SUARARAKYAT.info||Sukabumi- Forum Silaturahmi Organisasi Kecamatan (Forum Bojonggenteng) mengambil langkah tegas setelah menemukan fakta mengejutkan: rumah Bapak Daman di Kampung Cibuluh RT 25 RW 10, Desa Bojonggenteng, ternyata sama sekali belum terdata di desa. Padahal, kondisi rumah tersebut sudah rusak parah dan aduan telah disampaikan sejak setahun lalu.Kamis (11/9/2025)
Sebagai ketua forum, saya langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan setelah meninjau langsung lokasi rumah warga yang memprihatinkan. Saya juga menanyakan langsung kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Bojonggenteng, yang diwakili oleh Sekretaris Desa (Sekdes) dan Petugas Kesejahteraan Sosial (Puskesos), mengenai penanganan kasus ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jawaban yang saya terima sangat mengecewakan. Mereka mengakui bahwa jangankan masuk dalam program prioritas perbaikan rutilahu, rumah Bapak Daman bahkan belum terdaftar sebagai data awal (entri) di sistem desa. Ini membuktikan bahwa aduan warga selama setahun terakhir tidak pernah ditanggapi serius.
“Ini adalah bukti nyata kelalaian dari pihak desa. Saya tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Kondisi rumah sudah sangat membahayakan, apalagi sekarang sudah masuk musim hujan,” tegas saya.
Setelah bermusyawarah dengan para ketua organisasi, kami memutuskan untuk menggalang dana swadaya. Kami akan mempercepat perbaikan rumah Bapak Daman dengan menggandeng para donatur, pelaku usaha, dan meminta dukungan dari pihak kecamatan. Kami tidak akan membiarkan birokrasi yang bertele-tele menghambat aksi kemanusiaan ini.
Langkah ini kami ambil sebagai respons langsung atas lambatnya penanganan dari desa. Kami berharap kejadian ini menjadi sorotan publik dan mendorong pemerintah desa agar lebih proaktif dan transparan dalam melayani wargannya.
(Yls)













