Sejumlah Anggota FSB Mendapatkan Intimidasi dari Puluhan Orang Tidak Kenal,Pada Saat Mau Audensi Dengan PT GSI 2 Sukalarang

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 23:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi-
Puluhan Anggota Forum Sukabumi Bergerak (FSB) terlibat aksi ricuh saat hendak melakukan audiensi dengan pihak manajemen PT Glostar Indonesia (GSI) 2 Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Kamis (8/5/2025) siang.

Berdasarkan Pantauan awak media. Kericuhan tersebut terjadi tepat di depan gerbang pabrik yang berlokasi di Jalan Raya Sukabumi – Cianjur, tepatnya di Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang. Kabupaten Sukabumi.

Aksi ini digelar FSB sebagai bentuk protes terhadap dugaan maraknya pungutan liar (pungli) dalam proses rekrutmen karyawan, kemacetan lalu lintas di sekitar pabrik, serta ketidakjelasan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang selama ini dijalankan perusahaan.

Namun sebelum berhasil masuk ke area pabrik, massa FSB tiba di depan gerbang PT GSI 2 Sukalarang. Mereka dihadang oleh sekelompok warga yang berjaga di pintu masuk.

Aksi saling dorong dan adu mulut pun tak terhindarkan, bahkan sempat terjadi baku hantam yang mengakibatkan kerusakan pada dua kendaraan milik peserta aksi.

Situasi berhasil diredam setelah petugas Kepolisian yang berada di lokasi turun tangan melerai kedua belah pihak. Setelah situasi kondusif, perwakilan FSB akhirnya diizinkan masuk untuk berdialog dengan pihak manajemen PT GSI 2 Sukalarang.

Koordinator Aksi FSB, Muhammad Mulki kepada awak media mengatakan, bahwa aksi ini dilakukan setelah pihaknya merasa tidak mendapatkan respons atas surat permohonan audiensi yang telah dikirimkan sebelumnya.

Setelah itu, FSB berencana melakukan aksi demontrasi. Namun, sebelum melakukan pergerakan aksi, FSB melaksanakan silaturahmi dengan tokoh masyarakat.
“Tetapi, dengan berjalannya dinamika pada akhirnya kami beraudiensi. Sehingga aksi demontrasi tidak jadi atau dibatalKan dan sudah disepakati anggota kami masuk ke PT GSI,” jelas Mulki

Namun, saat sejumlah anggota FSB hendak memasuki gerbang PT GSI, menurut, Mulki mereka tiba-tiba dihadang.

“Kami hanya ingin berdiskusi soal masalah pungli dalam proses rekrutmen, kemacetan lalu lintas, dan transparansi dana CSR. Tapi surat kami tidak ditanggapi, sehingga kami memilih aksi damai. Sayangnya, saat tiba kami dihadang oleh sejumlah orang yang tidak kami kenal,” ujarnya.

Mulki menyebut salah satu anggota FSB, Sandi, yang juga warga Desa Titisan, Kecamatan Sukalarang, sempat mengalami kekerasan fisik. “Sandi didorong dan sempat digonjang-ganjing kepalanya,” ujarnya.

Selain itu, dua kendaraan milik peserta aksi mengalami kerusakan ringan seperti spion patah dan pelat nomor copot, namun telah diperbaiki kembali.

Pada audensi tersebut, FSB menyampaikan tujuh tuntutan utama. Yakni, menghentikan seluruh praktik pungli dalam proses penerimaan kerja, memperkuat tim independen anti pungli di internal PT GSI, mengusut dan menindak tegas oknum yang terlibat, memprioritaskan warga Sukalarang dan sekitarnya dalam perekrutan tenaga kerja, menyediakan solusi kemacetan dan membangun jalan alternatif, melakukan audit terbuka dana CSR selama 10 tahun terakhir dan membentuk forum CSR partisipatif yang melibatkan masyarakat setempat.

READ  Polrestabes Semarang Siagakan 977 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa Buruh

“Aksi ini tidak bertujuan mengganggu operasional perusahaan atau investasi yang masuk ke Sukabumi. Kami hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat. Jika tidak ditanggapi, kami akan bersurat kembali ke perusahaan dan pemerintah daerah,” tegasnya.

Terkait kericuhan, FSB masih menunggu hasil penyelidikan dari kepolisian. “Kami mendorong pihak berwenang membuka CCTV untuk mengetahui siapa yang sebenarnya melakukan provokasi,” tambah Mulki.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT GSI 2 Sukalarang belum memberikan keterangan resmi kepada awak media


(Prim RK)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV
Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku
Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Rajut Silaturahmi di Tanah Melayu, Laskar Se-Riau Serukan Persatuan dan Kebangkitan Budaya
Pemkot Sorong Genjot Program Kebersihan Demi Lingkungan Sehat: Langkah Nyata Wujudkan Kota Bersih dan Nyaman
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 02:13 WIB

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Sabtu, 18 April 2026 - 07:53 WIB

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%

Sabtu, 18 April 2026 - 03:45 WIB

Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV

Jumat, 17 April 2026 - 13:03 WIB

Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 03:22 WIB

Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB