Viral! Dua Pemancing Meninggal Dunia, Terseret Arus di Danau Philip Morris Cikarang Barat Berhasil Diketemukan

- Penulis

Senin, 30 Juni 2025 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Kabupaten Bekasi – Dua pemancing ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus dan tenggelam di Danau Philip Morris, Desa Gandamekar, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi pada Sabtu (28/6/2025) sore ketika hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Korban diketahui bernama Barra Wildan Alian (12), warga Perum GMM Desa Lubang Buaya Kecamatan Setu, dan Rafli Ramadhan (21), warga Perum Telaga Pesona Kelurahan Telagamurni Kecamatan Cikarang Barat.

Menurut informasi dari Tim SAR Gabungan, insiden bermula saat tiga orang sedang memancing di sekitar danau. Saat hujan deras turun, mereka berteduh di saluran gorong-gorong. Namun, diduga karena derasnya arus air, dua di antara mereka terseret hingga ke danau. Satu orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya dinyatakan hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencarian langsung dilakukan oleh Tim SAR Gabungan. Pada Minggu pagi (29/6/2025) sekitar pukul 07.15 WIB, jasad Rafli Ramadhan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, terlungkup, sekitar 100 meter dari lokasi awal kejadian. Keesokan harinya, Senin dini hari (30/6/2025) pukul 03.00 WIB, tim kembali menemukan korban kedua, Barra Wildan Alian, dalam keadaan meninggal dunia sekitar 50 meter dari titik awal.

Proses evakuasi berjalan lancar meski sempat terkendala kondisi lumpur yang cukup dalam. Setelah kedua korban ditemukan, operasi SAR resmi ditutup pada Senin pagi.

READ  Miris! Puluhan Tahun Ruas Jalan Kabupaten dan Propinsi Di Wilayah Kecamatan Gegerbitung Tidak ada Perbaikan 

Operasi pencarian ini melibatkan sedikitnya 60 personel gabungan yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bekasi, BPBD Kabupaten Bekasi, PMI, TNI/Polri, serta relawan dari berbagai organisasi seperti Eslan Rescue, Korgad Rescue, Semut Rescue, dan masyarakat setempat.
Berbagai peralatan dikerahkan, antara lain perahu LCR, peralatan selam, mobil operasional, serta ambulans untuk mendukung proses evakuasi.

Selama operasi pencarian, tim SAR menghadapi beberapa kendala seperti lumpur yang cukup dalam dan cuaca yang masih gerimis. Namun berkat sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat, operasi pencarian dapat berjalan efektif hingga kedua korban berhasil ditemukan.

Penulis: Haris Pranatha, Kepala Biro Bekasi, Jawa Barat (Pers Nasional)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru