Suararakyat.info Senggoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Senggoro terus mengintensifkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama memasuki musim kemarau. Penjabat (Pj) Kepala Desa Senggoro, Muslimin, ST, bersama Masyarakat Peduli Bencana (MPB) dan sejumlah pihak terkait, aktif melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kebakaran yang terjadi di wilayah desa.
Kebakaran terjadi di Jalan Pramuka, Gang Perhubungan, Desa Senggoro, pada lahan milik H. Anwar—warga Gang Barokah, Desa Air Putih—yang berlokasi di RT 02 RW 09 Dusun 3, Desa Senggoro. Jenis lahan yang terbakar merupakan kebun masyarakat dengan kondisi semak belukar dan lapisan gambut yang cukup tebal. Peristiwa kebakaran pertama kali diketahui pada Rabu, 2 Juli 2025.
Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh tim gabungan yang terdiri dari Babinsa Mustaqim, Bhabinkamtibmas Aipda Hamdani, petugas Damkar Bengkalis, Polsek Bengkalis, MPB Desa Senggoro, dan BPBD Bengkalis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua MPB Senggoro, Edi Hendra, menyampaikan bahwa pendinginan terus dilakukan hingga Kamis, 10 Juli 2025. Pemadaman berhasil diselesaikan dengan bantuan mesin Mini Trak milik Koramil 01 Bengkalis.
“Api berhasil dipadamkan secara total pada Kamis, 10 Juli 2025,” ungkap Pj Kades Senggoro, Muslimin, ST, saat diwawancarai suararakyat.info, Senin, 14 Juli 2025.
Meski penyebab pasti kebakaran belum diketahui, dugaan awal menyebutkan bahwa kebakaran bisa dipicu oleh puntung rokok atau sumber api lain yang dibuang sembarangan.
Untuk mencegah kejadian serupa terulang, Pj Kades Senggoro mengimbau masyarakat agar:
1. Tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
2. Menggunakan metode alternatif, seperti penebangan manual atau mekanisasi.
3. Tidak membuang puntung rokok atau sumber api ke pekarangan, kebun, maupun lahan kosong.
4. Melaporkan segera jika menemukan titik api kepada petugas MPB Senggoro.5. Menjaga lahan dengan memangkas rumput kering, membersihkan sampah, dan membuat jalur pembatas api.
“Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan tersebut, saya berharap masyarakat dapat lebih aktif menjaga lingkungan dari potensi kebakaran hutan dan lahan,” tutup Muslimin.*(Tengku PEKA)














