Warga Diimbau Tak Jogging di Reklamasi Sore Ini, BPBD Sorong Waspadai Tsunami

- Penulis

Rabu, 30 Juli 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sorong mengimbau warga untuk sementara menghindari pantai.

Menyusul peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akibat gempa berkekuatan magnitudo 8,7 yang terjadi di wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu (30/7/2025) pukul 06.24 WIB.

Gempa tersebut dinyatakan berpotensi memicu tsunami di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sorong yang saat ini berstatus Waspada.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BMKG sudah menyampaikan bahwa gelombang tsunami diperkirakan akan sampai ke Kota Sorong sekitar pukul 16.24 WIT dengan estimasi ketinggian 0,5 meter,” ujar Kepala BPBD Kota Sorong Herlin Sasabone, saat dikonfirmasi awak media.

Menindaklanjuti informasi tersebut, BPBD Sorong telah menyusun dan menyiapkan surat pemberitahuan kepada para Kepala Distrik di wilayah pesisir, seperti Distrik Maladumes, Distrik Sorong Barat, Distrik Sorong, dan Distrik Sorong Manoi, agar menyosialisasikan imbauan kepada masyarakat.

“Warga kami imbau untuk sementara waktu tidak beraktivitas di sepanjang garis pantai, termasuk yang biasa jogging sore di kawasan reklamasi,” tegas Herlin.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pengelola reklamasi untuk menutup sementara akses jogging sore hari ini, sebagai langkah antisipatif.

Herlin menambahkan, BPBD saat ini belum menyiapkan tempat pengungsian khusus.

READ  Masyarakat Angkat Jempol Gebrakan Kejagung Pulihkan Kerugian Negara

Namun koordinasi dilakukan melalui Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) yang aktif di Distrik Sorong dan Sorong Barat.

Lokasi evakuasi sementara mengacu pada dokumen kebencanaan yang telah ditetapkan, seperti sekolah, kantor kelurahan, kantor distrik, serta rumah ibadah.

Pelayaran Masih Berjalan, Nelayan Diimbau Tidak Melaut

Untuk aktivitas pelayaran, Herlin memastikan tetap berjalan normal. “Karena statusnya masih waspada dan ketinggian gelombang tsunami hanya diperkirakan 0,5 meter, maka aktivitas pelayaran tetap bisa berlangsung. Namun, nelayan dan masyarakat yang biasa memancing di pesisir kami imbau untuk sementara menahan diri,” katanya.

BPBD Kota Sorong saat ini terus berkoordinasi intens dengan BMKG Sorong, guna memperbarui informasi dan menentukan langkah selanjutnya.

Imbauan Tetap Waspada dan Tidak Panik

Herlin mengingatkan masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik menyikapi peringatan dini tsunami ini.

Ia juga mengimbau warga untuk mengakses informasi resmi hanya dari lembaga berwenang seperti BMKG.

“Kami minta masyarakat tidak terpengaruh isu-isu menyesatkan. Silakan pantau langsung aplikasi BMKG atau informasi dari kanal resmi pemerintah,” ujar Herlin.

Pemberitahuan ini akan terus berlaku hingga ada informasi resmi lanjutan dari BMKG mengenai status akhir potensi tsunami tersebut.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua
Satgas PPKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus, Peran Masyarakat Dinilai Krusial untuk Wujudkan Keadilan
Kinerja Bupati Asep Japar Disorot, Sejumlah Pihak Nilai Dampaknya Belum Optimal
Guru Teladan Ibu Marsih Wafat, Jejak Pengabdian dan Ketulusan Dikenang Sepanjang Masa
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Danrindam XVIII/Kasuari Tutup Dikmaba Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026 : Kobarkan Semangat Prajurit, Siap Mengabdi dan Menjaga Kehormatan Bangsa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:58 WIB

Kolaborasi Jadi Kunci, Kementerian PKP Percepat Rumah Subsidi di Papua

Minggu, 26 April 2026 - 13:44 WIB

Satgas PPKPT Jadi Garda Depan Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus, Peran Masyarakat Dinilai Krusial untuk Wujudkan Keadilan

Sabtu, 25 April 2026 - 11:30 WIB

Kinerja Bupati Asep Japar Disorot, Sejumlah Pihak Nilai Dampaknya Belum Optimal

Sabtu, 25 April 2026 - 06:30 WIB

Guru Teladan Ibu Marsih Wafat, Jejak Pengabdian dan Ketulusan Dikenang Sepanjang Masa

Sabtu, 25 April 2026 - 05:49 WIB

Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid

Berita Terbaru