintaan untuk makanan dan minuman juga akan meningkat yang memberikan peluang lebih banyak bagi pelaku industri.

 

“Kehadiran Parle Senayan turut berkontribusi terhadap penerimaan negara dan daerah melalui pajak yang dibayarkan. Sektor makanan dan minuman merupakan salah satu penyumbang terbesar dalam penerimaan pajak nasional. Dengan demikian, kehadiran Parle Senayan tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memperkuat basis pajak yang berujung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan,” pungkas Bamsoet.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yakub F Ismail: Byar Pet Listrik dan Opsi Terbaik Energi Nasional
Kementerian Desa Dorong Transformasi Ekonomi Kampung Lewat Program TEKAD di Papua Barat Daya
Fasilitas Medis Belum Berjalan Optimal, Ombudsman Minta Pemkab Sorong Lakukan Evaluasi Total RSUD JP Wanane
Kontingen Papua Barat Daya Tampil Gemilang di Kejuaraan Shorinji Kempo Unhas Cup XVIII
Mahasiswa Unamin Gelar Demo Reformasi Jilid II, DPR Kota Sorong Diberi Ultimatum 5 Hari
Proyek Sumur Bor APBD Sukabumi 2026 Disorot, Biaya Borong Hanya Rp18 Juta per Titik Padahal Pagu Hingga Ratusan Juta
Dirjen Imigrasi Lakukan Penyegaran Kepemimpinan, Tegaskan Komitmen Reformasi dan Integritas Pelayanan Publik
Kawal Kemerdekaan Pers: PPWI Siapkan Gugatan Praperadilan Lawan Kapolri Hingga Kasat Reskrim Pekanbaru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:25 WIB

Yakub F Ismail: Byar Pet Listrik dan Opsi Terbaik Energi Nasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:48 WIB

Kementerian Desa Dorong Transformasi Ekonomi Kampung Lewat Program TEKAD di Papua Barat Daya

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:01 WIB

Fasilitas Medis Belum Berjalan Optimal, Ombudsman Minta Pemkab Sorong Lakukan Evaluasi Total RSUD JP Wanane

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:54 WIB

Kontingen Papua Barat Daya Tampil Gemilang di Kejuaraan Shorinji Kempo Unhas Cup XVIII

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:16 WIB

Mahasiswa Unamin Gelar Demo Reformasi Jilid II, DPR Kota Sorong Diberi Ultimatum 5 Hari

Berita Terbaru