GMDM Depok Gelar Aksi Sosialisasi Bahaya Narkoba dalam Peringatan HANI 2025

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 05:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Depok – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang jatuh setiap tanggal 26 Juni, Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) Kota Depok menggelar kegiatan sosial berupa pembagian stiker sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan ancaman nyata narkotika, khususnya di kalangan generasi muda.

Aksi turun ke masyarakat ini dilakukan di sejumlah titik strategis di wilayah Cimpaeun Tapos Kecamatan Pancoran Mas, yang merupakan salah satu daerah padat penduduk di Kota Depok. Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur organisasi yang memiliki komitmen tinggi dalam memberantas narkoba, termasuk Dewan Pimpinan Kecamatan (DPKC) GMDM Pancoran Mas.

Ketua DPKC GMDM Pancoran Mas, Nasir Yusup, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata partisipasi masyarakat dalam mendukung program nasional perang terhadap narkoba. Menurutnya, bahaya narkotika tidak hanya merusak fisik individu, tapi juga menghancurkan masa depan bangsa jika dibiarkan terus menyebar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin masyarakat semakin sadar bahwa narkoba adalah musuh bersama. Lewat pembagian stiker dan ajakan langsung ke masyarakat, kami berharap informasi tentang bahaya narkotika bisa sampai ke seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda,” ujar Nasir.sabtu (28/6/2025)

Sementara itu, Sekretaris Jenderal GMDM Kota Depok, Meriawan, turut hadir dan memantau langsung jalannya kegiatan. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memerangi peredaran gelap narkoba, mulai dari aparat, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum.

READ  DPR Kota Sorong Dorong Penyelesaian Internal Terkait Pemalangan Kantor Distrik Sorong Barat

“Perang melawan narkoba harus dilakukan secara sistematis dan melibatkan semua elemen bangsa. Tidak cukup hanya dengan razia, tapi juga edukasi, pendekatan sosial, dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat,” tegas Meriawan.

Dukungan juga datang dari kalangan Karang Taruna. Ketua Karang Taruna Cimpaun, Ahmad Riayadi, turut serta dalam kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan pemuda dalam gerakan anti narkoba adalah hal penting, mengingat pemuda merupakan sasaran utama para pengedar.

“Kami dari Karang Taruna Cimpaun siap bersinergi dengan GMDM dan semua pihak untuk menyuarakan bahaya narkoba. Pemuda harus jadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari ancaman narkotika,” kata Ahmad.

Kegiatan pembagian stiker ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi gerakan ini sebagai langkah positif dan preventif. Selain membagikan stiker, para relawan juga memberikan penjelasan singkat tentang jenis-jenis narkoba dan dampaknya terhadap tubuh dan mental.

Peringatan HANI 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kolektif dalam memberantas narkoba. GMDM Depok menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan edukasi, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang bersih dari narkotika.

 

(Hs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hak Siswa Dipertanyakan, Dugaan Penahanan PIP dan Denda Tunggakan Mencuat di MA Sabilal Muhtadin
Muswil I MUI Papua Barat Daya Dipalang Adat, MMP Tuntut Keterlibatan Muslim Asli Papua
APINDO Minta Kajian Komprehensif Sebelum Konvensi ILO tentang Pekerja Platform Diratifikasi
Otonomi Daerah di Persimpangan Jalan, Dr. Fachrul Razi Beberkan Masalah Pokok dan Solusi Strategis di Kuliah Umum UICI
Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan
Nama Calon Tersangka Sudah Dikantongi Polda Papua Barat Daya, Kasus Korupsi Inspektorat Tinggal Tunggu Audit BPK
Mahasiswa Sorong Desak Evaluasi Kebijakan Pemerintah, Tolak MBG, Soroti Harga BBM dan Pemborosan APBN
UICI dan Dr. Fachrul Razi Bahas Otonomi Daerah dalam Bingkai Wawasan Nusantara
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:03 WIB

Hak Siswa Dipertanyakan, Dugaan Penahanan PIP dan Denda Tunggakan Mencuat di MA Sabilal Muhtadin

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:44 WIB

Muswil I MUI Papua Barat Daya Dipalang Adat, MMP Tuntut Keterlibatan Muslim Asli Papua

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:32 WIB

APINDO Minta Kajian Komprehensif Sebelum Konvensi ILO tentang Pekerja Platform Diratifikasi

Jumat, 19 Juni 2026 - 00:06 WIB

Otonomi Daerah di Persimpangan Jalan, Dr. Fachrul Razi Beberkan Masalah Pokok dan Solusi Strategis di Kuliah Umum UICI

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:57 WIB

Hadapi Ancaman El Nino, Menko Polkam Arahkan Desk Karhutla Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Pencegahan

Berita Terbaru