Suararakyat.info.Bekasi — Kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Bekasi kembali dikeluhkan warga. Kali ini, sorotan tertuju pada Jalan Raya yang mengarah ke Stasiun Cikarang, tepatnya di kawasan dekat Kali Jaya, Cikarang Barat. Jalan tersebut dipenuhi lubang-lubang besar maupun kecil yang membentang di sepanjang ruas jalan. Kerusakan ini dinilai sangat membahayakan, terutama saat malam hari ketika pencahayaan minim dan visibilitas terbatas.
Keluhan datang dari sejumlah pengendara yang setiap hari melintasi jalan tersebut. Salah satunya adalah Darya, seorang pengendara motor yang pada Kamis malam (12/6/2025) mendokumentasikan kondisi jalan yang rusak parah. Dalam video dan foto yang diunggahnya ke media sosial, tampak jelas lubang-lubang menganga dengan berbagai ukuran yang bisa mengancam keselamatan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bahaya sekali kalau malam. Lubang-lubangnya dalam dan besar-besar, sementara lampu penerangan jalan juga minim. Kalau tidak hati-hati, bisa langsung jatuh atau tertabrak kendaraan lain,” ujar Darya saat dikonfirmasi media usai merekam video.
Menurut Darya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama. Banyak pengendara sepeda motor dan mobil yang terpaksa memperlambat laju kendaraan secara mendadak untuk menghindari lubang, tak jarang pula terjadi kecelakaan ringan akibat hilang kendali atau tersenggol kendaraan lain.
“Ini bukan baru sehari dua hari. Sudah lama rusak, tapi belum juga ada tindakan nyata dari pemerintah atau dinas terkait. Warga sini sudah sering menyuarakan, tapi seperti tidak digubris,” tambahnya.
Selain membahayakan keselamatan, kondisi jalan yang rusak juga menimbulkan dampak lain seperti kemacetan dan kerusakan kendaraan. Tidak sedikit pengendara yang harus merogoh kocek lebih dalam untuk memperbaiki roda atau suspensi kendaraan mereka yang rusak akibat terperosok ke dalam lubang jalan.
Warga dan pengguna jalan pun mendesak pemerintah daerah, khususnya Dinas Bina Marga Kabupaten Bekasi atau instansi terkait, agar segera melakukan perbaikan jalan. Mereka berharap agar keselamatan masyarakat tidak terus diabaikan dan pemerintah menunjukkan kepeduliannya terhadap infrastruktur publik yang menjadi urat nadi aktivitas warga.
“Jangan tunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini jalan penting, akses menuju stasiun yang tiap hari dilewati ratusan orang,” pungkas Darya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah Kabupaten Bekasi maupun dinas terkait mengenai rencana perbaikan jalan di lokasi tersebut.
(Rz)














