Disaat Musim Hujan Pasar Induk Gedebage Sangat Memprihatikan, Air Tidak Tersalurkan Mengakibatkan Lokasi Pasar Tergenang Banjir 

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Bandung- siapapun orangnya sudah tentu berharap sebuah lingkungan yang bersih, asri, indah, dan nyaman apalagi di dukung dengan sebuah taman yang tertata rapi dan asri mungkin akan menjadikan sebuah kawasan wisata yang akan menarik bagi para pengunjung.(10/3/2025)

Pasar Induk Gedebage atau yang lebih di kenal sebagai Pasar Cimol Gedebage yang berlokasi di daerah kota Bandung tepatnya di Jalan Raya Soekarno Hatta, KM. 12,5 Mekar Mulya Kecamatan panyileukan kota Bandung. Pasar Cimol Gedebage merupakan salah satu tempat berburu barang bekas layak pakai di Kota Bandung.

Di pasar ini, Anda bisa berkeliling mencari pakaian seperti kaus, kemeja, jaket, sepatu, rok, celana, tas, topi, dan berbagai aksesoris lainnya. Merek pakaiannya juga bermacam-macam, mulai dari barang branded hingga merek yang asing di telinga juga dijual di Pasar Cimol Gedebage.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sebelah selatan atau depan pasar telah di bangung embung sebagai penampungan air di saat musim hujan tiba namun air tidak tertampung mengakibatkan air menggenanggi lokasi pasar induk Gedebage

Tapi bagaimana dengan kondisi pasar induk Gedebage saat ini? Berbagai pertanyaan klasik di masyarakat terus bermunculan terutama keluhan warga masyarakat pedagang pasar dan warga masyarakat yang sering berkunjung berbelanja ke pasar induk Gedebage

Menurut salah seorang pedagang cimol Pasar Induk Gedebage Bang Jon menjelaskan, “akibat kurangnya pemeliharaan dan perbaikan lingkungan pasar mengakibatkan pasar kurang tertata rapi bahkan di saat musim hujan tiba selalu tergenang banjir Cileuncang,” jelas jon.

READ  Sejarah Kini Terukir Dengan Adanya Wakil Bupati Sukabumi Dari Cidahu

Jon menambahkan, “peran penting yang harus di perhatikan yaitu sampah, saluran drainase yang dangkal, penataan para pedagang kaki lima (PKL.red) Cimol Gedebage, yang terakhir lahan kosong di tata dijadikan sebagai lahan taman Gedebage, kalau sudah tertata rapi semuanya in syaa Allah pasar Gedebage sebagai obyek wisata, berbelanja sambil berwisata,” tambah Jon

Ditempat terpisah Ade seorang pedagang sayuran menerangkan, “didepan pasar sudah dibuatkan embung namun di saat musim hujan masih tetap banjir semoga dengan kepemimpinan kota Bandung yang baru saja di Lantik cepat tanggap dengan keadaan kondisi pasar induk Gedebage,” terang ade

Rustam salah seorang pengunjung pasar cimol ikut berkomentar terkait dengan Pasar Cimol Gedebage, “untuk menciptakan suasana pasar induk Gedebage agar supaya bisa menarik para pengunjung perlu adanya penataan terutama drainase yang dalam agar di saat waktu hujan tiba air mengalir lancar, sampah yang paling utama di perhatikan selain itu kalau ada lahan kosong lebih baik di jadikan kawasan taman,” komentar Rustam

Rustam menambahkan, “para pedagang dan para pengunjung yang di utamakan bersih, rapi, aman, nyaman maka pasar induk Gedebage perlu di tata ulang jangan seperti sekarang saat musim hujan tiba lingkungan pasar tergenang akibat luapan air dari drainase ketinggian air sampai mencapai 1 meter jadi terlihat kumuh dan semrawut,” tambah Rustam

 

(Asep/PPRI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru