Bencana Longsor Terjadi Di Kaki Gunung Burangrang Kab. Bandung Barat 

- Penulis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Kab. Bandung Barat, – Bencana tanah longsor terjadi di kaki Gunung Burangrang, tepatnya di Kampung Babakan Pasirkuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (24/01/2026) sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi pada dini hari saat sebagian besar warga masih terlelap tidur.

Longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak malam hari disertai angin kencang. Material tanah dari lereng gunung tiba-tiba runtuh dan meluncur ke bawah, menimbun permukiman warga yang berada di bawahnya. Warga tidak sempat menyelamatkan harta benda karena kejadian berlangsung sangat cepat.

Akibat bencana tersebut, sekitar 30 unit rumah tertimbun material longsoran. Sebanyak 34 kepala keluarga (KK) terdampak, dengan total 113 jiwa menjadi korban. Hingga saat ini, 23 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, 7 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 83 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.

Kodim 0609/Cimahi bergerak cepat membantu proses evakuasi dan pencarian korban bersama unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta aparat desa setempat. Prajurit TNI diterjunkan ke lokasi bencana untuk membantu membuka akses tertimbun longsoran, mengevakuasi korban, serta memberikan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak.

Sebagian warga yang selamat telah dievakuasi ke Kantor Desa Pasirlangu untuk mendapatkan perlindungan sementara dan kebutuhan darurat. Petugas gabungan juga telah melakukan langkah-langkah penanganan awal, mulai dari menerima laporan kejadian, mendatangi lokasi bencana, melaporkan kepada komando atas, hingga mengoordinasikan penanganan lanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian dan evakuasi korban masih terus berlangsung. Medan yang berat, tertutup lumpur dan material longsor, serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan bagi tim di lapangan. Warga yang tinggal di sekitar lokasi bencana diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi terjadinya longsor susulan.

(Pendam III/Siliwangi).

Penulis : Lambang Indra S

Editor : Red

Sumber Berita: Suararakyat.info

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara
Kios di Ongkrak Diduga Jual Telur Infertil, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Soroti Aturan Pemerintah
Santri 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren, Diduga Panik Saat Ketahuan Merokok
Banjir Bandang Terjang Ciapus Banjaran, Diduga Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Dalam Pencarian
Saat Jamaah Salat Magrib, Motor Hilang Digondol Maling di Parungkuda
Dua Pemotor Tewas diduga Terlindas Damkar Usai Hindari Truk Parkir di Rawa Palangan Cikarang Barat
Kepala Dapur SPPG Sukakersa Minta Maaf, Klarifikasi Menu Sambal untuk Balita dalam Program MBG
14 DPO Diburu Polisi, Polda Ungkap Rangkaian Kasus Berdarah di Distrik Bamusbama
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 18:35 WIB

Polres Metro Bekasi Amankan Pengedar Sabu dan Ganja 3 Kg di Tambun Utara

Selasa, 21 April 2026 - 02:50 WIB

Kios di Ongkrak Diduga Jual Telur Infertil, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Soroti Aturan Pemerintah

Minggu, 19 April 2026 - 15:59 WIB

Santri 13 Tahun Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Lantai Dua Pesantren, Diduga Panik Saat Ketahuan Merokok

Rabu, 15 April 2026 - 13:36 WIB

Banjir Bandang Terjang Ciapus Banjaran, Diduga Satu Korban Meninggal Dunia dan Satu Masih Dalam Pencarian

Rabu, 15 April 2026 - 09:31 WIB

Saat Jamaah Salat Magrib, Motor Hilang Digondol Maling di Parungkuda

Berita Terbaru