Rakor Pendataan Orang Asli Papua (OAP) di Papua Barat Daya, Data Sementara 297.474 jiwa

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Kota Sorong Papua Barat Daya –Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Kependudukan Dan catatan sipil (DISDUKCAPIL) mengadakan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pendataan Orang Asli Papua (OAP) se-provinsi yang berlangsung di Hotel Swissbell, Kota Sorong. Acara ini dibuka oleh PJ Sekda Provinsi Papua Barat Daya, Drs. Yakop Karet, M.Si, mewakili Gubernur Elisa Kambu. Senin (11/8/2025)

Rapat ini menggarisbawahi perlunya pendataan yang detail dan menyeluruh terhadap OAP di seluruh kabupaten/kota. Kepala Dukcapil Provinsi Papua Barat Daya, Nikolas Asmuruf, SE, menyampaikan bahwa pelaksanaan pendataan akan berlangsung selama empat bulan ke depan hingga Desember 2025. Ia menyoroti keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten/kota sebagai tantangan utama, namun Pemerintah Kota Sorong sudah menyediakan dana Rp 500 juta guna mendukung kegiatan pendataan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data terkini menunjukkan bahwa jumlah Orang Asli Papua di wilayah ini berjumlah 297.474 jiwa, sementara penduduk non-Papua sebanyak 324.764 jiwa. Pendataan bertujuan untuk mengurangi ketimpangan data dan memastikan bahwa semua OAP tercatat, terutama bagi mereka yang selama ini belum terdata dengan baik.

READ  Lagi Lagi PETI di Kuansing Memakan Korban, Setelah Sebelumnya Terjadi Peristiwa Yang Sama masyarakat: APH Jangan Tutup Mata

Pendataan ini dilakukan dengan metode sensitif yang mempertimbangkan ciri khas masyarakat asli Papua, seperti rambut keriting, serta latar belakang budaya. Pendataan menyasar langsung masyarakat di tingkat kelurahan dengan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota.

Pendataan ini juga membedakan antara OAP asli dan penduduk non-Papua yang sudah lama tinggal di daerah tersebut, dengan fokus utama saat ini adalah masyarakat asli yang sesuai kriteria tertentu. Langkah ini penting agar kebijakan pemerintah dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan pelayanan sosial dapat lebih tepat dan bermanfaat bagi masyarakat asli Papua.

Dengan pelaksanaan rapat koordinasi ini, Pemprov Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas data kependudukan sebagai pondasi pembangunan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat di provinsi ini.

(Leo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kiandarat Darat Optimistis Pertahankan Gelar di Musabaqah Tilawatil Qur’an
Pelaksanaan MTQ Ke-XII SBT Dinilai Minim Persiapan hingga Kehilangan Nilai Syiar dan Dampak Ekonomi
Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV
Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku
Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%
Babinsa Koramil 1802-02/Sorong Barat Monitoring Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV
Pangdam XVIII/Kasuari Hadiri Rapat Kerja Pemprov Papua Barat : Perkuat Sinergi dan Stabilitas Daerah
Percepatan Konstruksi Jembatan Garuda Tahap IV, Kodim 1802/Sorong Perkuat Struktur Dasar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 07:49 WIB

Kiandarat Darat Optimistis Pertahankan Gelar di Musabaqah Tilawatil Qur’an

Minggu, 19 April 2026 - 07:41 WIB

Pelaksanaan MTQ Ke-XII SBT Dinilai Minim Persiapan hingga Kehilangan Nilai Syiar dan Dampak Ekonomi

Minggu, 19 April 2026 - 02:13 WIB

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Sabtu, 18 April 2026 - 14:06 WIB

Viral Kasus Dugaan Sodomi Anak di Bawah Umur, Aparat Bergerak Cepat Tangani Korban dan Kejar Pelaku

Sabtu, 18 April 2026 - 07:53 WIB

Catatkan Performa Positif Q1 2026, Laba Bersih HKA Melampaui Target Hingga 184%

Berita Terbaru