Kacang Mete, Komoditas Bernutrisi Tinggi yang Kian Dilirik Dunia: Kementerian Pertanian Dorong Hilirisasi dan Nilai Tambah Petani

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Kacang mete bukan sekadar camilan lezat yang digemari berbagai kalangan, melainkan juga merupakan sumber nutrisi yang menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. Kaya akan protein, lemak sehat, zat besi, magnesium, hingga antioksidan, kacang mete berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, menguatkan tulang, menjaga elastisitas kulit, serta mendukung pengelolaan berat badan yang ideal.(4/8/2025)

Di balik kelezatan dan kandungan gizinya, kacang mete juga memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan. Permintaan pasar terhadap kacang mete, baik dalam bentuk mentah maupun olahan, terus meningkat di tingkat nasional maupun global. Melihat peluang besar ini, Kementerian Pertanian (Kementan) RI menaruh perhatian khusus terhadap pengembangan kacang mete sebagai komoditas unggulan nasional yang perlu terus didorong hilirisasinya.

“Pengembangan kacang mete dari hulu hingga hilir menjadi salah satu fokus strategi pertanian kita saat ini. Ini penting tidak hanya untuk meningkatkan daya saing produk pertanian Indonesia di pasar ekspor, tetapi juga untuk meningkatkan kesejahteraan petani di sentra-sentra produksi kacang mete,” ujar Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dalam sebuah pernyataan tertulis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memperkuat rantai pasok kacang mete nasional. Mulai dari pendampingan budidaya di tingkat petani, penyediaan bibit unggul, pelatihan pengolahan pascapanen, hingga fasilitasi akses pasar dan promosi produk olahan ke luar negeri. Daerah-daerah sentra produksi seperti Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tenggara, dan sebagian wilayah Jawa Timur kini tengah dipacu untuk meningkatkan produktivitas dan inovasi pengolahan.

READ  Satgas Port Visit TNI AL Tiba di Papua New Guinea, Laksanakan Courtesy Call ke KBRI di Port Moresby

Di sisi hilir, pengolahan kacang mete tidak hanya terbatas pada kacang goreng atau sangrai, tetapi telah berkembang menjadi beragam produk bernilai tambah, seperti susu mete, selai, tepung, minyak mete, hingga makanan ringan sehat yang menyasar pasar ekspor. Permintaan dari negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Belanda, hingga Uni Emirat Arab menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam lima tahun terakhir.

“Jika petani hanya menjual kacang mete dalam bentuk mentah, maka nilai ekonominya akan rendah. Tapi dengan adanya pengolahan, maka akan ada peningkatan nilai berkali-kali lipat. Ini yang sedang kita dorong dalam hilirisasi pertanian,” jelasnya lagi.

Kementan juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, koperasi petani, dan institusi pendidikan untuk membangun ekosistem pertanian kacang mete yang tangguh, berkelanjutan, dan kompetitif. Di tengah tantangan krisis pangan global, penguatan komoditas lokal seperti kacang mete dinilai menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional.

Dengan semangat hilirisasi dan semangat membangun dari desa, kacang mete diharapkan menjadi contoh sukses bagaimana komoditas lokal Indonesia bisa naik kelas, menembus pasar internasional, dan menjadi penopang masa depan pertanian Indonesia yang modern, sehat, dan sejahtera.

(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian
9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat
Pelaku Akui Perbuatan Tapi Klaim Suka Sama Suka? Korban Tegaskan Semua Saya Lakukan Karena Dipaksa 
Diduga Sarat Kepentingan Politik, Transparansi Penyelenggaraan Bupati Cup Inhil 2026 Jadi Sorotan Publik
Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat
DPD Tani Merdeka Indonesia Kota Sukabumi Dukung Don Muzakir Isi Jabatan Wakil Menteri Pertanian
Kondisi Tak Batasi Ruang Prestasi, Kelompok KKN UIN SATU Desa Jeli Soroti Potensi Difabel Berprestasi
Bank Indonesia Gelar Festival QRISTAL Kasuari 2026, Percepat Digitalisasi Ekonomi di Papua Barat Daya
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:30 WIB

FABEM Jabar Dorong Penguatan Rantai Pasok Nasional, Nilai Figur Berpengalaman Peternakan Dibutuhkan untuk Dampingi Menteri Pertanian

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:17 WIB

9 Hari TMMD Ke-129 di Kampung Sesor, Pembangunan Melaju Pesat, Semangat Gotong Royong Kian Menguat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:43 WIB

Pelaku Akui Perbuatan Tapi Klaim Suka Sama Suka? Korban Tegaskan Semua Saya Lakukan Karena Dipaksa 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:00 WIB

Diduga Sarat Kepentingan Politik, Transparansi Penyelenggaraan Bupati Cup Inhil 2026 Jadi Sorotan Publik

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WIB

Wajah Biadab Terorisme di Tanah Papua: Ketika Darah Saudara Sendiri Ditumpahkan Atas Nama Doktrin Sesat

Berita Terbaru