Melayat ke Rumah Duka: Wakapolda PBD Sampaikan Duka Mendalam Atas Wafatnya Ibunda Bupati Maybrat

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suara rakyat. Info//SORONG KOTA – Wakapolda Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Tbahaa, S.E, mewakili kapolda papua barat daya, Brigjen Pol Gatot Haribowo, S.IK, M.AP, memberikan penghormatan terakhir dengan melayat ke rumah duka mendiang Mama Paulina Kocu Murafer, merupakan ibunda dari Bupati Maybrat, Karel Murafer, Kamis (2/4/2026).

Kehadiran Wakapolda menegaskan empati institusi Polri terhadap duka keluarga sekaligus menjadi simbol penghormatan atas sosok perempuan Papua yang dinilai penuh keteladanan.
Setibanya di rumah duka, Wakapolda disambut langsung oleh Bupati Maybrat Karel Murafer bersama sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana haru menyelimuti prosesi penghormatan terakhir bagi Mama Paulina yang wafat pada Kamis pagi di usia 115 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama keluarga dan jajaran Polda Papua Barat Daya, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Almarhumah, Mama Paulina Kocu Murafer. Semoga almarhumah mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa sesuai amal dan perbuatannya,” ujar Kombes Pol Semmy Ronny Tbahaa, S.E.

Ia menegaskan, bahwa kepergian Mama Paulina tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga besar Bupati Maybrat, tetapi juga bagi masyarakat Papua Barat Daya yang mengenalnya sebagai pribadi sederhana, penuh kasih, dan kuat menjalani kehidupan.

Menurutnya, almarhumah merupakan figur perempuan Papua yang mampu menjaga nilai-nilai kehidupan hingga akhir hayat.
“Beliau adalah sosok ibu yang menjadi fondasi keluarga, penjaga nilai adat, serta teladan dalam kesabaran dan ketulusan.

READ  Kebakaran Glodok Plaza Diduga Berasal dari Hubungan Arus Pendek Listrik yang disertai Bunga Api Listrik di belakang Videotron antara Lantai 8 dan Lantai 9, Polisi Periksa 42 Saksi

Jejak hidupnya adalah cerminan kekuatan seorang perempuan Papua yang patut dihormati,” ungkapnya.
Wakapolda juga menyoroti usia panjang yang dimiliki almarhumah sebagai perjalanan hidup yang sarat makna. Ia menilai nilai-nilai seperti kerja keras, keikhlasan, dan kepedulian terhadap sesama yang diwariskan Mama Paulina harus terus dijaga oleh generasi penerus, terutama generasi muda Papua.

Mengakhiri pernyataannya, ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi duka.
“Semoga almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan segala kebaikan yang telah beliau tanamkan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” tutupnya.

Sementara itu, rencana pemakaman akan dilaksanakan di kampung halaman almarhumah di Kabupaten Maybrat. Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah dijadwalkan dan akan diberangkatkan menggunakan maskapai Susi Air pada Jumat (3/4).

Sejumlah pejabat pun turut hadir dalam prosesi melayat, di antaranya Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua DPR Papua Barat Daya Ortis Sagrim, Wakil Bupati Maybrat Ferdinand Salossa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga yang sebelumnya mengikuti ibadah penguatan secara kristiani di rumah duka.

Kepergian Mama Paulina Kocu Murafer meninggalkan jejak mendalam sebagai sosok ibu, penjaga nilai adat, serta teladan bagi masyarakat Papua Barat Daya.

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
DUKUNG KETAHANAN PANGAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS CEK LAHAN JAGUNG PIPIL DI DESA PEMATANG DUKU
Razia Miras Ilegal di Sorong, Polisi Temukan 15 Titik Penyulingan Cap Tikus
Kapolda Papua Barat Daya Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026: Polda PBD Teguhkan Semangat, Perkuat Komitmen Kebangsaan
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Polsek Bengkalis Optimis Hasil Panen Jagung Pipil di Bengkalis Akan Maksimal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:26 WIB

DUKUNG KETAHANAN PANGAN, BHABINKAMTIBMAS POLSEK BENGKALIS CEK LAHAN JAGUNG PIPIL DI DESA PEMATANG DUKU

Selasa, 2 Juni 2026 - 03:16 WIB

Senin, 1 Juni 2026 - 13:40 WIB

Razia Miras Ilegal di Sorong, Polisi Temukan 15 Titik Penyulingan Cap Tikus

Berita Terbaru

Badan Gizi Nasional

Pemerintah Pastikan Pergantian Pimpinan BGN Tak Ganggu Pelaksanaan Program MBG

Selasa, 2 Jun 2026 - 17:02 WIB