Ketua Umum GAWARIS Bongkar Fakta: Isu Perselingkuhan dan Jebakan Oknum Jurnalis Terhadap Kades Sukahati Tidak Benar

- Penulis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 02:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARARAKYAT.info||Bandung- Isu yang sempat mencuat terkait dugaan perselingkuhan Kepala Desa Sukahati, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, akhirnya terkuak. Ketua Umum Gabungan Wartawan Indonesia Satu (GAWARIS), Asep Suherman, SH, memastikan bahwa tudingan tersebut adalah fitnah belaka dan merupakan hasil informasi yang tidak benar.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Sabtu (16/8/2025)), Asep mengungkapkan hasil investigasi tim GAWARIS terhadap berbagai pihak yang terkait dengan isu tersebut. Hasilnya, tidak ditemukan bukti adanya jebakan yang dilakukan oleh oknum jurnalis kepada Kepala Desa Sukahati.

“Setelah investigasi dan kroscek langsung kepada kepala desa, kami pastikan bahwa tuduhan itu tidak benar. Permasalahan sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan bahkan sudah ada pernyataan bersama antara pihak kepala desa dengan oknum jurnalis yang bersangkutan,” tegas Asep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Asep menjelaskan bahwa pihak jurnalis yang sempat dituding menjebak kepala desa tersebut telah menyampaikan permohonan maaf secara resmi. Namun, yang menjadi persoalan adalah munculnya kembali pemberitaan yang menyudutkan kepala desa dengan isu perselingkuhan.

“Ini yang membuat kepala desa tersinggung dan merasa tidak terima. Beliau berencana menempuh jalur hukum karena berita yang beredar sudah jelas mencemarkan nama baik dan menimbulkan stigma negatif di masyarakat,” jelasnya.

Menurut Asep, isu yang diembuskan itu menyebutkan seolah-olah Kepala Desa Sukahati berselingkuh dengan seorang perempuan yang disiapkan oleh oknum jurnalis tertentu. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut terbukti tidak benar dan kuat dugaan hanya digunakan untuk tujuan pemerasan.

READ  Prof Sumaryoto: Kerja Sama TNI Dengan Perguruan Tinggi Equal, Memberikan Kemanfaatan

“Kami sudah mendengar langsung dari kepala desa. Beliau menegaskan tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan. Bahkan beliau meminta agar kami ikut memantau sekaligus mengingatkan kepada oknum jurnalis agar tidak sembarangan menaikkan berita yang belum jelas kebenarannya,” tambah Asep.

Ia juga mengkritik keras praktik jurnalistik yang tidak profesional, di mana sebagian oknum cenderung hanya mengandalkan isu tanpa investigasi mendalam. “Jangan hanya berdasarkan kata orang lalu dijadikan berita. Itu jelas mencoreng integritas pers dan merugikan pihak lain. Wartawan seharusnya mengedepankan verifikasi dan fakta,” tegasnya.

Kasus ini menyoroti kembali pentingnya etika jurnalistik dan profesionalisme di lapangan. Di satu sisi, pers memiliki peran penting dalam mengawasi jalannya pemerintahan desa, tetapi di sisi lain, integritas dan kebenaran informasi harus tetap dijaga agar tidak menimbulkan fitnah yang merusak nama baik seseorang.

Asep menutup pernyataannya dengan harapan agar ke depan, hubungan antara pers dan pemerintah desa tetap terjalin sehat serta didasari itikad baik untuk kepentingan masyarakat.

 

(Tim Gawaris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Tegaskan Reformasi Total, Ajak Jajaran Bangun Kembali Kepercayaan Publik
SENGKARUT MBG: INVESTOR DESAK BGN TEGAKKAN PKS ATAU KEMBALIKAN DANA RP 218 MILIAR
Prajurit Marinir Buktikan Kelasnya, Praka Erwin Simangunsong Juara Kickstriking Byon Madness Volume 4
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Dukung Mobilitas dan Ekonomi, Pertamina Turunkan Harga BBM Diesel Nonsubsidi
Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
Semangat Hari Lahir Pancasila 2026, Forkopimda Kota Bandung Teguhkan Persatuan dan Nilai Kebangsaan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:53 WIB

Dirjen Imigrasi Tegaskan Reformasi Total, Ajak Jajaran Bangun Kembali Kepercayaan Publik

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:54 WIB

SENGKARUT MBG: INVESTOR DESAK BGN TEGAKKAN PKS ATAU KEMBALIKAN DANA RP 218 MILIAR

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:48 WIB

Prajurit Marinir Buktikan Kelasnya, Praka Erwin Simangunsong Juara Kickstriking Byon Madness Volume 4

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru