Nusron Wahid Dorong Mahasiswa Jadi Pelopor Penyelesaian Masalah Pertanahan Lewat KKN Tematik UIN Pekalongan

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Pekalongan – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerukan agar mahasiswa tidak hanya berhenti pada tataran diskusi dan teori, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pertanahan yang selama ini menjadi sumber ketimpangan sosial di masyarakat.rabu (15/10/2025)

Ajakan tersebut disampaikan Nusron dalam kegiatan pelepasan 500 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Ekoteologi dan Pertanahan. Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian ATR/BPN dengan UIN Pekalongan, yang menekankan pendekatan ekologis dan keagamaan dalam menyelesaikan persoalan agraria.

“Kami tidak hanya ingin mahasiswa urun rembuk, tapi juga urun karya dan urun tangan. Mahasiswa harus menjadi bagian dari solusi, bukan hanya penonton dalam masalah pertanahan yang begitu kompleks ini,” tegas Nusron Wahid di hadapan ratusan peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, mahasiswa memiliki potensi besar sebagai agen perubahan, terutama dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pendaftaran tanah wakaf dan rumah ibadah, yang selama ini masih banyak belum memiliki sertifikat resmi. Nusron menyebut bahwa legalitas tanah wakaf menjadi salah satu isu krusial yang sering menimbulkan konflik sosial dan sengketa di tingkat lokal.

“Masih banyak tanah wakaf, pesantren, dan rumah ibadah yang belum terdaftar secara hukum. Ini harus kita bantu. Dengan semangat KKN Tematik, mahasiswa bisa menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat agar hak-hak atas tanah mereka jelas dan terlindungi,” tambahnya.

READ  Disdik Provinsi Jabar Umumkan Pelaksanaan Seleksi SPMB Tahap Satu Mulai Tanggal 10 Juni 2025

KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan ini juga diharapkan menjadi wadah untuk mengasah kepedulian mahasiswa terhadap isu keadilan agraria dan keberlanjutan lingkungan. Melalui kegiatan di lapangan, para mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat desa, melakukan pendataan, sosialisasi, serta membantu percepatan sertifikasi tanah wakaf.

Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian ATR/BPN atas dukungan dan sinergi yang diberikan. Ia menilai, program ini sejalan dengan visi kampus dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan semangat pemberdayaan.

“Mahasiswa kami tidak hanya belajar teori di kelas, tapi juga memahami kenyataan hidup di masyarakat. Melalui KKN Tematik ini, mereka akan belajar bagaimana ilmu dan nilai agama diterapkan untuk memperjuangkan keadilan sosial,” ujarnya.

Program KKN Tematik Ekoteologi dan Pertanahan ini akan dilaksanakan di berbagai wilayah di Jawa Tengah, dengan fokus utama pada pendataan aset wakaf, pendaftaran rumah ibadah, serta edukasi pertanahan berbasis ekoteologi.

Bagi Nusron Wahid, kolaborasi semacam ini adalah langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif bahwa reforma agraria bukan hanya urusan pemerintah, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa, termasuk perguruan tinggi dan mahasiswa.

“Keadilan agraria adalah fondasi dari kesejahteraan rakyat. Kita tidak boleh menutup mata terhadap ketimpangan kepemilikan tanah dan persoalan hukum yang menjerat tanah-tanah umat. Mahasiswa harus hadir sebagai penyambung lidah keadilan itu,” tutup Nusron.

(Frd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak
PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 
Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif
Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Disdik Sukabumi Buka Suara Soal Dugaan Manipulasi Data Siswa PKBM, Tegaskan Akan Lakukan Penelusuran dan Tindak Lanjut Hukum
Fakta Baru Skandal Dugaan Pengelolaan Dinasti dan Manipulasi Data Siswa di PKBM Bintang Mandiri Sukabumi Kian Terkuak
Kampus Diminta Adaptif di Tengah Efisiensi Anggaran Negara, Pengabdian Masyarakat Tetap Jadi Prioritas Tridharma
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 02:38 WIB

Cegah Kenakalan Remaja Sejak Dini, Pemdes Cisarua Gelar Sosialisasi di SDN Nyamplung Nagrak

Senin, 13 April 2026 - 03:03 WIB

PKBM Bintang Mandiri Tersandung Dugaan Penggelembungan Data, Disdik Sukabumi Saling Lempar Bola 

Jumat, 10 April 2026 - 06:29 WIB

Lulusan Siap Kerja dan Mandiri, Unindra Perkuat Keterampilan Praktis di Tengah Tingginya Pengangguran Produktif

Kamis, 9 April 2026 - 22:43 WIB

Kodam Kasuari Sapa Generasi Muda Papua Barat Lewat Sosialisasi Penerimaan Catar Akademi TNI TA 2026

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB