Pemkot Sorong Perkuat Layanan Kesehatan Primer, 111 Posyandu Terima Posyandu Prima dan Antropometrikit

- Penulis

Senin, 15 Desember 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Sorong Papua Barat Daya – Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat berbasis komunitas. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan Posyandu Prima, Antropometrikit, serta uang transportasi bagi kader Posyandu se-Kota Sorong, yang dilaksanakan di Gedung L. Jitmau, Kota Sorong, Senin (15/12/2025).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, yang mewakili Wali Kota Sorong Septinus Lobat, SH, M.PA, kepada para kader Posyandu. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata Pemerintah Kota Sorong dalam mendukung Transformasi Layanan Primer sebagaimana menjadi kebijakan strategis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menjelaskan bahwa kegiatan ini sekaligus merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), yang menempatkan Posyandu sebagai pusat pelayanan publik terintegrasi di tingkat kelurahan dan kampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, dan untuk masyarakat. Sejalan dengan Pilar Pertama Transformasi Layanan Primer, Posyandu kini tidak lagi terbatas pada pelayanan ibu dan anak, tetapi dikembangkan menjadi layanan publik yang lebih komprehensif,” ujar Jemima.

Ia menambahkan, untuk menunjang pelayanan Posyandu yang berkualitas dan berkelanjutan, Pemerintah Kota Sorong memberikan dukungan sarana dan prasarana berupa Posyandu Prima dan Antropometrikit, serta insentif uang transportasi bagi kader Posyandu.

Saat ini, tercatat 111 Posyandu aktif di Kota Sorong, dengan jumlah kader penerima uang transportasi sebanyak 806 orang. Para kader tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program kesehatan pemerintah, mulai dari pencegahan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, hingga edukasi perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.

READ  Wajib Diketahui, Mengatasi Stres karena Perpisahan atau Perceraian

“Pemberian insentif ini merupakan bentuk perhatian dan penghargaan Pemerintah Daerah atas dedikasi dan kontribusi nyata para kader Posyandu. Mereka adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar di masyarakat,” tegas Jemima.

Memasuki akhir tahun 2025 serta menyongsong perayaan Natal dan Tahun Baru, Jemima berharap seluruh kader Posyandu di Kota Sorong terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat koordinasi dengan puskesmas, serta menjaga komitmen pelayanan yang ramah, humanis, dan berkualitas.

“Mari kita jadikan Posyandu sebagai fondasi pelayanan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan demi terwujudnya Kota Sorong yang sehat, kuat, dan sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sorong, Anshar Karim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini telah bekerja dengan penuh ketulusan dan dedikasi dalam melayani masyarakat.

“Peran kader Posyandu sangat strategis sebagai ujung tombak pemerintah di tengah masyarakat, tidak hanya di bidang kesehatan, tetapi juga sosial, pendidikan, dan pemberdayaan keluarga,” ujar Anshar.

Ia menegaskan bahwa bantuan uang transportasi yang diberikan merupakan bentuk komitmen Pemkot Sorong dalam mendukung kelancaran tugas para kader, mengingat tingginya mobilitas mereka dalam memberikan pelayanan, baik di lokasi Posyandu maupun melalui kunjungan rumah ke rumah.

“Kami memahami bahwa tugas kader Posyandu membutuhkan pengorbanan waktu, tenaga, bahkan biaya pribadi. Oleh karena itu, bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara tepat guna dan tepat sasaran,” jelasnya.

Anshar Karim berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para kader untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas mulia demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Sorong.

 

Penulis : Leonardo

Editor : Timo

Sumber Berita: SuaraRakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembuk Stunting Desa Pasirhalang, Kasi PMD: Hasil Kesepakatan Harus Berdampak bagi Masyarakat
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa
Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku
RS Ananda Babelan Terancam Dilaporkan Terkait Dugaan Pemberian Obat Kadaluwarsa
Orang Tua Pasien Pertanyakan Obat Expired di RS Ananda Babelan
Relawan Sehati Sejahtera Bantu Warga Sukamaju Tertolak Perhatian Desa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:00 WIB

Rembuk Stunting Desa Pasirhalang, Kasi PMD: Hasil Kesepakatan Harus Berdampak bagi Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Selasa, 7 April 2026 - 10:21 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Selasa, 7 April 2026 - 09:35 WIB

Inovasi SAGU dari Poltekkes Sorong Jadi Harapan Untuk Edukasi Gizi Tekan Stunting di Sayosa

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:57 WIB

Tragedi Tambrauw, Nakes Papua Barat Daya Desak Jaminan Keamanan dan Usut Tuntas Pelaku

Berita Terbaru