SAPUHI Berharap Ada Penambahan Kuota 2025 Karena Dibutuhkan

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2025 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta-Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi sudah menyepakati terkait kuota jamaah haji Indonesia 2025 sebanyak 221.000 orang.Disatu sisi pemerintah Indonesia melalui Menteri Agama Nazaruddin Umar mengusulkan kelonggaran batasan umur bagi jemaah haji Indonesia dan skema tanazul (kembali ke hotel tanpa mabit di Mina).

Menurut Syam Resfiadi dengan jumlah kuota haji yang sudah ditentukan oleh pemerintah Indonesia bekerjasama dengan Arab Saudi pada 2025 sebesar 221.000 orang.Artinya tidak ada perubahan pada tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudah tetap ada penambahan kuota ataupun jamaah haji bagaimanapun juga karena masa tunggu yang cukup lama sehingga masih dibutuhkan baik yang khususnya maupun yang reguler,”ujar H.Syam Resfiadi selaku Ketum SAPUHI (Penyelenggara Umroh Haji Indonesia) ketika di hubungi SUARARAKYAT.INFO, di Jakarta, Sabtu (18/01/2025).

READ  Akan Dibuka Menpora, Bamsoet Dukung Ajang Tinju Pelajar “Arena Selatan” Lawan Kekerasan dan Bangun Karakter Generasi Muda

Disinggung terkait skema tanazul menurutnya tidak ada masalah kami berdasarkan swasta banyak variasi pola terprogram yang kita lakukan, yang tidak melanggar sariah atau syariat-syariat dari peraturan itu sendiri.

“Semua masih mengacu pada sunah Rasulullah SAW dalam berhaji,”terang Syam Resfiadi yang juga Direktur Patuna Travel ini.

Kemudian tambah Syam untuk batas usia jamaah haji Indonesia sesuai dengan hadis kita tahu bagi yang tidak mampu jangan dipaksakan.

” Jumlah peserta jamaah dari departemen agama dikurangi karena memang ada pembatasan dari aspek usia, jangan jamaah lansia yang sudah tidak mampu fisiknya sebaiknya tidak diberangkatkan karena tidak mampu fisiknya, cukup dibadal hajikan agar dapat nilai-nilai ibadah haji belakangan,”tandasnya.

(s handoko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Desa Dorong Transformasi Ekonomi Kampung Lewat Program TEKAD di Papua Barat Daya
Fasilitas Medis Belum Berjalan Optimal, Ombudsman Minta Pemkab Sorong Lakukan Evaluasi Total RSUD JP Wanane
Kontingen Papua Barat Daya Tampil Gemilang di Kejuaraan Shorinji Kempo Unhas Cup XVIII
Mahasiswa Unamin Gelar Demo Reformasi Jilid II, DPR Kota Sorong Diberi Ultimatum 5 Hari
Proyek Sumur Bor APBD Sukabumi 2026 Disorot, Biaya Borong Hanya Rp18 Juta per Titik Padahal Pagu Hingga Ratusan Juta
Dirjen Imigrasi Lakukan Penyegaran Kepemimpinan, Tegaskan Komitmen Reformasi dan Integritas Pelayanan Publik
Kawal Kemerdekaan Pers: PPWI Siapkan Gugatan Praperadilan Lawan Kapolri Hingga Kasat Reskrim Pekanbaru
Dr. Fachrul Razi: Revisi UU Pemerintahan Aceh Minus Penguatan Kewenangan Aceh, Berpotensi Sia-Sia!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:48 WIB

Kementerian Desa Dorong Transformasi Ekonomi Kampung Lewat Program TEKAD di Papua Barat Daya

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:01 WIB

Fasilitas Medis Belum Berjalan Optimal, Ombudsman Minta Pemkab Sorong Lakukan Evaluasi Total RSUD JP Wanane

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:54 WIB

Kontingen Papua Barat Daya Tampil Gemilang di Kejuaraan Shorinji Kempo Unhas Cup XVIII

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:16 WIB

Mahasiswa Unamin Gelar Demo Reformasi Jilid II, DPR Kota Sorong Diberi Ultimatum 5 Hari

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:36 WIB

Proyek Sumur Bor APBD Sukabumi 2026 Disorot, Biaya Borong Hanya Rp18 Juta per Titik Padahal Pagu Hingga Ratusan Juta

Berita Terbaru

Kabupaten Kepulauan Meranti

Hari bayangkara ke 80 kampung tangguh anti narkoba banglas barat di nilai polda riau

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:11 WIB