SUARARAKYAT.info||Sukabumi – Suasana haru dan bahagia menyelimuti warga Kampung Citiis RT 04/03, tepatnya di wilayah Babakansakureun, Desa Bojongasih. Setelah bertahun-tahun menunggu, akhirnya tahun ini warga bisa menikmati jalan beraspal (hotmix) yang selama ini hanya menjadi harapan. Bagi sebagian besar warga, terutama mereka yang sudah lama tinggal di kampung tersebut, momen ini terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.Rabu (22/10/2025)

Seorang ibu warga setempat yang menyaksikan langsung proses pengerjaan jalan itu bahkan tak kuasa menahan air mata. Dengan nada haru ia mengungkapkan, “Asa ngimpi, naha bener jalan di dieu jadi diaspal. Alhamdulillah ayeuna mah tiasa leumpang kalawan merenah, henteu siga baheula anu leutak mun hujan,” ujarnya sambil meneteskan air mata bahagia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, jalan di Kampung Citiis ini hanya berupa tanah dan batu. Ketika musim hujan, jalan berubah menjadi becek dan sulit dilalui kendaraan, bahkan pejalan kaki pun sering kesulitan. Namun kini, permukaan jalan yang hitam dan mulus menjadi simbol perubahan dan kemajuan yang nyata bagi warga.
Pembangunan jalan ini ternyata berawal dari kepedulian seorang tokoh masyarakat yang sebelumnya sempat membangun sarana olahraga berupa lapangan voli di kampung tersebut. Saat meninjau lokasi, tokoh ini melihat kondisi jalan yang masih berupa tanah dan segera berinisiatif untuk berkoordinasi dengan aparat setempat. Ia menyampaikan niatnya kepada Ketua RT, Dedi, serta tokoh pemuda, Kang Mamin atau yang akrab disapa Kang Cokri, untuk mendorong agar jalan tersebut dapat diusulkan ke Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi.

Berkat komunikasi dan kerja sama antara tokoh masyarakat, pemuda, serta aparat desa, usulan itu akhirnya dikabulkan. Pembangunan jalan pun terealisasi pada tahun anggaran 2025, sesuai dengan janji yang disampaikan tokoh tersebut sebelumnya. Kini, warga bisa menikmati jalan beraspal yang tak hanya mempermudah akses transportasi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan dan perekonomian masyarakat setempat.
Tokoh pemuda Kang Mamin menyampaikan rasa syukurnya atas terwujudnya pembangunan ini. “Kami atas nama warga Kampung Citiis sangat berterima kasih. Ini bukan cuma soal jalan, tapi soal kepedulian dan perhatian terhadap warga pelosok yang selama ini sering luput dari pembangunan,” ujarnya.
Pihak pemerintah desa Bojongasih pun mengapresiasi peran aktif masyarakat dan tokoh-tokoh lokal yang berinisiatif mengajukan pembangunan tersebut. Diharapkan, keberhasilan pembangunan jalan di Kampung Citiis Babakansakureun ini bisa menjadi contoh semangat gotong royong dan kolaborasi antara warga dengan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang merata.

Kini, warga setempat tak lagi harus berjalan di jalan tanah yang licin saat hujan turun. Jalan yang dulu menjadi simbol keterisolasian, kini berubah menjadi bukti nyata bahwa dengan niat baik, kepedulian, dan kerja sama, pembangunan bisa dirasakan hingga pelosok kampung.
(Yhy)














