Pesona Pantai Jayanti: Surga Tersembunyi di Pesisir Selatan Cianjur yang Menanti Untuk Dikenal Dunia

- Penulis

Senin, 9 Juni 2025 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Cianjur– Di ujung selatan Kabupaten Cianjur, tepatnya di Kampung Pelabuhan Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, terhampar panorama alam yang menakjubkan dan nyaris terlupakan dalam geliat pembangunan pariwisata nasional. Pantai Jayanti, demikian namanya, berdiri tenang di hadapan samudra luas, menawarkan keindahan alami yang belum banyak terjamah dan jauh dari hiruk-pikuk destinasi mainstream.senin (9/6/2025)

Hamparan pasir kecokelatan membentang menyambut deburan ombak Laut Selatan yang tak pernah henti, berpadu dengan langit biru dan garis cakrawala yang memukau. Di sekitar pantai, perahu-perahu nelayan tradisional tertambat, memberi kesan kehidupan pesisir yang masih lestari dan penuh cerita. Di balik kesederhanaannya, justru terletak daya tarik sejati dari Pantai Jayanti alami, tenang, dan sarat nilai kehidupan masyarakat pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu anak muda yang ikut bersuara mengenai potensi dan nasib Pantai Jayanti adalah Cep Toto, seorang penggiat sosial di pesisir Cianjur Selatan. Dalam banyak kesempatan, Cep Toto yang juga dikenal luas sebagai aktivis muda yang konsisten membela hak-hak rakyat kecil, menyerukan agar keindahan Pantai Jayanti tidak hanya dijadikan objek eksploitasi wisata, melainkan juga sebagai pusat percontohan pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Pantai Jayanti ini bukan hanya soal pemandangan. Ia adalah warisan ekologis dan budaya. Di balik pasir dan ombaknya, ada nelayan yang menggantungkan hidup, ada anak-anak desa yang bercita-cita, dan ada potensi ekonomi lokal yang bisa tumbuh jika dibina dengan baik,” ujar Cep Toto dalam wawancara di sela-sela kegiatan sosialnya di Cidaun.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan untuk tidak sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi juga merancang pendekatan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan. “Jangan sampai Jayanti jadi korban pembangunan jangka pendek yang hanya menguntungkan segelintir orang. Kita ingin masyarakat setempat jadi pelaku utama, bukan penonton di kampung sendiri,” tambahnya.

READ  Cep Toto dan Mimpi dari Pesisir: Aktivis Muda Perantau yang Ingin Bangkitkan Pariwisata Pantai Jayanti Bersama Rakyat

Selain memperjuangkan akses ekonomi dan pendidikan masyarakat sekitar pantai, Cep Toto juga aktif menggalang gerakan pelestarian lingkungan pesisir, termasuk menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan, konservasi ekosistem laut, serta memfasilitasi koperasi nelayan agar mereka lebih berdaya dalam rantai distribusi hasil laut.

Untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pantai Jayanti, banyak hal menarik yang bisa dilakukan dari sekadar berjalan menyusuri bibir pantai, melihat aktivitas nelayan, mencicipi hasil laut segar, hingga menikmati senja yang dramatis di tepi karang. Namun lebih dari sekadar kunjungan biasa, para wisatawan diharapkan juga membawa kesadaran dan rasa hormat terhadap alam serta masyarakat lokal yang menjadi penjaga utama keindahan pantai ini.

Berkunjung ke Pantai Jayanti bukan hanya tentang mengambil foto atau memburu pemandangan eksotis. Ini adalah pengalaman menyelami ruang hidup sebuah komunitas yang bersahaja namun kuat, yang hidup selaras dengan laut dan tanahnya. Keindahan Jayanti adalah keindahan yang mengajarkan kita untuk peduli, bukan sekadar menikmati.

Kini, ketika geliat pariwisata mulai merambah wilayah selatan Jawa Barat, Pantai Jayanti berdiri sebagai simbol harapan bahwa pembangunan bisa tumbuh tanpa mengorbankan alam dan manusia. Bahwa keindahan tidak harus dirusak untuk dikenal. Dan bahwa keaslian adalah kekayaan yang sesungguhnya

 

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kampung Wisata Jangan Berakhir Jadi Etalase Kemiskinan, Warga Jogja Harus Memegang Kendali
Sempat Melawan Saat Diamankan Polisi, Dua Pelaku Pembunuhan dan Begal di Ditangkap
Libur Panjang Akhir Mei 2026, Jalur Wisata Ciwidey Lumpuh Total; Kemacetan Mengular dari Ciwidey Valley hingga Situ Patenggang
Jejak Prajurit Maritim Menembus Lereng Cikuray, Curug Cihanyawar Garut Tawarkan Pesona Alam yang Masih Alami
Menyusuri Sejuknya Lamping Cirorek, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Cikuray yang Menyatukan Alam, Petualangan, dan Kehangatan Warga
Pesona Pangandaran: Dari Kampung Nelayan hingga Surga Wisata “Hawaii van Java”
SPLASH DAY OUT: AQUA YOGA, EXPERIENCE WELLNESS SERU DI WATERBOOM LIPPO CIKARANG
Malam Puncak Duta Wisata Riau 2026: Ajang Bergengsi Lahirkan Wajah Baru Pariwisata Melayu
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:22 WIB

Kampung Wisata Jangan Berakhir Jadi Etalase Kemiskinan, Warga Jogja Harus Memegang Kendali

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:26 WIB

Sempat Melawan Saat Diamankan Polisi, Dua Pelaku Pembunuhan dan Begal di Ditangkap

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:05 WIB

Libur Panjang Akhir Mei 2026, Jalur Wisata Ciwidey Lumpuh Total; Kemacetan Mengular dari Ciwidey Valley hingga Situ Patenggang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 04:36 WIB

Jejak Prajurit Maritim Menembus Lereng Cikuray, Curug Cihanyawar Garut Tawarkan Pesona Alam yang Masih Alami

Jumat, 15 Mei 2026 - 07:11 WIB

Menyusuri Sejuknya Lamping Cirorek, Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Cikuray yang Menyatukan Alam, Petualangan, dan Kehangatan Warga

Berita Terbaru