Keterangan Foto: Pakar Kebijakan Publik, Prof.DR.H. Paiman Raharjo,M.M.,MSi.

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 05:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suararakyat info Jakarta – Sudah satu tahun lebih Issu Ijasah Palsu Ir.Joko Widodo tak kunjung berakhir dan terus menjadi hiasan di media sosial.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menyoroti hal ini, Pakar Kebijakan Publik yang namanya ikut terseret dalam Issu Ijasah Jokowi memberikan tanggapan serius. Menurut Paiman Raharjo Issu Ijasah Jokowi syarat muatan Politik dan memang sengaja dibuat drama seri yang panjang, agar opini yang dibangun semakin mempengaruhi persepsi masyarakat seolah olah Ijasah Jokowi palsu.

 

Ditambahkannya, Padahal simple saja untuk membuktikan Ijasah itu Palsu apa tidak Palsu, mengingat Ijasah merupakan produk lembaga pendidikan yang mewakili pemerintah. Tatkala lembaga yang mengeluarkan Ijasah tersebut mengakui dan menyatakan Ijasah tersebut asli, seharusnya sudah Clear dan jelas, ujar Paiman kepada Media Majalah CEO di Jakarta, hari ini Senin 9/3/2026.

 

Paiman mengatakan, Tetapi dalam kasus Ijasah Jokowi ini, sepertinya sengaja dibuat drama seri yang panjang, agar terbentuk opini negatif bagi Jokowi. Mengapa Jokowi menjadi sasaran agar citranya buruk dan negatif, karena Jokowi sosok berpengaruh yang dapat membangun Indonesia lebih baik dan maju. Banyak negara asing dan kelompok tertentu yang tidak suka jika Indonesia menjadi negara maju, maka taktik adu domba dimainkan, agar rakyat Indonesia membenci Jokowi yang merupakan orang hebat yang dimiliki Indonesia. Sudah banyak cara yang dilakukan untuk menghancurkan Jokowi tetapi tidak berhasil, karena walau dicari cari kesalahannya dari berbagai aspek tidak ditemukan dan Jokowi terbukti bersih. Sehingga dimunculkan issu Ijasah Palsu, agar masyarakat terprovokasi dan membenci Jokowi. Taktik adu domba ini pernah dimainkan saat Indonesia dijajah Belanda ratusan tahun. Jadi Issu Ijasah Jokowi ini merupakan strategi adu domba agar Indonesia lemah dan tidak bisa maju,ungkapnya.

READ  Prajurit Yonif 2 Marinir Berhasil Raih Medali dalam Ajang Lomba Panahan Panglima TNI Cup 2025

 

Paiman menambahkan,Di singgung dirinya dikaitkan dengan Issu Ijasah Jokowi, Paiman menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak tahu menahu dan tidak masuk akal. Pasalnya bahwa Ijasah Jokowi sudah digunakan untuk persyaratan Walikota Solo tahun 2005, sedang saya belum kenal pak Jokowi, dan tiba tiba tahun 2012 Ijasah Jokowi di cetak di pasar pramuka, kan jelas tidak sinkron, karena tahun 2005 Ijasah tersebut sudah digunakan dalam pilkada Solo, selain itu secara legalitas hukum, Fakultas Kehutanan UGM telah mengakui Ijasah Jokowi asli,jelasnya.

 

“Jadi sangat jelas, Issu Ijasah Jokowi sangat kental dengan muatan Politik, walaupun kelompok yang mempermasalahkan Ijasah Jokowi berdalih keterbukaan publik karena Jokowi pejabat publik. Saat ini Jokowi rakyat biasa bukan pejabat publik lagi, mengapa Issu Ijasah Jokowi tidak dipermasalahkan saat Jokowi menjadi Walikota, Gubernur dan saat menjadi Presiden, jadi jelas ini agenda jahat untuk melemahkan orang orang hebat yang dimiliki Indonesia. Saya menyakini jelas ada agenda kelompok tertentu untuk menghancurkan orang hebat yang dimiliki Indonesia, agar Indonesia lemah, ujar Paiman menutup perbincangannya.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL
Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan
SIDANG PERDANA: PENGGUGAT HADIR, TERGUGAT MENGHINDAR — DUGAAN KURANG ITIKAD BAIK MENGUAT!
Kuasa Hukum Junaedi, Advokat Eric Sutawijaya, S.H, Menyampaikan Rasa Syukur atas Putusan Bebas Kliennya
Jelang Latihan, Danyonif 2 Marinir Beserta Seluru Prajurit Matangkan Kesiapan Melalui Pengarahan Danpasmar 1
Bisa Kena Pasal Perintangan Peradilan, Sekjen KAKI Minta Kejagung Seret Buzzer Riza Chalid ke Jalur Hukum
Lsm GMBI Jakarta Audensi Dengan Dinas Sosial Pemprov DKI
Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Upacara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Pengabdian
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:52 WIB

Panglima Koarmada III Soroti Dampak Konflik Iran–AS–Israel, Dorong Modernisasi Alutsista TNI AL

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:50 WIB

Koarmada III Raih Dua Penghargaan di Rakernisku TNI AL 2026, Perkuat Tata Kelola Keuangan

Kamis, 9 April 2026 - 13:04 WIB

SIDANG PERDANA: PENGGUGAT HADIR, TERGUGAT MENGHINDAR — DUGAAN KURANG ITIKAD BAIK MENGUAT!

Senin, 9 Maret 2026 - 05:24 WIB

Keterangan Foto: Pakar Kebijakan Publik, Prof.DR.H. Paiman Raharjo,M.M.,MSi.

Senin, 9 Maret 2026 - 05:21 WIB

Kuasa Hukum Junaedi, Advokat Eric Sutawijaya, S.H, Menyampaikan Rasa Syukur atas Putusan Bebas Kliennya

Berita Terbaru