Miris.! PETI Gunung Botak Areal Kapuran Kembali Menelan Korban Jiwa,Ini Penyebabnya

- Penulis

Senin, 10 Maret 2025 - 00:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Namlea– Longsor yang terjadi hingga. Melelan korban diakibatkan oleh bekas galian para penambang yang sudah lama ditingalkan oleh para penambang kemudian karena hujan beberapa hari yang menguyur areal pertambangan emas tanpa ijin ( peti ),gunung botak areal Kapuran maka terjadi pergeseran tanah sehingga mengakibat longsor yang begitu besar dan menimbun beberapa tenda dan kios para penambang. (8/3/2025 )

Kemudian didalam satu kios tersebut terdapat beberapa penambang yang sedang tidur sehabis makan saur karna sangat begitu besar air dan lumpur disaat longsor maka beberapa korban tidak bisa menyelamatkan diri

Korban yang tidak bisa menyelamatkan diri diantara satu keluarga pemilik kios ( Warung Makan ) Isra ( Suami ) Salbia ( Istri ) Amar ( anak ) Asni ( Tukang Masak ) dan .merupakan warga Maluku Utara sedangkan ada korban lain yaitu Badu Penambang Asal Ternate Mashindra penambang asal Jawa suami dari Ibu Yati Ternate serta Judin Penambang Asal Manado

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian Longsor tersebut terjadi sekitar 05,30 wit , setelah beberapa menit tidak ada lagi tanda – tanda longsor susulan maka para penambang dengan gerak cepat mencari para korban tertimbun dan berhasil menemukan Satu keluarga dan tiga penambang lainnya kemudian dievakuasi melalui Jalur Anahony dan di semayamkan Mesjid Desa Dava Kecamatan Waelata kab Buru

READ  Tambang Ilegal Rusak Lingkungan: Sungai Ciletuh Tercemar Warga Resah, APH Segera Bertindak

Kelima korban satu keluarga tersebut di pulangkan ke daerah asal untuk dimakamkan dan kedua korban lainnya dimakamkan di TPU Desa Dava

salah satu keluarga korban saat dikonfirmasi awak media ini di Desa Dava mengatakan

Kejadian longsor ini adalah murni karna disaat longsor ini terjadi tidak ada aktifitas para penambang seperti Dompeng dan lainnya longsor ini terjadi akibat pergeseran tanah yang diakibatkan hujan yang menguyur areal PETI Gunung Botak Areal Kapuran beberapa hari ini sehingga Kolam bekas galian para penambang yang sudah ditinggal pergi oleh para penambang tersebut mengalami longsor akibat genangan air dan lumpur yang begitu besar

 

( Tim Investigasi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pakenjeng kembali menjadi sorotan publik
Usai Janji Menikahi, Pria Berinisial URI Asal Nyalindung Disebut Menghindar Setelah Kekasihnya Hamil
DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas
Aksi Pencurian Terekam CCTV, SDN 4 Karangtengah Cibadak Dibobol Maling pada Malam Hari
KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Keterlibatan dalam Aksi Forum RT/RW, Tantan Sutandi: Logo Dicantumkan Atas Izin Resmi
BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:09 WIB

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Pakenjeng kembali menjadi sorotan publik

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:45 WIB

Usai Janji Menikahi, Pria Berinisial URI Asal Nyalindung Disebut Menghindar Setelah Kekasihnya Hamil

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:18 WIB

Aksi Pencurian Terekam CCTV, SDN 4 Karangtengah Cibadak Dibobol Maling pada Malam Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:22 WIB

KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Keterlibatan dalam Aksi Forum RT/RW, Tantan Sutandi: Logo Dicantumkan Atas Izin Resmi

Berita Terbaru