Carut Marut Pelayanan PDAM Cikembar: Konsumen Kecewa, Diduga Pembayaran Tidak Transparan

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 03:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi – Dugaan buruknya sistem pelayanan dan akuntabilitas internal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Cikembar kembali menjadi sorotan publik. Seorang pelanggan bernama Yogi, warga Kampung Cibarengkok RT B, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, mengaku kecewa dan merasa dirugikan akibat ketidakjelasan pencatatan pembayaran tunggakan rekening air yang ia lakukan.

Yogi merupakan pemilik baru dari rumah yang sebelumnya dihuni oleh Udin Sunandar, pelanggan aktif PDAM Cikembar dengan nomor pelanggan 10040060373. Sejak membeli rumah tersebut, Yogi dan keluarganya jarang menempati rumah itu sehingga pembayaran tagihan air tertunggak selama tujuh bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai warga yang taat dan bertanggung jawab, Yogi berinisiatif menyelesaikan sebagian tunggakan tersebut. Ia mentransfer dana sebesar Rp629.300 kepada pihak PDAM, yang menurut penjelasan awal ditujukan untuk menutupi tunggakan selama empat bulan.

Namun, kekecewaan bermula ketika Yogi mengecek sistem pembayaran dan menemukan bahwa pembayaran yang ia lakukan hanya tercatat untuk satu bulan. Tiga bulan sisanya tidak tercantum, tanpa ada penjelasan yang memadai dari pihak PDAM.

Merasa ada kejanggalan, Yogi mendatangi langsung kantor cabang PDAM Cikembar untuk mengklarifikasi. Ia disambut oleh petugas loket bernama Ibu Neneng. Namun, alih-alih mendapatkan penjelasan atau solusi, Yogi justru dilempar ke pihak lain. Ibu Neneng mengatakan tidak mengetahui soal transaksi tersebut dan menyarankan Yogi untuk menanyakan langsung kepada Ibu Shifa, yang disebut sebagai penerima transfer pembayaran. Saat itu, Ibu Shifa sedang tidak masuk kantor.

READ  Kodim 0607/Kota Sukabumi Dukung Penanaman Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 di Cibadak

“Kenapa saya, sebagai pelanggan, justru harus mencari sendiri informasi dan menghubungi pegawai internal PDAM? Bukankah seharusnya antarpegawai saling berkoordinasi untuk menjelaskan kepada pelanggan?” keluh Yogi kepada awak media.

Yogi mempertanyakan sikap lepas tangan dari Ibu Neneng, yang tidak berusaha untuk menindaklanjuti persoalan ini secara internal. Baginya, cara PDAM Cikembar menangani keluhan pelanggan tidak profesional dan terkesan saling lempar tanggung jawab.

Lebih dari itu, hingga berita ini diturunkan, Yogi mengaku belum mendapatkan respon dari Ibu Shifa baik melalui telepon maupun pesan WhatsApp, meskipun telah berulang kali dihubungi.

“Saya sudah bayar dengan itikad baik, tapi kenapa pencatatan PDAM tidak sesuai dan malah membuat saya bolak-balik mencari kejelasan? Pelayanan seperti ini tidak layak dibiarkan,” tegas Yogi.

Kasus ini mencerminkan lemahnya sistem administrasi dan minimnya koordinasi antarpegawai di tubuh PDAM Cikembar. Jika tidak ada perbaikan manajemen dan pelayanan, bukan tidak mungkin kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ini akan semakin tergerus.

Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak PDAM Cikembar terkait persoalan yang dialami Yogi.


(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi
Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan
Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan
Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim
Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!
DPRD Sukabumi Sikat HGU Bermasalah, Iwan Ridwan: Tak Ada Toleransi untuk Izin Mati
Isu Revisi Ditolak Mentah, Ketua DPRD Kota Sukabumi Tegaskan Minhol Nol Persen Tetap Berlaku
Tol Bocimi Melaju, Jalan Kabupaten Terluka: Ayi Permana Desak Tanggung Jawab
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:40 WIB

Akademisi dan Pemerintah Bersinergi, Penguatan Komunikasi Strategis Jadi Kunci Percepatan Pembangunan Desa di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:28 WIB

Isu Dugaan Penyimpangan Korupsi Dana Parkir Di Dishub Kota Sukabumi, LSM An-Nahl Siapkan Laporan

Rabu, 20 Mei 2026 - 13:44 WIB

Forum RT dan RW Sekota Sukabumi Desak DPRD Komitmen Wali Kota Harus Dibuktikan

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:19 WIB

Bangunan Masjid Cisayar Rp 3.6 M Diduga Jadi Sarang Hantu,Inspektorat dan Kejari Jangan Tutup Mata Periksa Dinas Perkim

Selasa, 12 Mei 2026 - 15:01 WIB

Dapur SPPG Margaluyu Disidak BGN, Dugaan Pelanggaran SOP Terbongkar: Program Gizi Jangan Dijadikan Ladang Bisnis!

Berita Terbaru