LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Mahasiswa MKWK Polbeng, Bahas Pelestarian Permainan Rakyat Melayu

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info BENGKALIS – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis menerima kunjungan mahasiswa Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) dari Politeknik Negeri Bengkalis dalam rangka diskusi dan kajian budaya mengenai permainan rakyat tradisional Melayu. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Adat LAMR Bengkalis dan menjadi bagian dari pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap nilai-nilai budaya lokal.

Mahasiswa yang tergabung dalam program MKWK diterima langsung oleh pengurus LAMR Bengkalis, di antaranya Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) LAMR Bengkalis, Defitri Akbar, Sekretaris DPH LAMR Bengkalis Khairul Saleh, Bidang Pelestarian dan Pembinaan Seni Melayu Irmanyah, serta Bidang Pelestarian Adat dan Nilai Budaya Ariyansyah Putra.

Ketua kelompok mahasiswa MKWK, Almin, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan menggali informasi mengenai filosofi dan nilai-nilai yang terkandung dalam berbagai permainan rakyat yang pernah hidup dan berkembang di tengah masyarakat Bengkalis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin mengetahui secara lebih mendalam filosofi permainan rakyat serta nilai edukatif, sosial, dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya. Setelah memperoleh gambaran yang jelas, kami berencana mengadakan kegiatan untuk memperkenalkan kembali permainan-permainan rakyat agar tidak hilang ditelan perkembangan zaman,” ujarnya.

Sementara itu, dosen pembimbing MKWK, Khairul Saleh, menjelaskan bahwa sistem pembelajaran MKWK saat ini mengedepankan pendekatan Project-Based Learning (PjBL), di mana mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu bekerja sama menyelesaikan proyek yang berkaitan dengan persoalan sosial dan budaya di masyarakat.

Menurutnya, pada semester sebelumnya program MKWK berfokus pada isu lingkungan hidup. Sedangkan semester ini, mahasiswa diarahkan pada tema adat dan budaya melalui empat proyek utama, yakni digitalisasi UMKM dan destinasi wisata Pulau Bengkalis, podcast “Akademika Bicara”, Parade Budaya Nusantara sebagai agenda budaya tahunan, serta pameran permainan rakyat beserta nilai-nilai kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

READ  Sekda Bogor Sampaikan Arahan Bupati Pada Peringatan Hari Jadi Perumda Air Minum Tirta Kahuripan

Ketua MKA LAMR Bengkalis, Defitri Akbar, menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam upaya pelestarian budaya daerah.

“Permainan rakyat merupakan bagian penting dari identitas budaya Melayu. Dokumentasi dan revitalisasi perlu dilakukan agar warisan budaya ini tidak hilang di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi,” katanya.

LAMR juga berharap hasil kajian mahasiswa dapat menjadi bahan edukasi bagi generasi muda serta dikembangkan dalam bentuk publikasi, dokumentasi digital, maupun berbagai kegiatan pelestarian budaya di masyarakat.

Dalam sesi diskusi, mahasiswa aktif mengajukan berbagai pertanyaan yang dijawab langsung oleh narasumber dari LAMR Bengkalis, yakni Ariyansyah Putra dan Irmanyah.

Menurut Ariyansyah Putra, masyarakat Bengkalis yang lekat dengan budaya Melayu pesisir memiliki beragam permainan tradisional yang dahulu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak-anak kampung. Di antaranya permainan gasing, engklek, galah panjang, congkak, dan benteng.

“Permainan-permainan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga melatih keterampilan, strategi, kerja sama, serta membangun karakter anak-anak,” jelasnya.

Sementara itu, Irmanyah atau yang akrab disapa Dt. Nanang menjelaskan bahwa permainan layang-layang sangat populer di wilayah pesisir Bengkalis karena didukung kondisi angin laut yang ideal. Selain itu, terdapat pula permainan sorok-sorokan atau petak umpet yang banyak dimainkan di lingkungan kampung.

Menurutnya, permainan rakyat memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda karena mengajarkan kerja sama, ketangkasan, sportivitas, serta interaksi sosial secara langsung.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan budaya lokal semakin meningkat, sehingga permainan rakyat tetap hidup dan menjadi bagian dari identitas budaya Melayu di Kabupaten Bengkalis.*(Tengku)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum
Ketua LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Majelis Guru SD Negeri 5, Dorong Penguatan Pemahaman Adat dan Tunjuk Ajar Melayu
TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Terus Bergerak, Rehab MCK Capai 60 Persen Demi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Progres TMMD Ke-129 Terus Melaju, Pembangunan Rumah Type 36 di Kampung Sesor Capai 30 Persen
Turun Langsung ke Lapangan, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Kobarkan Semangat Gotong Royong Warga
TMMD Ke-129 hari ke 2 (dua) TA 2026 pembuatan Jalan Cor di Kampung Sesor, Tingkatkan Akses dan Kesejahteraan Masyarakat
Bupati Herman Lepas Pawai Ta’aruf, MTQ Kecamatan Pelangiran Jadi Momentum Syiar Islam dan Lahirkan Generasi Qur’ani
BERTAHAN TANPA TINDAKAN! Dugaan Permainan Pupuk Subsidi di Morosunggingan Makin Parah, Warga Terpaksa Teriak Lagi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 11:35 WIB

Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Meranti Bantah Tuduhan Pungli dan Pemerasan, Pertimbangkan Jalur Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:26 WIB

Ketua LAMR Bengkalis Terima Kunjungan Majelis Guru SD Negeri 5, Dorong Penguatan Pemahaman Adat dan Tunjuk Ajar Melayu

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:28 WIB

TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan Terus Bergerak, Rehab MCK Capai 60 Persen Demi Tingkatkan Kesehatan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:26 WIB

Progres TMMD Ke-129 Terus Melaju, Pembangunan Rumah Type 36 di Kampung Sesor Capai 30 Persen

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:23 WIB

Turun Langsung ke Lapangan, Dansatgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorsel Kobarkan Semangat Gotong Royong Warga

Berita Terbaru