APINDO Nilai ION Dapat Percepat Digitalisasi UMKM dan Perkuat Ekonomi Digital Nasional

- Penulis

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || JAKARTA-– Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta W. Kamdani memandang bahwa kehadiran Indonesia Open Network (ION) merupakan sebuah langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui ekosistem perdagangan digital yang lebih terbuka, efisien, dan inklusif.

Sebagai perwakilan dunia usaha nasional, APINDO menjalin kolaborasi dengan ION untuk memperluas partisipasi pelaku usaha sekaligus mendorong pemanfaatan jaringan digital terbuka di berbagai sektor industri.

“ION menghadirkan infrastruktur bersama yang menghubungkan berbagai pelaku usaha tanpa bergantung pada satu platform tertentu. Dengan interoperabilitas, biaya integrasi teknologi dapat ditekan, inovasi semakin terbuka, dan UMKM memiliki akses pasar yang jauh lebih luas,” ungkap Shinta di Jakarta, Rabu (15/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Shinta menjelaskan bahwa selama ini digitalisasi UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fragmentasi marketplace, tingginya biaya integrasi teknologi, keterbatasan akses logistik dan pembiayaan, hingga mahalnya biaya memperoleh pelanggan.

READ  APINDO Dorong IEU-CEPA Jadi Pendorong Ekspor dan Investasi

Menurutnya, kehadiran ION diharapkan mampu mengatasi hambatan tersebut melalui jaringan digital nasional yang menghubungkan marketplace, penyedia logistik, sistem pembayaran, perbankan, dan layanan digital dalam satu ekosistem interoperabel.

“Interoperabilitas merupakan kunci menuju tahap berikutnya dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia. Pelaku usaha cukup melakukan satu kali integrasi untuk terhubung dengan berbagai layanan sehingga biaya transaksi menjadi lebih rendah dan peluang bisnis semakin besar,” katanya.

ION diluncurkan pada 7 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia–India di bidang ekonomi digital.

Kendati mengadopsi prinsip Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India, kata Shinta, ION dapat dikembangkan sesuai kebutuhan, karakteristik ekonomi, dan kerangka kelembagaan Indonesia sehingga menjadi infrastruktur digital nasional milik Indonesia.

Melalui prinsip “Join Once. Sell Everywhere”, ION diharapkan mampu memperkuat daya saing sekitar 64 juta UMKM Indonesia, memperluas inklusi ekonomi digital, serta menjadi fondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Terjebak di Dubai, PMI Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO, Agensi Al-Nur Domestic Workers Minta Badil dan Denda
Diduga Jadi Korban TPPO, PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai; Suami Desak Pemerintah Bertindak
Ketua PMII Rayon Ushuluddin, Mendorong Penegakan Hukum dan Kebebasan Sipil Harus Berjalan Beriringan
Pemerintah Tegaskan PSN Cetak Sawah Gunakan Lahan Masyarakat, Bukan Hutan Lindung
Merawat Keamanan, Menguatkan Kebersamaan: Satgas Yonif 2 Marinir Sapa Hangat Warga Distrik Tigi
Menteri Transmigrasi Dorong Mangga Unggulan Jawa Timur Tembus Jepang, Perkuat Daya Saing Hortikultura Indonesia di Pasar Global
Peringati Harkopnas ke-79, Plt Kadis Diskop UKM Meranti Ajak Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:56 WIB

TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 01:55 WIB

APINDO Nilai ION Dapat Percepat Digitalisasi UMKM dan Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:48 WIB

Terjebak di Dubai, PMI Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO, Agensi Al-Nur Domestic Workers Minta Badil dan Denda

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:30 WIB

Diduga Jadi Korban TPPO, PMI Asal Sukabumi Terlantar di Dubai; Suami Desak Pemerintah Bertindak

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:29 WIB

Ketua PMII Rayon Ushuluddin, Mendorong Penegakan Hukum dan Kebebasan Sipil Harus Berjalan Beriringan

Berita Terbaru