Warga Tunggul Pandean Pantang Mundur Tolak Pembangunan Gardu Induk PLN, Siap Lanjut Hearing ke DPRD

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 03:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Jepara – Perjuangan warga Desa Tunggul Pandean, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, dalam menolak pembangunan Gardu Induk PLN terus berlanjut. Meski sudah beberapa kali dilakukan rapat bersama pihak Pemerintah Kabupaten Jepara dan sejumlah dinas terkait, hingga kini belum juga ditemukan titik terang atas polemik yang terjadi.

Dalam pertemuan terakhir yang juga dihadiri oleh Bupati Jepara beserta jajaran dinas, warga menyampaikan aspirasi dan penolakan mereka terhadap keberadaan proyek gardu induk yang dinilai belum memiliki kejelasan dan berpotensi merugikan masyarakat sekitar. Namun, jawaban dari pihak pemerintah daerah dinilai belum mampu memberikan kepastian maupun langkah tegas terkait penyelesaian persoalan ini.(17/10/2025)

Warga mempertanyakan terkait semua ijin yang sudah selesai dan di klaim semua sudah sesuai dengan SOP, sementara banyak warga yang tidak tau tentang akan dibangunnya gardu induk di wilayah mereka. Ada apa ini dengan pemerintah kabupaten Jepara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu perwakilan warga menyatakan bahwa perjuangan mereka bukan tanpa dasar. Warga menegaskan bahwa penolakan terhadap proyek tersebut berlandaskan pada aturan dan regulasi yang berlaku, termasuk aspek tata ruang serta dampak sosial yang dikhawatirkan akan muncul apabila proyek tetap dilanjutkan.

“Kami tidak menolak pembangunan, tapi kami ingin semuanya sesuai aturan. Jika memang belum jelas secara hukum dan izin, maka seharusnya dihentikan dulu, bukan malah diteruskan,” ujar salah satu tokoh warga.

READ  Pangdam Kasuari Kunjungi Yonif 764/IB, Tegaskan Disiplin, Kekompakan, dan Kepedulian

Melihat belum adanya keputusan pasti dari Pemkab Jepara, warga berencana akan melanjutkan langkah perjuangan mereka dengan mengajukan hearing ke DPRD Kabupaten Jepara. Menurut warga, DPRD adalah lembaga perwakilan rakyat yang berhak dan wajib menampung serta memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Kami akan menempuh jalur resmi dengan hearing ke DPRD. Karena DPRD adalah wakil rakyat, kami berharap mereka bisa menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan warga, sesuai koridor hukum dan regulasi yang berlaku,” lanjutnya.

Sementara itu, warga menilai sikap pemerintah daerah selama ini cenderung pasif dan terkesan tidak tegas dalam menyikapi konflik yang terjadi antara warga dan pihak pelaksana proyek. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan masyarakat terkait komitmen pemerintah dalam melindungi hak dan kepentingan rakyatnya.

Meski berbagai kendala dan tekanan terus dihadapi, warga Tunggul Pandean tetap berkomitmen untuk memperjuangkan hak mereka. Bagi warga, perjuangan ini bukan sekadar penolakan terhadap sebuah proyek, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Dengan semangat yang tak surut, warga berharap agar pemerintah daerah maupun pihak PLN dapat bersikap terbuka dan mematuhi ketentuan hukum yang ada, demi terciptanya keadilan dan kepastian bagi seluruh pihak.

 

(Siswanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rajut Silaturahmi di Tanah Melayu, Laskar Se-Riau Serukan Persatuan dan Kebangkitan Budaya
Pemkot Sorong Genjot Program Kebersihan Demi Lingkungan Sehat: Langkah Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman
Panglima Armada III Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi
Komadan Kodaeral XIV Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan
Dinas Sosial Kota Sorong Kunjungi Yayasan Kasih Agape, Siap Perkuat Penanganan ODGJ
Kodim 1802/Sorong Percepat Penguatan Pondasi Jembatan Garuda Tahap IV
Latihan dan Uji Terampil Glagaspur, Prajurit Kodaeral XV Laksanakan Renang Laut, dan Menembak
Progres Jembatan Garuda Tahap IV Capai 23 Persen, Pekerjaan Pondasi Terus Dikebut di Sorong Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:40 WIB

Rajut Silaturahmi di Tanah Melayu, Laskar Se-Riau Serukan Persatuan dan Kebangkitan Budaya

Kamis, 16 April 2026 - 08:40 WIB

Pemkot Sorong Genjot Program Kebersihan Demi Lingkungan Sehat: Langkah Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman

Kamis, 16 April 2026 - 08:36 WIB

Panglima Armada III Beri Penghargaan kepada Prajurit Berprestasi

Kamis, 16 April 2026 - 06:55 WIB

Komadan Kodaeral XIV Laksanakan Pengecekan Ketahanan Pangan

Kamis, 16 April 2026 - 06:47 WIB

Dinas Sosial Kota Sorong Kunjungi Yayasan Kasih Agape, Siap Perkuat Penanganan ODGJ

Berita Terbaru