Menu Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Karang Tengah Tuai Keluhan Wali Murid

- Penulis

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| SUKABUMI- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah untuk siswa sekolah dasar kembali menjadi sorotan. Kali ini, perhatian datang dari SDN 4 Karang Tengah, setelah menu makanan yang dibagikan pada Rabu, 4 Februari 2026, dinilai kurang memadai oleh sejumlah wali murid.

Berdasarkan pantauan dan informasi yang diterima, menu makan bergizi gratis yang dibagikan kepada para siswa pada hari tersebut hanya terdiri dari dua potong jagung manis, satu buah jeruk, serta satu butir telur rebus. Menu tersebut menuai keluhan karena dianggap belum mencerminkan standar gizi seimbang bagi anak usia sekolah dasar.

Salah satu wali murid H 37 tahun mengaku kecewa dan mempertanyakan komposisi menu yang diberikan. Menurutnya, porsi dan variasi makanan tersebut belum cukup untuk menunjang kebutuhan gizi dan energi anak selama mengikuti kegiatan belajar di sekolah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau hanya jagung, jeruk,susu dan telur, kami khawatir gizinya belum mencukupi. Anak-anak kan butuh asupan karbohidrat, protein, dan sayur yang seimbang,dan jika di hitungkan paling berapa ini. ” ujarnya. (4/2/2026)

Keluhan serupa juga disampaikan oleh beberapa orang tua siswa lainnya yang berharap program Makan Bergizi Gratis benar-benar dijalankan dengan memperhatikan kualitas, porsi, dan variasi menu, bukan sekadar menggugurkan kewajiban program.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SDN 4 Karang Tengah, Susi Saprida Hadiati, saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp, menyampaikan bahwa pihak sekolah juga menyayangkan menu yang diterima para siswa pada hari tersebut.

READ  Tiga Bulan Tanpa Kepastian, LBH Gerimis Desak Imigrasi Papua Barat Buka Perkembangan Kasus WNA

“Iya, Pak. Pihak sekolah juga sangat menyayangkan. Namun kami hanya bisa menyampaikan keluhan dan komplain dari siswa kepada pihak dapur. Semoga ke depannya bisa lebih baik,” tulis Susi dalam pesan singkatnya.

Ia menegaskan bahwa pihak sekolah tidak memiliki kewenangan penuh dalam penentuan menu, karena seluruh pengelolaan makanan berada di bawah tanggung jawab dapur penyedia yang bekerja sama dalam program tersebut. Sekolah, kata dia, hanya bertugas menerima dan mendistribusikan makanan kepada siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SPPG maupun yayasan pengelola dapur yang menyediakan menu makan bergizi gratis tersebut belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna memperoleh penjelasan terkait standar menu, perhitungan nilai gizi, serta mekanisme pengawasan program Makan Bergizi Gratis di sekolah tersebut.

Program Makan Bergizi Gratis sejatinya bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi anak, mencegah stunting, serta mendukung konsentrasi belajar siswa. Oleh karena itu, masyarakat berharap pelaksanaannya benar-benar diawasi secara ketat agar tujuan mulia program ini tidak melenceng dari harapan.

Wali murid pun berharap pemerintah daerah dan pihak terkait segera melakukan evaluasi, agar kualitas menu yang disajikan sesuai dengan kebutuhan gizi anak-anak sekolah dan tidak kembali menimbulkan polemik di kemudian hari.

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas
Aksi Pencurian Terekam CCTV, SDN 4 Karangtengah Cibadak Dibobol Maling pada Malam Hari
KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Keterlibatan dalam Aksi Forum RT/RW, Tantan Sutandi: Logo Dicantumkan Atas Izin Resmi
BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun
Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan
Desakan FORWACIB Menguat, Dugaan Kejanggalan Kredit Rp2 Miliar Seret Nama Legislator Kota Sukabumi
Kepala Dinas atau Juru Lempar Jawaban?  MIO Sukabumi Raya Soroti Dugaan Mandulnya Pengawasan di Dinas PU Kabupaten Sukabumi
Air Bersih Tak Pernah Mengalir, Warga Sukasirna Desak KPK Turun Periksa Program Hibah MBR dan SL Mandiri PDAM Sukabumi
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 13:58 WIB

DPP ASWIN Gelar Forum Zoom Nasional Investigasi, Dorong Jurnalisme Berkualitas

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:18 WIB

Aksi Pencurian Terekam CCTV, SDN 4 Karangtengah Cibadak Dibobol Maling pada Malam Hari

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:22 WIB

KNPI Kota Sukabumi Tegaskan Keterlibatan dalam Aksi Forum RT/RW, Tantan Sutandi: Logo Dicantumkan Atas Izin Resmi

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:56 WIB

BREAKING NEWS: Polres Raja Ampat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Jenazah Laki-laki Tanpa Identitas di Perairan Waipun

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:45 WIB

Hujan Deras dan Drainase Buruk Picu Longsor di Perum Griya Bojongkokosan Asri, Warga Cemas Ancaman Susulan

Berita Terbaru