Prabowo Tegaskan Standar Zero Insiden dalam Program MBG: Satu Pun Tidak Bisa Diterima

- Penulis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Jakarta— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga standar “zero” insiden dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disampaikan dalam dialog bersama Chairman dan Editor-in-Chief Forbes Media, Steve Forbes, di St. Regis, Jakarta, Rabu (15/10).

Dalam percakapan itu, Steve Forbes sempat memuji skala program makan gratis Indonesia. “Saat ini, beliau [Prabowo] memberi makan setiap hari jumlah penduduk yang setara dengan tujuh Singapura.”

Menanggapi hal itu, Prabowo mengonfirmasi capaian program tersebut dan mengakui masih perlunya perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya bangga mengatakan, sampai beberapa jam yang lalu, kami sudah memiliki 11.900 dapur. Dan hari ini kami memberi makan 35,4 juta orang. Ya, dan itu setara dengan tujuh Singapura.”

Prabowo menambahkan, pemerintah menyadari masih ada tantangan di lapangan, tetapi bertekad menjaga keamanan pangan setinggi mungkin.

READ  Perbaikan Rumah Bapak Ojang dalam Program TMMD ke-124 Kodim 0607/Kota Sukabumi Capai 80%

“Bahkan satu pun kejadian tidak bisa diterima,” tegasnya.

Presiden juga menjelaskan langkah-langkah konkret untuk memperkuat sistem pengawasan dan kualitas produksi di dapur-dapur MBG di seluruh Indonesia.

Dalam dialog itu, Prabowo juga memaparkan bagaimana sistem pelaksanaan MBG dijalankan langsung oleh tim terlatih dan melibatkan petani lokal agar manfaat ekonominya terasa di desa.

“Kami mengirimkan uang langsung ke dapur, tidak melalui lapisan-lapisan birokrasi. Sebelum program dimulai, kami melatih 32.000 manajer — semuanya lulusan universitas — selama tiga bulan, lalu mereka ditempatkan di desa-desa.”

“Satu dapur akan membutuhkan 3.000 butir telur setiap dua atau tiga hari, 3.000 mentimun, 3.000 wortel, 3.000 tomat, 3.000 potong ayam, dan sebagainya. Jadi para petani lokal menyadari bahwa mereka memiliki jaminan pembayaran untuk hasil mereka.” Tutupnya

(Matsos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong
DPR Kota Sorong Sidak SPBU Sorpus, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean Segera Normal
DPR Kota Sorong Tinjau Depo Pertamina, Pastikan Stok BBM Tidak Ada Kelangkaan
Mengejar Cita-Cita Menjadi Profesor, Dr. Fachrul Razi ditetapkan menjadi Wakil Rektor di Universitas Kartamulia
Imigrasi Ternate Bergerak Cepat Tangani Repatriasi Warga Hong Kong yang Meninggal Saat Wisata Diving di Maluku Utara
Team Mangewang Polresta Sorong Kota Tangkap Spesialis Curanmor, Pelaku Akui Curi 29 Sepeda Motor
Hangatkan Kebersamaan, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Berbagi Keceriaan Bersama Anak-Anak Kampung Sesor
Kasus Dugaan Kekerasan terhadap Anak Jurnalis di Cirebon Belum Temui Titik Terang, Keluarga Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Beri Kepastian Hukum
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong

Selasa, 4 Agustus 2026 - 01:30 WIB

DPR Kota Sorong Sidak SPBU Sorpus, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean Segera Normal

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:00 WIB

DPR Kota Sorong Tinjau Depo Pertamina, Pastikan Stok BBM Tidak Ada Kelangkaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 02:06 WIB

Mengejar Cita-Cita Menjadi Profesor, Dr. Fachrul Razi ditetapkan menjadi Wakil Rektor di Universitas Kartamulia

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:32 WIB

Imigrasi Ternate Bergerak Cepat Tangani Repatriasi Warga Hong Kong yang Meninggal Saat Wisata Diving di Maluku Utara

Berita Terbaru