SUARARAKYAT.info||Minas, Siak —Warga Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, kembali dibuat resah oleh seringnya pemadaman listrik yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir. Dalam sepekan terakhir saja, tercatat sudah tiga kali terjadi pemadaman tanpa pemberitahuan jelas dari pihak PLN. Kondisi ini menimbulkan keluhan luas di tengah masyarakat, terutama bagi pelaku usaha kecil dan pelajar yang sangat bergantung pada pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas mereka.
Menurut pantauan di lapangan, pemadaman sering terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung berjam-jam, bahkan hingga larut malam. “Sudah tiga minggu ini mati lampu terus. Dalam seminggu bisa sampai tiga kali, kadang sehari dua kali. Saya punya usaha kecil, jadi sangat terganggu karena tidak bisa nyalakan kulkas dan alat penerangan. Pelanggan pun jadi sepi,” ungkap seorang warga Minas yang enggan disebutkan namanya, Rabu (5/11/2025).
Gangguan listrik yang terus berulang juga berdampak besar bagi masyarakat rumah tangga. Sejumlah warga mengaku anak-anak mereka kesulitan belajar di malam hari akibat minimnya penerangan. “Anak saya sekolah daring dan sering belajar malam, tapi karena listrik sering mati, jadi tidak bisa belajar dengan baik. Apalagi yang punya bayi, kasihan kepanasan dan jadi rewel,” ujar seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Kelurahan Minas Jaya.
Warga mengaku sudah berupaya melaporkan keluhan mereka melalui grup WhatsApp resmi PLN maupun kanal pengaduan lainnya, namun tanggapan dari pihak PLN dinilai lambat dan tidak memberikan solusi konkret. “Kami sudah ramai-ramai menyampaikan keluhan di grup PLN, tapi tidak ada respon. Seolah-olah keluhan kami tidak dianggap penting,” ucap warga lainnya dengan nada kecewa.
Pemadaman listrik yang terjadi berkali-kali ini tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan, tetapi juga menurunkan produktivitas masyarakat. Sejumlah pelaku UMKM di wilayah Minas terpaksa menutup usaha lebih awal karena tidak bisa mengoperasikan peralatan elektronik.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PLN belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab seringnya pemadaman listrik di wilayah Minas. Masyarakat berharap perusahaan pelat merah itu segera memberikan penjelasan yang transparan dan langkah konkret agar persoalan ini tidak terus berulang.
“Kalau memang ada perbaikan jaringan, seharusnya diinformasikan lebih dulu. Jangan masyarakat dibiarkan dalam ketidakpastian seperti ini,” tutup salah seorang tokoh masyarakat Minas dengan nada kesal.
Warga kini berharap agar pihak PLN Wilayah Riau segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut, mengingat listrik merupakan kebutuhan vital yang berdampak langsung terhadap kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat.
(Angga Fadli)














