Hijrah Politik Nina Agustina ke PSI, Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pengabdian untuk Indramayu

- Penulis

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info | Jakarta – Dinamika politik nasional kembali diwarnai fenomena perpindahan kader dari partai besar ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Salah satu yang menjadi sorotan adalah langkah Nina Agustina, mantan Bupati Indramayu periode 2021–2025, yang resmi meninggalkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan bergabung dengan PSI.

Keputusan tersebut mengemuka setelah Nina melakukan pertemuan dengan Joko Widodo di Solo. Meski tidak disampaikan secara terbuka kepada publik sejak awal, kepastian kepindahan itu akhirnya dikonfirmasi langsung oleh Nina dalam keterangannya kepada sejumlah media di Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Dalam pernyataannya, Nina menegaskan bahwa langkah politik yang diambil bukan semata-mata soal perpindahan partai, melainkan sebagai bagian dari upaya untuk terus berkontribusi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga Indramayu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini saya sudah bergabung dengan PSI. Mohon doa dan dukungannya. Yang terpenting, Nina bisa tetap bermanfaat bagi masyarakat Indonesia, terutama untuk Indramayu,” ujarnya.

Sebagai putri dari mantan Kapolri Da’i Bachtiar, Nina dikenal memiliki latar belakang kuat di pemerintahan dan kepemimpinan. Selama menjabat sebagai Bupati Indramayu, ia mengklaim telah membawa sejumlah perubahan signifikan di berbagai sektor pembangunan.

Di bawah kepemimpinannya, Indramayu disebut mengalami kemajuan cukup pesat, termasuk dalam upaya menekan angka kemiskinan. Kabupaten yang sebelumnya kerap masuk dalam kategori daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi di Provinsi Jawa Barat, perlahan menunjukkan tren perbaikan.

Salah satu capaian yang disorot adalah rampungnya pembangunan pusat perbelanjaan modern, Mal Indramayu. Proyek yang sebelumnya sempat mangkrak itu berhasil diselesaikan dan kini menjadi salah satu ikon baru serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

READ  Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Pemantauan Orang Asing di Indonesia

“Sebelumnya Indramayu tidak memiliki mal. Pembangunan ini sempat terhenti dari kepemimpinan sebelumnya, namun akhirnya bisa kami selesaikan. Sekarang masyarakat tidak perlu lagi ke luar daerah untuk berbelanja,” jelasnya.

Tak hanya sektor perdagangan, pengembangan kawasan industri juga menjadi fokus utama selama masa kepemimpinannya. Wilayah utara Indramayu seperti Losarang, Sukra, Patrol, Kandanghaur, hingga Krangkeng diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan industri baru.

Kawasan tersebut diarahkan untuk menampung berbagai sektor industri seperti manufaktur, tekstil, kemasan, hingga energi, dengan target utama penyerapan tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mengurangi pengangguran.

Kini, melalui PSI, Nina menyatakan optimisme untuk melanjutkan perjuangannya dalam memajukan dan mensejahterakan masyarakat Indramayu. Ia menilai kehadiran Joko Widodo sebagai figur sentral atau ikon di PSI menjadi salah satu faktor yang menguatkan langkah politiknya.

“Saya optimis bisa terus berjuang melalui PSI. Dengan semangat yang sama, saya ingin melanjutkan apa yang sudah dirintis dan memastikan manfaatnya terus dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Langkah politik Nina Agustina ini pun dinilai sebagai bagian dari pergeseran peta kekuatan politik nasional, sekaligus menjadi sinyal bahwa PSI mulai menarik perhatian sejumlah tokoh daerah. Ke depan, kiprah Nina di panggung politik nasional maupun daerah akan menjadi sorotan, terutama dalam membuktikan konsistensinya terhadap komitmen pengabdian kepada masyarakat Indramayu.

Penulis : Han

Editor : Redaksi

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Subangjaya Keluhkan Jalan Rusak, PJU hingga Dana RT/RW dalam Reses Suhud Jaya Kusuma
Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi
PDIP Sukabumi Panaskan Mesin Politik 2029, Adian Napitupulu Serukan Kader Turun Total Bela Rakyat
Mahasiswa UMMI Dibekali Perspektif Praktis, Anggota DPR RI Heri Gunawan Soroti Fungsi Pengawasan DPR
Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura
Ahmad Surachman, S.Pd Siap Maju Pilkades Karang Sentosa 2026–2034, Usung Desa Madani dan Transparan
Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi Uden Abdunnatsir: Insentif Kecil Masih Dipotong, Pengawas Jangan Pungli
Yakub F Ismail: Membaca Arah Politik NasDem
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 05:31 WIB

Warga Subangjaya Keluhkan Jalan Rusak, PJU hingga Dana RT/RW dalam Reses Suhud Jaya Kusuma

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:43 WIB

Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:05 WIB

PDIP Sukabumi Panaskan Mesin Politik 2029, Adian Napitupulu Serukan Kader Turun Total Bela Rakyat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:40 WIB

Mahasiswa UMMI Dibekali Perspektif Praktis, Anggota DPR RI Heri Gunawan Soroti Fungsi Pengawasan DPR

Selasa, 28 April 2026 - 15:30 WIB

Anggota DPR RI Dari Fraksi PDI Perjuangan, IR. Rudianto Tjen, Menggelar Reses Di Desa Berbura

Berita Terbaru