Kemensos Dirikan Delapan Dapur Umum untuk 4.954 Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 02:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Flores Timur, NTT – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) bergerak cepat merespons bencana alam erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang terjadi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam upaya memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi, Kemensos mendirikan delapan dapur umum di sejumlah titik strategis.

Langkah ini merupakan bentuk konkret kehadiran negara dalam situasi darurat kebencanaan, khususnya dalam memberikan perlindungan dan jaminan sosial kepada warga terdampak. Sebanyak 4.954 jiwa yang mengungsi akibat erupsi kini dapat mengakses layanan makan gratis setiap hari, berkat operasional dapur umum yang dikoordinasikan oleh Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI.

Plt. Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Robben Rico, menyampaikan bahwa pendirian dapur umum merupakan bagian dari program Layanan Dukungan Psikososial (LDP) dan Tanggap Darurat Kemensos. “Kami hadir untuk memberikan rasa aman dan kepastian pemenuhan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Dapur umum ini dikelola secara gotong royong bersama Tagana dan relawan sosial setempat,” ujarnya kepada awak media (19/6/2025)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Delapan dapur umum ini tersebar di titik-titik pengungsian utama, antara lain di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, yang merupakan lokasi dengan jumlah pengungsi tertinggi. Para relawan dan petugas sosial dari berbagai daerah turut diterjunkan ke lokasi guna membantu proses distribusi makanan, pendataan, hingga pelayanan dukungan psikologis bagi anak-anak dan lansia.

READ  Kecamatan Cidaun Gelar Rapat Koordinasi UHC, Camat Tekankan Pentingnya Pemerataan Layanan Kesehatan

Kemensos juga memastikan pasokan logistik makanan, alat masak, serta kebutuhan dasar lainnya seperti selimut, tikar, dan tenda darurat terus disuplai ke wilayah terdampak. Dukungan ini tidak hanya diberikan selama masa tanggap darurat, tetapi juga dipersiapkan untuk masa pemulihan, termasuk pemulangan pengungsi ke rumah masing-masing apabila kondisi sudah dinyatakan aman oleh pihak terkait.

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang terjadi secara berulang sejak akhir 2024 hingga pertengahan 2025 ini memaksa ribuan warga dari sejumlah desa di lereng gunung mengungsi ke tempat yang lebih aman. Selain mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat, bencana ini juga mengancam kesehatan dan kondisi psikososial warga, terutama anak-anak dan lansia.

Kehadiran Kemensos di tengah masyarakat yang terkena dampak bencana menjadi pengingat pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan elemen masyarakat sipil dalam menangani krisis kemanusiaan. “Kami mengajak seluruh pihak, baik lembaga, komunitas, maupun individu, untuk bersama-sama membantu para penyintas agar dapat bangkit kembali,” tambah Robben Rico.

Dalam situasi darurat seperti ini, solidaritas sosial menjadi kekuatan utama yang memungkinkan warga untuk tetap bertahan dan pulih. Melalui keberadaan dapur umum dan pelayanan sosial lainnya, Kemensos berharap dapat memperkuat semangat kebersamaan serta memberikan harapan baru bagi warga Flores Timur yang tengah menghadapi cobaan.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional
RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen
Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola
Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis
Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam
Pemprov Papua Barat Daya Gelar FGD, Perkuat Komitmen Lindungi Hutan dan Laut
Imigrasi Sukabumi Perketat Pengawasan TKA di Sektor Tambang, Timpora Libatkan Kecamatan hingga KUA untuk Jaga Stabilitas dan Kelestarian Lingkungan
Pemkot Sorong Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Sosial Melalui FGD Perencanaan Kontigensi Bersama ADRA Indonesia
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:47 WIB

Perkuat Integritas ASN, Kemenkum Papua Barat Ambil Sumpah PNS dan Angkat 10 Pejabat Fungsional

Selasa, 2 Juni 2026 - 04:34 WIB

RSUD Sele Be Solu Kota Sorong Matangkan Persiapan Akreditasi, Kesiapan Capai 80 Persen

Senin, 1 Juni 2026 - 09:09 WIB

Gubernur Papua Barat Daya Resmi Buka Turnamen U-15, Dorong Generasi Muda Lewat Sepak Bola

Senin, 25 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keluarga Besar Osok Kabanolo Palang TPA Sorong, Tuntut Pengukuran Ulang Dan Kesepakatan Tertulis

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:36 WIB

Diduga Settingan Karena Tidak Dibacakan, Rapat Paripurna LKPJ DPR Kota Sorong Menuai Kritik Tajam

Berita Terbaru