ILUNI UI Alumni Kristiani Rayakan Natal dan Tahun Baru, Tegaskan Keluarga sebagai Pondasi Bangsa dan Aksi Solidaritas Sosial

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 00:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Jakarta — Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Alumni Kristiani menggelar Perayaan Natal 2025 dan Syukuran Tahun Baru 2026 dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelesaikan Keluarga” (Matius 1:21–24), di Gedung IASTH Kampus Salemba Universitas Indonesia, Sabtu (24/01/2026). Acara berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, dihadiri alumni lintas fakultas dan angkatan.

Ketua Umum ILUNI UI Pramudya A. Oktavinanda menyampaikan bahwa Perayaan Natal menjadi momentum penting untuk memperkuat persaudaraan, persahabatan, dan rasa kekeluargaan di antara alumni. Ia menekankan bahwa nilai utama Natal adalah menghadirkan suasana damai yang membawa kebahagiaan bagi banyak orang.

“Yang paling penting dari perayaan Natal adalah suasana damai. Damai Kristus inilah yang memungkinkan kebersamaan, persaudaraan, dan kebahagiaan, serta relevan bagi kehidupan berbangsa di Indonesia yang majemuk,” ujar Pramudya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pesan Natalnya, Pdt. Binsar Jonathan mengajak seluruh alumni untuk kembali menempatkan keluarga sebagai fondasi utama kehidupan. Ia menyoroti bahwa krisis yang dihadapi bangsa saat ini sering kali berakar dari krisis dalam keluarga, baik keluarga inti maupun keluarga besar dalam makna sosial.

Menurutnya, tema Natal tahun ini menegaskan bahwa kehadiran Allah membawa pemulihan dan pengharapan, sekaligus menguatkan peran keluarga sebagai ruang pertama pembentukan nilai kasih, tanggung jawab, dan iman.

Pesan Natal juga disampaikan Pendeta Katolik Romo Robertus Bambang yang menegaskan bahwa Natal adalah peristiwa Allah yang hadir menjadi manusia, sehingga seluruh umat manusia dipanggil untuk menyadari dirinya sebagai satu keluarga besar.

Ia mengajak umat untuk tidak membatasi makna keluarga pada suku, bangsa, atau agama, melainkan melihat keluarga manusia sebagai persekutuan yang saling merawat dan bertanggung jawab satu sama lain. “Natal dan Tahun Baru mengingatkan kita bahwa setiap keluarga manusia dipanggil untuk hidup dalam kekudusan, kasih, dan kepedulian,” tuturnya.

READ  Pakar Hukum M.Jaya, S.H. M.H. M.M.Keterlibatan Pejabat dan Aparat Penegak Hukum dalam KKN: Krisis Moral yang Membelit Bangsa

Ditempat yang sama Ketua Panitia Perayaan Natal, Marta Priskila, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh alumni, tokoh lintas gereja, serta para donatur yang telah mendukung terselenggaranya acara.

Ia juga menekankan bahwa perayaan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata melalui penggalangan donasi bagi korban banjir di Sumatera Utara. “Kami berharap kebersamaan ini terus terjaga dan kegiatan sosial seperti ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Forum Komunikasi Alumni Kristiani UI (FORKOM AKUI), Mauren Pomsar Lumban Toruan, menekankan pentingnya menjaga komunikasi lintas angkatan agar jejaring alumni tetap hidup dan berkelanjutan. Ia mengajak alumni muda untuk lebih aktif terlibat agar regenerasi kepengurusan dan kegiatan dapat terus berjalan.

Menurutnya, perayaan Natal ini menjadi pengingat bahwa kekuatan komunitas alumni terletak pada kebersamaan, keterlibatan, dan kerinduan untuk saling terhubung kembali sebagai satu keluarga besar alumni UI.

Perwakilan Kementerian Agama Republik Indonesia

Menteri Agama yang diwakili oleh Dirjen Bimas Katolik, Drs. Suparman, S.E., M.Si,

menyampaikan UI untuk dapat menjadikan keluarga masing-masing sebagai laboratorium hidup kurikulum cinta dan ekoteologi dari hal-hal sederhana yang memiliki dampak besar.

Diketahui Acara Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Alumni Kristen Universitas Indonesia

(FORKOM AKUI) ini di sisi lain juga menjadi momentum di mana seluruh Alumni Kristen Universitas Indonesia secara sukarela dan berinisiatif dalam menyalurkan kepedulian sosial bagi korban bencana alam Sumatera Utara. Dalam menyalurkan bantuan tersebut, Alumni Kristen Universitas Indonesia bekerjasama dengan Yayasan Transformasi Mental Anak Negeri (Yayasan AMAN) yang diwakili oleh Pak Ps John Nerman Sipayung. Harapannya donasi yang diberikan tersebut dapat membantu korban bencana Sumatera Utara.

Penulis : S Handoko

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yakub F Ismail: Byar Pet Listrik dan Opsi Terbaik Energi Nasional
Kementerian Desa Dorong Transformasi Ekonomi Kampung Lewat Program TEKAD di Papua Barat Daya
Fasilitas Medis Belum Berjalan Optimal, Ombudsman Minta Pemkab Sorong Lakukan Evaluasi Total RSUD JP Wanane
Kontingen Papua Barat Daya Tampil Gemilang di Kejuaraan Shorinji Kempo Unhas Cup XVIII
Mahasiswa Unamin Gelar Demo Reformasi Jilid II, DPR Kota Sorong Diberi Ultimatum 5 Hari
Proyek Sumur Bor APBD Sukabumi 2026 Disorot, Biaya Borong Hanya Rp18 Juta per Titik Padahal Pagu Hingga Ratusan Juta
Dirjen Imigrasi Lakukan Penyegaran Kepemimpinan, Tegaskan Komitmen Reformasi dan Integritas Pelayanan Publik
Kawal Kemerdekaan Pers: PPWI Siapkan Gugatan Praperadilan Lawan Kapolri Hingga Kasat Reskrim Pekanbaru
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 03:25 WIB

Yakub F Ismail: Byar Pet Listrik dan Opsi Terbaik Energi Nasional

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:48 WIB

Kementerian Desa Dorong Transformasi Ekonomi Kampung Lewat Program TEKAD di Papua Barat Daya

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:01 WIB

Fasilitas Medis Belum Berjalan Optimal, Ombudsman Minta Pemkab Sorong Lakukan Evaluasi Total RSUD JP Wanane

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:54 WIB

Kontingen Papua Barat Daya Tampil Gemilang di Kejuaraan Shorinji Kempo Unhas Cup XVIII

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:16 WIB

Mahasiswa Unamin Gelar Demo Reformasi Jilid II, DPR Kota Sorong Diberi Ultimatum 5 Hari

Berita Terbaru