Limbah MBG Dapur SPPG Harjamukti Bau Menyengat, Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Meminta Walikota Cirebon Agar Menutup Dapur Itu.

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Kota Cirebon – Dapur SPPG Harjamukti yang berada di Jalan Rajawali Timur III Kelurahan Larangan Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon mulai jadi sorotan, masyarakat menyampaikan keluhan ke awak media, Dapur ini dikeluhkan para warga yang berada di sekitar komplek perumnas burung ini, dimana pembuangan limbah bekas sisa makanan dan saat pencucian tempat penyaji makanannya itu tidak melalui proses filterisasi dengan baik, tetapi dibuang ke selokan dan septitank mengalir lewat selokan ke lingkungan sekitar mulai tercium aroma tak sedap dan menyengat.

Awak mediapun langsung mengkonfirmasi ke pihak pengelola dapur SPPG Harjamukti, saat melakukakan investigasi dan konfirmasi, tak lama dari Babinsa setempat pun datang mendampingi.

Pihak pengelola saat dikonfirmasi wartawan membantah kalau dalam pengelolaannya tidak baik, secara keseluruhan baik dalam penyajian, pendistribusian dan sterilisasi dapurnya dilaksanakan dengan baik, bahkan menurut keterangan dari pihak yayasan, dalam seminggu tim kami keliling membersihkan selokan dan mengangkat kotoran dan endapan apa yang jadi penyumbat aliran air di selokan agar mengalir semestinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tetapi kenyataan di lapangan tidak seperti apa yang disampaikan pihak pengelola dapur, ternyata limbah dari Dapur SPPG Harjamukti benar-benar sangat bau menyengat dan mengganggu kesehatan lingkungan sekitarnya, artinya

READ  Polres Kampar Respon Cepat Berita Viral Sawmill Ilegal, Lakukan Pengecekan dan Pasang Police Line

Dapur ini tidak memperhatikan secara serius dalam penanganan limbah.

Sementara itu Aceng Syamsul Hadie meminta Walikota Cirebon untuk turun memantau langsung ke kelurahan Larangan kecamatan Harjamukti Kota Cirebon.

“Sebaiknya Walikota Cirebon untuk terjun langsung dan melihat limbah dari Dapur SPPG Harjamukti kota Cirebon, setelah melihat, maka segera tutup dapur tersebut “, ucap Aceng Syamsul Hadie, S.Sos., MM. Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN (Asosiasi Wartawan Internasional).kamis (25/9/2025)

Aceng Syamsul Hadie menegaskan bahwa tugas utama SPPG, selain memperhatikan produksi makanan, standar gizi dan distribusi, ada yang harus diperhatikan yaitu pengawasan, dimana SPPG harus melakukan pengawasan ketat terhadap kualitas gizi, pengelolaan gizi serta pengelolaan limbah disetiap dapur agar tidak menimbulkan aroma bau tak sedap bagi masyarakat disekitarnya.

“Ini benar-benar konyol dan keterlaluan, sangat tercium bau menyengat, terkesan bahwa pihak pengelola dapur terlalu mengutamakan keuntungan daripada pelayanan kepada masyarakat”, pungkasnya.

Sumber: Aceng S.H

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur
Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal
DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu
Forkopimda Absen di HUT Dadali Pati Ke-9, Komitmen Pemkot Sukabumi terhadap Pelestarian Budaya Dipertanyakan
RUSAIDA Bongkar Dugaan Praktik TPPO, PMI Asal Sukabumi Tertahan di Dubai, Keluarga Dibebani Biaya Pulang
Kasus Peluru Nyasar Alastlogo: PC PMII Pasuruan Sayangkan Sikap Polresta yang Menunggu Laporan Korban
BEM Nusantara Sukabumi Raya Soroti Tata Kelola RSUD Palabuhanratu: Anggaran Puluhan Miliar Digelontorkan, Pelayanan dan Fasilitas Dinilai Belum Sejalan
Diduga Teror Peluru Nyasar di Alastlogo Belum Terpecahkan, BEMPTNU Tapal Kuda Desak Polres Pasuruan Kota Buka Hasil Penyelidikan Secara Transparan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:19 WIB

Patungan Bangun Jalan Demi Keselamatan, Warga Bojongsaru Pertanyakan Keseriusan Pemkab Sukabumi dalam Pemerataan Infrastruktur

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:28 WIB

Yudha Sukmagara: KNPI Harus Jadi Motor Perubahan, Bukan Sekadar Organisasi Proposal

Minggu, 19 Juli 2026 - 23:18 WIB

DLH Telusuri Dugaan Pencemaran Sungai Cikaramat, Hasil Uji Laboratorium Jadi Penentu

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:08 WIB

Forkopimda Absen di HUT Dadali Pati Ke-9, Komitmen Pemkot Sukabumi terhadap Pelestarian Budaya Dipertanyakan

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:03 WIB

RUSAIDA Bongkar Dugaan Praktik TPPO, PMI Asal Sukabumi Tertahan di Dubai, Keluarga Dibebani Biaya Pulang

Berita Terbaru