META Menghadap Komdigi, Sepakat Bentuk Tim Berantas Spam Judi Online

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT || BANDUNG – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bertemu dengan pihak Meta untuk memperkuat sistem moderasi menyusul lonjakan spam promosi judi online yang membanjiri kolom komentar media sosial. Pertemuan antara Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dengan jajaran Meta Indonesia menghasilkan kesepakatan pembentukan tim bersama untuk mempercepat penanganan modus baru tersebut.KAMIS (3/7/2026)

“Hari ini kami bertemu dengan Meta dan menemukan kesepakatan yang menurut kami penting. Kami akan membentuk tim bersama dalam kerangka memberantas dan mengatasi judi online, khususnya modus terbaru berupa komentar-komentar spam yang meresahkan masyarakat,” kata Meutya Hafid usai bertemu Meta di Jakarta,(30/6/2026).

Adapun dalam dua pekan terakhir, Komdigi mencatat terjadi lonjakan sekitar 128 persen spam promosi judi online dibandingkan rata-rata temuan Januari–Juni 2026. Hasil analisis menunjukkan pelaku menggunakan jaringan bot secara terorganisasi untuk membanjiri kolom komentar pada akun-akun dengan jangkauan publik tinggi, seperti akun pemerintah, media, tokoh publik, dan influencer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pemantauan Komdigi, penyebaran terbanyak ditemukan di platform Instagram dan Facebook.

Terkait hal ini, Meutya menjelaskan bahwa penanganan spam di kolom komentar memiliki tantangan berbeda dengan penindakan terhadap situs maupun akun pelaku. Komdigi sendiri memiliki kewenangan melakukan langkah-langkah preventif, termasuk pemutusan akses terhadap akun atau konten yang melanggar hukum.

READ  Babinpotmar TNI AL Hadiri Aksi Bersih Pantai di Pesona Cemara, Wujud Nyata Menjaga Maritim Indonesia

Namun, ketika promosi judi online disisipkan pada kolom komentar akun resmi pemerintah, media, atau tokoh publik, Komdigi tidak dapat memutus akses terhadap akun-akun resmi tersebut.

“Yang menjadi sasaran justru akun-akun resmi karena memiliki jangkauan luas. Sementara intervensi terhadap kolom komentar berada pada platform. Teknologinya ada di platform. Karena itu kami mengharapkan Meta memperkuat sistem moderasi, deteksi bot, dan penyaringan spam agar ruang digital Indonesia lebih terlindungi,” tegasnya.

Selain memperkuat langkah preventif, Komdigi pun terus berkoordinasi dengan Polri, OJK, PPATK, dan BSSN untuk memperkuat penegakan hukum, memutus aliran dana, serta membongkar jaringan kejahatan digital di balik promosi judi online.

Sementara Head of Public Policy Meta Indonesia, Berni Moestafa, menyatakan Meta siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah.

“Pelaku terus mengubah cara mereka beroperasi dan selalu beradaptasi sehingga tantangan pencegahannya semakin kompleks. Karena itu Meta siap berkolaborasi dengan Komdigi dan membentuk tim bersama untuk memperkuat penanganan spam promosi judi online,” ujarnya.

Tim Bersama antara Komdigi dan Meta akan berfokus pada penguatan sistem moderasi, percepatan deteksi akun bot, peningkatan efektivitas penanganan komentar spam, serta penguatan koordinasi dalam menghadapi perkembangan modus kejahatan digital.

Editor : Redaksi

Sumber Berita: SUARARAKYAT.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ratusan Jurnalis Soroti Pembatasan Liputan di Kejari Kabupaten Sukabumi, Transparansi Pemusnahan Barang Bukti Dipertanyakan
Hari Kelautan Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Komitmen Menjaga Laut untuk Mewujudkan Desa Pesisir yang Maju dan Sejahtera
Perkuat Logistik dan Ketahanan Pangan Desa, Pemerintah Salurkan Pickup Mahindra untuk Operasional Koperasi Desa Merah Putih
Gubernur Papua Barat Daya Sambut Kontingen Pesparawi, Apresiasi Raihan Juara II Nasional
Ekspresi Seni Budaya 2026, Seniman Dorong Sorong City Jadi Taman Budaya Papua Barat Daya
Ratusan Massa Aliansi Geruduk Kementerian Kehutanan, Tolak Tanah Adat Dialihkan Jadi Tanah Negara
Bank Indonesia Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Lewat Torang Muamala 2026 Di Papua Barat Daya
Imigrasi Perkuat Reformasi Birokrasi, Gandeng KPK Bangun Budaya Integritas dan Berantas Gratifikasi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:18 WIB

META Menghadap Komdigi, Sepakat Bentuk Tim Berantas Spam Judi Online

Jumat, 3 Juli 2026 - 04:13 WIB

Ratusan Jurnalis Soroti Pembatasan Liputan di Kejari Kabupaten Sukabumi, Transparansi Pemusnahan Barang Bukti Dipertanyakan

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:14 WIB

Hari Kelautan Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Komitmen Menjaga Laut untuk Mewujudkan Desa Pesisir yang Maju dan Sejahtera

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:05 WIB

Perkuat Logistik dan Ketahanan Pangan Desa, Pemerintah Salurkan Pickup Mahindra untuk Operasional Koperasi Desa Merah Putih

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:22 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Sambut Kontingen Pesparawi, Apresiasi Raihan Juara II Nasional

Berita Terbaru