Suararakyat.info.Depok-Dalam semangat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025, Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kota Depok menggugah kesadaran warga dengan menggelar aksi edukasi massal bertema “Masyarakat Bersatu, Kota Depok Bebas Narkoba” di Taman Merdeka, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Sabtu (29/6/2025).

Kegiatan yang menggandeng berbagai unsur masyarakat ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong warga Depok dalam melawan bahaya laten narkotika. Terlihat hadir dalam aksi tersebut sejumlah relawan GMDM, komunitas Gerakan Cinta Depok, Forum Betawi Rempug (FBR) Gardu 259, komunitas motor Dbrandals, pelaku UMKM lokal, serta warga RW 07 yang turut memberikan dukungan penuh terhadap gerakan ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua GMDM Depok, Agus Kurniawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kolektif dalam membangun kesadaran publik tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Kegiatan ini bukan hanya simbolik. Kami turun langsung ke jalan, menyapa masyarakat, membagikan selebaran edukasi, dan menyuarakan peringatan keras terhadap ancaman narkoba,” ujarnya.
Agus juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi masyarakat yang telah ikut serta dalam aksi ini. Ia menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus menjadi gerakan bersama lintas elemen.
“Terima kasih kepada warga, relawan, komunitas, dan seluruh pihak yang hadir dan membantu menyuarakan gerakan ‘Stop Penyalahgunaan Narkoba’. Ini bentuk nyata dari kesadaran kolektif kita sebagai masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris GMDM Depok, Miriawan, mengajak seluruh keluarga di Depok untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia mengingatkan bahwa bahaya narkoba bisa mengintai siapa saja, kapan saja, dan di mana saja.
“Peredaran gelap narkotika tidak pandang bulu. Yang paling rentan adalah anak-anak dan remaja. Karena itu, mari kita jaga keluarga kita agar tidak bersentuhan dengan barang haram ini,” tegasnya.

Menurutnya, kunci dari pencegahan narkoba ada pada kekompakan lingkungan dan peran keluarga dalam mengawasi dan membina generasi muda. Ia menutup pernyataannya dengan pesan optimis: “Lingkungan yang sehat adalah benteng pertama melawan narkoba. Jika masyarakat bersatu, Depok pasti bisa bebas dari narkotika.”
Kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat ini juga dihadiri oleh Ketua Seksi Organisasi, Keanggotaan, dan Kaderisasi (OKK) GMDM Andi Indra Dewa, Ketua RW 07 Abadijaya Kodel Wardhi, serta tim P4GN GMDM yang terdiri dari Maya, Zeni, dan Hilyah Putri.
Aksi edukasi ini tidak hanya menjadi peringatan atas bahayanya narkoba, tetapi juga menjadi momen penting untuk menegaskan kembali komitmen bersama bahwa Kota Depok siap menjadi wilayah yang bebas dari penyalahgunaan narkotika.
(Franky Aan)














