Kota Sorong Papua Barat Daya — Setelah melalui rangkaian pertandingan yang penuh semangat dan sportivitas, ajang Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP tingkat Provinsi Papua Barat Daya tahun 2025 secara resmi ditutup pada Selasa sore (9/9/2025), bertempat di Lapangan Sepak Bola Moyo, Kelurahan Klamana, Distrik Sorong Timur, Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Acara penutupan berlangsung meriah dengan dihadiri para peserta, pelatih, guru pendamping, panitia penyelenggara, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat Daya. Penutupan secara resmi dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Daya, Adolof Kambuaya, yang hadir mewakili Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Barat Daya yang dibacakan Kadisdik, Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras, dan semangat juang selama mengikuti ajang GSI ini. Menurutnya, Gala Siswa Indonesia bukan hanya sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga sarana strategis dalam membentuk generasi muda yang sehat, tangguh, sportif, dan berkarakter.
“Pendidikan tidak hanya membekali anak-anak kita dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan daya juang. Melalui GSI, kita melihat bagaimana olahraga menjadi sarana penting dalam mendidik generasi muda Papua Barat Daya,” ujar Adolof Kambuaya membacakan sambutan gubernur.
Gubernur juga menekankan pentingnya sinergi dan inovasi dalam membina talenta olahraga pelajar, sesuai dengan tema GSI tahun ini: “Sinergi Inovatif dan Kreatif untuk Mengembangkan Talenta Olahraga Hebat Berkarakter.” Tema ini dinilai sangat relevan dengan semangat membangun Papua Barat Daya yang unggul dan berdaya saing.
“Olahraga bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang persahabatan, kerja sama tim, dan semangat pantang menyerah. Anak-anakku adalah calon atlet sekaligus calon pemimpin masa depan bangsa,” lanjutnya.

Di akhir sambutan, Gubernur Elisa Kambu menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk terus mendukung pembinaan olahraga di tingkat pelajar sebagai bagian dari investasi jangka panjang pembangunan sumber daya manusia.
“Kami berharap para siswa-siswi terus termotivasi untuk mengembangkan diri, dan para guru serta pelatih terus membimbing dengan dedikasi tinggi. Jadikan GSI ini batu loncatan menuju prestasi yang lebih tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.
Penutupan acara ditandai dengan pengumuman dan pemberian penghargaan kepada para tim terbaik dan pemain berprestasi, serta penampilan budaya dari siswa-siswi lokal yang menambah semarak suasana.
Dengan berakhirnya GSI 2025 tingkat Provinsi Papua Barat Daya, semangat pembinaan olahraga pelajar diharapkan semakin kuat, serta menjadi inspirasi untuk terus mengembangkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkarakter.














