SUARARAKYAT.info|| Sukabumi-Wakil VIC SPPG Berkah, Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Andriansyah, menjadi korban tindak pencurian dengan modus gembos ban usai melakukan penarikan uang tunai di Bank BNI Jalan R.E. Martadinata, Kota Sukabumi, Jumat (30/1/2026).
Peristiwa tersebut terjadi saat Andriansyah dalam perjalanan pulang setelah mengambil uang sendirian dari Bank. Di tengah perjalanan, ia mengaku sempat dihampiri oleh orang tidak dikenal yang mengetuk kaca mobil dan memberi tahu bahwa ban kendaraannya bocor. Namun, peringatan tersebut tidak dihiraukan karena ia merasa kondisi ban masih normal.
“Setelah sampai di SPBU Cimuncang, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja, saya sempat mengecek dan ternyata ban memang bocor,” ujar Andriansyah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat memperbaiki ban dan menggantinya dengan ban cadangan, secara tiba-tiba seorang pelaku yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor masuk ke dalam mobil dan mengambil uang tunai yang disimpan di bawah jok kendaraan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp191 juta.
“Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar gaji relawan serta memenuhi kebutuhan dapur,”ungkapnya.
Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek Sukaraja dan langsung diteruskan ke Polres Sukabumi Kota. Petugas kepolisian pun segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan.
Dari hasil awal penyelidikan, pihak kepolisian menemukan rekaman CCTV yang menunjukkan bahwa korban diduga telah dibuntuti sejak awal. Para pelaku diduga sudah mengincar korban sebelum menjalankan aksinya.
“Hasil CCTV memperlihatkan saya sudah diikuti. Sepertinya memang sudah ditargetkan,” tambahnya.
Kapolsek Sukaraja, Kompol Aguk Khusaini SE membenarkan Andriansyah telah melaporkan peristiwa tersebut. Dugaan sementara pelaku berjumlah dua orang.
“Berdasarkan keterangan dari pelapor, tersangka pelaku berjumlah dua orang dan melarikan diri ke arah Kecamatan Cireunghas Kabupaten Sukabumi,”jelasnya.
Saat ini, lanjut Kompol Aguk, pihaknya kini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti yang ada,”singkatnya.
Penulis : Prim RK
Editor : Red
Sumber Berita: Suararakyat.info














