SUARARAKYAT.info||SUKABUMI – Kondisi jalan berlubang di ruas Jalan Raya Cibolang Cisaat – Sukabumi, tepatnya di depan Masjid Raudhatul Irfan, Jalan Lingkar Selatan, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan jalan yang tak kunjung diperbaiki ini telah memicu kecelakaan lalu lintas, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Minggu (21/12/2025) pagi, terlihat sejumlah lubang menganga di badan jalan yang cukup dalam dan tertutup genangan air serta debu. Kondisi tersebut menyulitkan pengendara untuk mengantisipasi, terlebih pada jam-jam padat lalu lintas dan saat cuaca kurang mendukung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut keterangan warga sekitar, setidaknya dua kali kejadian kecelakaan lalu lintas tunggal telah terjadi akibat pengendara roda dua terperosok ke dalam lubang jalan tersebut. Peristiwa terakhir diketahui terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, ketika seorang pengendara motor kehilangan kendali usai roda kendaraannya menghantam lubang di tengah lajur.
“Sudah dua kali kejadian motor jatuh di sini. Lubangnya dalam dan posisinya pas di jalur kendaraan. Kalau nggak hafal jalan, pasti kaget,” ujar salah seorang warga setempat saat ditemui di lokasi.
Beruntung, dalam dua kejadian tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa, namun para pengendara mengalami luka ringan dan kerusakan kendaraan. Meski demikian, warga menilai kondisi ini sangat berbahaya dan hanya tinggal menunggu waktu jika tidak segera ditangani oleh pihak terkait.
Ruas Jalan Raya Cibolang Cisaat sendiri merupakan jalur vital yang menghubungkan beberapa wilayah di Sukabumi dan kerap dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat, termasuk angkutan umum dan kendaraan berat.
Tingginya intensitas lalu lintas semakin memperbesar risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara motor yang paling rentan.
Warga mengaku telah lama mengeluhkan kerusakan jalan tersebut. Namun hingga kini, belum terlihat adanya perbaikan permanen dari instansi berwenang. Beberapa upaya swadaya seperti memberi tanda seadanya pernah dilakukan warga, namun dinilai tidak cukup efektif.
“Kami berharap pemerintah daerah atau dinas terkait segera turun tangan. Jangan sampai harus ada korban jiwa dulu baru diperbaiki,” tegas warga lainnya.
Masyarakat juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut, mengurangi kecepatan, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada pagi dan malam hari.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi jalan berlubang di lokasi tersebut masih belum mendapat penanganan. Warga berharap adanya langkah cepat dan nyata dari pemerintah daerah demi menjamin keselamatan pengguna jalan serta mencegah terulangnya kecelakaan serupa.
Penulis : Riz
Editor : Red-01
Sumber Berita: SUARARAKYAT.info














