Progres Pembangunan Bendung Sungai Hulu-0 di Bekasi Capai 64 Persen, Dukung Program Ketahanan Pangan

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Kabupaten Bekasi — Pembangunan Bendung Sungai Hulu-0 (BSH-0) di Kali Cikarang Bekasi Laut, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kini telah mencapai 64 persen meski sempat terkendala pasokan material. Proyek ini menjadi salah satu bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi terhadap program nasional ketahanan pangan.

Bendung yang memiliki sembilan pintu air ini diklaim mampu mengairi hingga 7.000 hektare lahan pertanian di wilayah utara Kabupaten Bekasi. “Bicara kapasitas itu ribuan kubik. Karena di sini titik BSH-0, fungsi utamanya untuk mengairi areal pertanian. Dari BSH-0 sampai BSH-34 itu mencakup sekitar 7.000 hektare, mengalir mulai Cikarang sampai Muaragembong,” ujar Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi, Agung Mulya, di Cikarang kepada Media.jumat (17/10/2025)

Selain berfungsi sebagai irigasi pertanian, Agung menambahkan, BSH-0 juga diharapkan mampu mengurangi potensi banjir di wilayah tengah Kabupaten Bekasi. “Target pertengahan Desember rampung 100 persen. Saat ini pekerjaan sudah masuk ke badan bendung dan pembangunan standing wall di sisi utara dan selatan. Ada deviasi sedikit, tapi masih bisa kita kejar dengan progres yang ada,” jelasnya.

BSH-0 menjadi bendung ketiga di Kabupaten Bekasi, sekaligus yang pertama dibangun oleh pemerintah daerah. Dua bendung lainnya berada di kawasan Kalimalang dan dibangun oleh pemerintah pusat. Meski pembangunannya dilakukan Pemkab Bekasi, pengelolaan BSH-0 nantinya akan diserahkan kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum.

“Setelah selesai, bendung ini akan dihibahkan ke pusat, dalam hal ini BBWS, untuk dioperasionalkan dan dipelihara. Karena posisinya berada di wilayah sungai yang menjadi kewenangan BBWS, namun manfaatnya tetap untuk masyarakat Kabupaten Bekasi, terutama sektor pertanian dan penanggulangan bencana,” tutur Agung.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Eddy Sumarman, yang turut meninjau proyek tersebut di Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan pendampingan hukum terhadap proyek strategis daerah ini.

“Dari hasil peninjauan, progres pembangunan cukup baik. Walaupun ada deviasi minus, namun sangat kecil dan masih dalam batas wajar. Proyek ini masih berjalan sesuai jalur atau on the track,” kata Eddy.

 

Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat (PERS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru