SUARARAKYAT || Tembilahan – Suasana penuh keceriaan dan semangat mewarnai Gedung Daerah Engku Kelana, Tembilahan, pada Senin (20/7/2026) pagi. Ratusan anak usia dini bersama orang tua dan guru pendamping memadati lokasi untuk mengikuti berbagai perlombaan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, yang diselenggarakan oleh Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir.
Kegiatan tersebut menghadirkan Lomba Kolase Tingkat PAUD dan Lomba Kreasi Joget Mande, sebagai sarana edukatif yang tidak hanya menghibur anak-anak, tetapi juga menjadi media untuk menumbuhkan kreativitas, rasa percaya diri, serta mempererat hubungan emosional antara anak dan orang tua.
Sejak pagi, peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Dalam lomba kolase, anak-anak dengan penuh semangat menghias pola gambar yang telah disediakan menggunakan berbagai jenis biji-bijian, potongan kertas warna, hingga aneka bahan dekoratif lainnya. Orang tua terlihat setia mendampingi, memberikan arahan sekaligus motivasi kepada buah hati mereka selama proses berkarya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen kebersamaan tersebut menciptakan suasana yang hangat dan penuh keakraban. Gelak tawa, senyum bahagia, dan semangat para peserta menjadi gambaran nyata bahwa pembelajaran terbaik bagi anak dapat lahir dari aktivitas sederhana yang dilakukan bersama keluarga.
Saat membuka secara resmi kegiatan, Bunda PAUD Kabupaten Indragiri Hilir, Katerina Susanti, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk kembali mengingatkan seluruh masyarakat mengenai pentingnya memenuhi hak-hak anak.
Menurutnya, setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, pendidikan yang layak, kesempatan bermain, serta ruang untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimilikinya.
“Hari Anak Nasional menjadi pengingat bagi kita semua bahwa anak merupakan amanah yang harus dijaga dan dipenuhi hak-haknya. Mereka memiliki hak untuk bermain, belajar, berekspresi, serta mengembangkan kemampuan yang dimiliki,” ujar Katerina Susanti.
Ia menjelaskan, lomba kolase bukan hanya berorientasi pada hasil karya semata, melainkan memiliki nilai edukatif yang sangat besar bagi perkembangan anak usia dini.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak dilatih untuk meningkatkan kemampuan motorik halus, melatih koordinasi tangan dan mata, mengembangkan daya imajinasi, membangun kesabaran, ketelitian, hingga menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyelesaikan sebuah karya.
Lebih dari itu, keterlibatan orang tua dalam proses pembuatan kolase menjadi sarana yang efektif untuk mempererat hubungan emosional antara anak dan keluarga.
“Selain meningkatkan kemampuan motorik halus, imajinasi, kesabaran dan ketelitian, lomba kolase juga menguatkan ikatan emosional antara anak dan orang tua,” ungkapnya.
Bunda PAUD Inhil juga memberikan apresiasi kepada para guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh sehingga anak-anak berani tampil mengikuti perlombaan.
Menurutnya, keberanian seorang anak untuk mencoba hal-hal baru merupakan hasil dari lingkungan yang memberikan rasa aman, dukungan, serta penghargaan terhadap setiap proses belajar yang dijalani.
Ia berharap seluruh orang tua terus memberikan ruang kepada anak untuk berkembang sesuai minat dan bakatnya tanpa memberikan tekanan yang berlebihan terhadap hasil yang ingin dicapai.
“Poin utamanya bukan pada hasil atau juara yang diraih, tetapi pendampingan dan kasih sayang bapak dan ibu selama proses tumbuh dan berkembang inilah yang menjadi momen paling berharga bagi anak-anak kita,” tuturnya.
Selain Lomba Kolase, panitia juga menggelar Lomba Kreasi Joget Mande yang berlangsung meriah. Anak-anak tampil percaya diri dengan gerakan yang enerjik dan penuh keceriaan, disambut tepuk tangan meriah dari para orang tua, guru, dan tamu undangan yang hadir.
Kegiatan tersebut menjadi media bagi anak-anak untuk belajar tampil di depan umum, meningkatkan rasa percaya diri, mengembangkan kemampuan sosial, sekaligus mengenalkan budaya daerah melalui gerakan tari yang dikemas secara menyenangkan.
Penyelenggara berharap seluruh rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional tahun ini mampu menjadi wadah positif bagi tumbuh kembang anak usia dini, sekaligus memperkuat sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta ramah anak.
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Indragiri Hilir pun berlangsung penuh semangat, menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak sekaligus menjadi pengingat bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa dimulai dari perhatian, kasih sayang, dan pendampingan yang diberikan kepada setiap anak sejak usia dini.
Penulis : Syahwani
Editor : Redaksi
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














