Diberikan Untuk Dua Pekan Menu MBG di SMAN Pelabuhan Ratu Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Kualitas dan Kelayakan Gizi

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info || SUKABUMI – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, giliran pelaksanaan di SMAN Pelabuhan Ratu yang menu distribusinya dipertanyakan oleh sejumlah wali murid. Mereka menilai paket makanan yang dibagikan untuk jangka waktu dua pekan tidak mencerminkan prinsip gizi seimbang sebagaimana tujuan awal program tersebut.

Salah seorang wali murid berinisial FR (43) mengungkapkan kekecewaannya terhadap menu yang diterima anaknya. Ia menyebut bahwa paket MBG yang dibagikan pada periode 25 Februari hingga 8 Maret 2026 hanya berisi:

1 kantong kurma

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2 potong daging ayam

1 pak minuman probiotik (Yakult)

2 bungkus biskuit Roma 157 gram (rasa kelapa dan cokelat)

Menurut FR, pembagian tersebut dinilai tidak proporsional apabila dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi selama dua minggu ke depan.

“Kalau ini untuk dua minggu, jelas tidak cukup. Ini bukan soal gratis atau tidak, tapi soal kecukupan gizi anak-anak kami,” ujarnya kepada SUARARAKYAT.info, Kamis (26/2/2026).

Ia menambahkan, sebagai orang tua, pihaknya mendukung penuh program pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi pelajar. Namun, ia berharap implementasinya benar-benar memperhatikan standar kecukupan nutrisi, bukan sekadar formalitas distribusi.

Sejumlah wali murid lainnya juga menyampaikan kegelisahan serupa. Mereka mempertanyakan mekanisme perencanaan menu, pengawasan kualitas, hingga transparansi anggaran dalam pelaksanaan program tersebut di tingkat sekolah.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari kebijakan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang digadang-gadang sebagai langkah strategis untuk memperbaiki kualitas gizi generasi muda Indonesia. Dalam berbagai kesempatan, pemerintah pusat menegaskan pentingnya standar gizi seimbang, keberagaman menu, serta pengawasan ketat dalam pelaksanaannya.

READ  Dugaan Pengusiran Paksa Awak Media di Atrium Plaza: GAKORPAN Desak Manajemen Bertindak Tegas

Namun, realitas di lapangan kerap menunjukkan adanya perbedaan antara konsep dan praktik. Jika benar paket tersebut dimaksudkan untuk konsumsi dua minggu, maka muncul pertanyaan mendasar: apakah telah dilakukan kajian kebutuhan kalori dan protein sesuai usia siswa SMA? Apakah terdapat pengawasan dari dinas terkait? Dan bagaimana sistem evaluasi terhadap penyedia atau dapur pelaksana (SPPG)?

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN Pelabuhan Ratu maupun pengelola dapur SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait menu yang dibagikan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan yang berimbang.

Masyarakat berharap klarifikasi segera disampaikan agar tidak menimbulkan persepsi negatif terhadap program yang sejatinya memiliki tujuan mulia. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar program bantuan sosial tidak kehilangan legitimasi di mata publik.

Catatan Redaksi:Program makan bergizi bukan sekadar distribusi bahan pangan, melainkan intervensi strategis terhadap kualitas sumber daya manusia. Ketika menu yang dibagikan menimbulkan tanda tanya, yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi sekolah atau dapur penyedia, melainkan kredibilitas kebijakan publik itu sendiri. Pemerintah daerah dan pelaksana teknis wajib membuka ruang klarifikasi serta evaluasi terbuka. Gizi anak bangsa bukan ruang eksperimen administratif.

Penulis : Hs/Prin

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Satu tanggapan untuk “Diberikan Untuk Dua Pekan Menu MBG di SMAN Pelabuhan Ratu Dipertanyakan, Wali Murid Soroti Kualitas dan Kelayakan Gizi”

  1. Gimana kog gak ada kelanjutan berita, ini akan di SC dan segera dikirim ke BGN nasional untuk di tindaklanjuti pihak penyedia mbg dan pihak sekolah wajib harus menjawab. APA JANGAN2 UDA BERMAIN DIBELAKANG LAYAR?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur
SIMPUL Sukabumi Gelar Aksi Damai, Soroti Mangkraknya Pembangunan RSB Bebeza dan Transparansi Dana Umat di BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jalan Kabupaten Terabaikan, Warga Jampang Tengah Tandu Pasien 10 Km Demi Akses Layanan Kesehatan
Ujian Integritas Penegakan Hukum: Publik Desak Polres Sukabumi Tuntaskan Kasus Dugaan Ustad Cabul di Ponpes Cicantayan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:45 WIB

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:54 WIB

Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi

Senin, 11 Mei 2026 - 14:31 WIB

Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:16 WIB

Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 03:44 WIB

Kapolsek Kalibunder Pastikan Penanganan Kasus Pria Ditemukan Meninggal di Alfamart Dilakukan Sesuai Prosedur

Berita Terbaru

POLRI

Plt Kabid Humas Polda PBD Hadiri Hut GPI Ke-41

Senin, 25 Mei 2026 - 09:21 WIB