Suararakyat.info.Sukabumi-Suasana haru menyelimuti Kampung Neglasari, Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, saat jenazah Kamaludin (30) tiba di rumah duka, Selasa malam (17/6/2025).
Pria yang sudah hampir setahun tak pulang dan sempat hilang kontak dengan keluarganya itu ditemukan meninggal dunia di halaman sebuah toko bangunan di wilayah Cikembar.
Kedatangan jenazah disambut isak tangis ratusan warga dan kerabat yang sudah menunggu sejak sore. Ambulans desa yang membawa jenazah tiba sekitar pukul 20.15 WIB, setelah sebelumnya dibawa dari RSUD Sekarwangi Cibadak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Desa Gunungsungging, Nanang, yang turut mengantar jenazah mengatakan bahwa pihak desa turut membantu proses penjemputan bersama keluarga dan relawan.
“Ambulans desa kami turunkan untuk menjemput jenazah dari RS Sekarwangi. Kami ikut mendampingi bersama perangkat desa dan keluarga,” ujar Nanang kepada wartawan.
Nanang juga mengungkapkan bahwa almarhum telah lama tidak berada di kampung halaman dan tidak diketahui keberadaannya.
“Kami menerima kabar dari polisi sekitar pukul 13.30 WIB bahwa ada warga kami yang ditemukan meninggal dunia di wilayah Cikembar. Setelah dicek, ternyata benar itu Kamaludin yang memang sudah lama pergi tanpa kabar,” katanya.
Kamaludin diketahui sempat bekerja sebagai buruh bangunan dan berjualan cilok di Palabuhanratu. Menurut Ida (37), salah satu tetangga, kehidupan almarhum sempat mengalami pasang surut.
“Dulu dia sering kerja ke luar kota, terakhir jualan cilok. Setelah menikah dan punya satu anak, dia pergi cukup lama. Karena tidak ada kabar, istrinya menggugat cerai,” kata Ida.
Ida juga menyebut bahwa Kamaludin memiliki riwayat penyakit sesak napas.
Warga lain, Eli, yang mengaku dekat dengan Kamaludin, turut menyampaikan rasa prihatinnya.
“Orangtua almarhum sudah lama meninggal. Kakaknya juga dulu meninggal karena kecelakaan di Jakarta. Sekarang Kamaludin pun pulang dalam keadaan tak bernyawa,” ujarnya lirih.
Setelah disemayamkan, jenazah Kamaludin langsung dimakamkan di TPU setempat pada malam itu juga. Suasana duka masih terasa di rumah duka hingga prosesi pemakaman selesai.
(Herlan)
Herlan














