Puluhan Tahun Jalan Kabupaten Rusak Parah, Warga Desa Mandrajaya Ciemas Minta Perbaikan

- Penulis

Minggu, 27 April 2025 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Sukabumi- Miris, dari informasi yang dilansir dari media onenewsoke.com. Sudah puluhan tahun ruas jalan Kabupaten yang ada wilayah Desa Mandrajaya Kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, belum tersentuh pembangunannya. Minggu (27/04/2025).

Data informasi yang diterima awak media sejak dulu pun status jalan di wilayah Desa Mandrajaya adalah jalan Kabupaten yaitu ruas jalan Mareleng – Citamiang dan Ciawet – Cikadal.

Namun sebelum pemerintah Desa yang sekarang sempat dialihkan jadi jalan Desa, makannya sempat ada sebagian pembangunan jalan waktu itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dan sekarang kembali di status kan ke jalan Kabupaten. Hal tersebut diungkapkan salah satu perangkat Desa Mandrajaya pada Minggu (27/25) pagi sekitar pukul 08;45 WIB.

Kalau ditelaah dari cerita perjalanan itu, artinya pemerintah Desa Mandrajaya merasa jengah dengan tidak adanya pembangunan jalan di wilayahnya saat itu dan sampai sekarang , sehingga meminta perubahan status jalan Kabupaten ke Desa. Namun mengingat anggaran Dana Desa Mandrajaya kecil, sehingga tidak bisa  tercover persoalan infrastruktur, kembali ke status jalan Kabupaten.

READ  PETI Merajalela di Kuantan Mudik, Warga Soroti Lemahnya Penegakan Hukum dan Desak Aparat Bertindak Tegas

Salah satu warga Desa Mandrajaya yang tidak bersedia disebut namanya saat dikonfirmasi awak media mengungkapkan,

“Kami warga disini terkesan tidak dianggap dan kesannya Desa Mandrajaya terisolir. Padahal Desa kami salah satu wilayah yang berada di zona inti Geopark Ciletuh yang diakui oleh negara lain yaitu UNESCO,”geramnya.

Masih kata Ia, “Tolong kepada pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dalam hal ini Dinas PU atau lainnya, karena yang saya tau ini jalan Kabupaten segera ditindaklanjuti  ini.  Salah satu jantung perekonomian buat kami disini termasuk pelayanan kesehatan dan pendidikan sering kali kami mengalami kendala, apalagi di musim hujan selalu banjir jalan yang kami lewati dan lumpuh mobilisasi di sini,”bebernya.

Dirinya juga  mengatakan, “Apa perlu kami lakukan demo besar-besaran ke Kantor Pemda Kabupaten Sukabumi. Dan insyallah warga masyarakat Desa Mandrajaya siap untuk itu,”tegasnya.

 

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DUKUNG SWASEMBADA PANGAN PRESIDEN RI, KAPOLSEK BENGKALIS GENCAR DORONG KELOMPOK TANI BUDIDAYA JAGUNG PIPIL.
LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu
Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP
Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan
Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas
Jadwal Kapal Pelni Sorong Bulan Juni 2026, Kacab Jhoni Rachman: Cek Rute dan Beli Tiket Resmi Agar Pelayaran Aman Sampai Tujuan
Crosser Cilik Berprestasi, M Dylan Ramadhan Terima Penghargaan pada Upacara HJB ke-544 Tingkat Kecamatan Cijeruk
Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Bengkalis Monitoring Lahan Jagung di Desa Ketamputih Kec. Bengkalis
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:13 WIB

DUKUNG SWASEMBADA PANGAN PRESIDEN RI, KAPOLSEK BENGKALIS GENCAR DORONG KELOMPOK TANI BUDIDAYA JAGUNG PIPIL.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:04 WIB

LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:53 WIB

Dua Remaja Diduga Spesialis Curanmor di Sorong Diamankan, Polisi Ungkap 18 TKP

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:38 WIB

Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Belum Tanggapi Konfirmasi Media, Transparansi Prosedur Penagihan dan Penjualan Agunan Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:37 WIB

Jelang Operasi Patuh Dofior 2026, Polda Papua Barat Daya Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Berita Terbaru