Jalan Terusan Mas Rusak Parah, Proyek Rp21 Miliar Diduga Sarat Penyimpangan, Siapa Yang Bertanggungjawab?

- Penulis

Minggu, 21 September 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info|| Indragiri Hilir – Ironi besar kembali mencuat dari proyek infrastruktur di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Jalan Terusan Mas yang seharusnya menjadi urat nadi transportasi masyarakat kini justru berubah menjadi sumber kekecewaan. Proyek pembangunan ruas jalan Terusan Tembilahan–Terusan Mas dengan nilai kontrak fantastis Rp21.069.305.129,00 menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023, terbukti sudah mengalami kerusakan parah meski baru berusia setahun lebih.minggu (21/9) 2025)

Proyek sepanjang 2.347 meter yang menghubungkan Parit 16 hingga Parit 21 itu dikerjakan oleh PT Cinta Andika dengan Rollys Gusanto sebagai owner, sementara pengawasan teknis berada di bawah CV Duta Prima. Sayangnya, kualitas jalan jauh dari harapan masyarakat. Permukaan jalan terlihat tidak rata, banyak bagian terkelupas, bahkan ada yang seakan terkikis. “Jalan ini tidak mulus, memang sudah begitu hasilnya sejak awal,” ungkap seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih memprihatinkan lagi, proyek yang seharusnya diselesaikan dalam jangka waktu 165 hari kerja dengan batas akhir Desember 2023 ternyata molor hingga melewati tahun anggaran dan baru rampung di 2024. Hal ini jelas menyalahi ketentuan kontrak kerja serta menimbulkan tanda tanya besar terkait komitmen kontraktor maupun pihak pengawas.

READ  Pemohon SKCK Meningkat, Polres Meranti Siapkan Tenda Tambahan Hingga Layanan Kesehatan

Padahal, anggaran sebesar Rp21 miliar bukan jumlah kecil. Masyarakat pun mempertanyakan, bagaimana mungkin proyek dengan nilai sedemikian besar menghasilkan kualitas jalan yang justru cepat rusak. Indikasi adanya penyimpangan pun mulai mencuat. Pekerjaan diduga tidak sesuai spesifikasi teknis, penggunaan material dipertanyakan, hingga lemahnya pengawasan lapangan.

Kini sorotan publik mengarah kepada pihak pelaksana maupun pemerintah daerah yang dianggap abai dalam memastikan kualitas pembangunan. Jalan Terusan Mas seakan menjadi cermin suram praktik pembangunan infrastruktur yang mengabaikan prinsip akuntabilitas.

Masyarakat berharap, kasus ini tidak tenggelam dalam diam. Apalagi, proyek long segment ini dibangun pada masa kepemimpinan Bupati HM Wardan dan selesai di era Penjabat (PJ) Bupati Herman. Publik ingin agar ada transparansi, audit menyeluruh, serta penegakan hukum jika terbukti ada indikasi penyimpangan.

Jalan yang seharusnya membawa kemudahan dan harapan kini justru menghadirkan kekecewaan. Sebuah pelajaran pahit bahwa pembangunan tanpa pengawasan ketat hanya akan menjadi jalan menuju kerugian negara.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kontraktor dan pihak dinas terkait belum terkonfirmasi oleh awak media

(Syahwani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama
Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan
LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514
Tudingan Terhadap Personel Pengamanan Gunung Botak Diminta Dibuktikan, Masyarakat Dorong Penegakan Hukum Berbasis Fakta
Rumah Genset TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Rampung 100%, Perkuat Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga
Sat Resnarkoba Polresta Sorong Kota Ungkap Kasus Sabu, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Merawat Harmoni TNI dan Masyarakat Adat, Komandan Satgas Yonif 2 Marinir Hadiri Pelantikan Kepala Suku di Deiyai
Pimpinan Cabang FIF Tembilahan Angkat Bicara, Terkait Permintaan Keberatan “R” atas Pinjaman yang Tak Pernah Dilakukan nya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 03:55 WIB

Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Kabupaten Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong Bersama

Kamis, 23 Juli 2026 - 02:36 WIB

Harapan Besar untuk Revitalisasi SD 2026, Meranti Dorong Peningkatan Sarana dan Prasarana Pendidikan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:56 WIB

LAMR Kabupaten Bengkalis Gelar Gotong Royong Bersama Sambut Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi Bengkalis ke-514

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:35 WIB

Tudingan Terhadap Personel Pengamanan Gunung Botak Diminta Dibuktikan, Masyarakat Dorong Penegakan Hukum Berbasis Fakta

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:12 WIB

Rumah Genset TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Rampung 100%, Perkuat Infrastruktur dan Tingkatkan Kesejahteraan Warga

Berita Terbaru