PT Perkebunan Nusantara 1 Regional 2,Serahkan Bantuan Kepada Keluarga Anak Meninggal di Desa Cianaga Sukabumi

- Penulis

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Sukabumi – Rasa duka mendalam menyelimuti warga Kampung Padangenyang, RT 06 RW 03, Desa Cianaga, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, setelah seorang anak bernama Raya meninggal dunia akibat sakit yang diderita. Kabar duka ini cepat menyebar dan mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk dari pT Perkebunan Nusantara 1 (PTPN ) Regional 2.sabtu (23/8/2025)

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas, pihak PTPN 1 regional 2 langsung turun tangan memberikan bantuan berupa paket sembako serta sejumlah uang tunai kepada keluarga almarhum.

Kedatangan rombongan PTPN 1 regional 2 disambut dengan penuh rasa haru dan antusias oleh pihak keluarga, masyarakat sekitar, serta Kepala Desa Cianaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat prihatin dengan musibah yang menimpa keluarga almarhum saudara Raya. Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali di Kabupaten Sukabumi. Kami mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” ungkap salah satu perwakilan pihak perkebunan ptpn 1.

READ  Air Kali CBL Surut, Warga: Sebelumnya Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bekasi

Hal senada juga disampaikan oleh Bapak Iyus, selaku Kepala Perkebunan Cibungur. Menurutnya, kabar meninggalnya almarhum Raya akibat sakit yang disebabkan oleh infeksi cacing membuat pihaknya merasa miris. “Dengan bantuan kecil yang kami serahkan, baik dari PTPN 1 Regional 2 maupun Perkebunan Cibungur, harapannya bisa sedikit meringankan beban keluarga almarhum,” ujarnya.

Warga sekitar pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian pihak perkebunan terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah. Mereka berharap perhatian serupa terus diberikan, bukan hanya ketika ada peristiwa duka, tetapi juga dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat pedesaan.

Tragedi yang menimpa almarhum Raya menjadi pengingat pentingnya perhatian pada kesehatan anak-anak, terutama di wilayah pedesaan yang rentan dengan penyakit akibat kurangnya sanitasi dan gizi. Diharapkan dengan adanya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta, kejadian serupa tidak lagi terjadi di masa mendatang.

(Yahya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru