Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Guncang Dadu Kembali Marak di Jujuhan, Diduga Libatkan Oknum APH

- Penulis

Sabtu, 19 April 2025 - 23:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jambi-Aktivitas perjudian dalam bentuk sabung ayam dan permainan guncang dadu kembali mencuat dan meresahkan warga Desa Sirih Sekapur Perkembangan, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Kegiatan tersebut disebut-sebut telah berlangsung secara terang-terangan meskipun sebelumnya telah mendapat perhatian khusus dari Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono S.Kom.

Ironisnya, meski lokasi perjudian pernah ditindak dan dibongkar oleh personel Polsek Jujuhan berdasarkan perintah Kapolres, aktivitas itu justru kembali hidup dengan intensitas yang lebih besar dan lokasi yang semakin dekat dengan kediaman Adi, yang diketahui sebagai tuan rumah dan panitia kegiatan tersebut.

Pada Rabu, 6 November 2024 pukul 14.00 WIB lalu, Kapolres Bungo telah memerintahkan Polsek Jujuhan untuk melakukan penindakan. Namun, informasi penggerebekan saat itu diduga bocor terlebih dahulu, sehingga saat razia berlangsung, tidak ditemukan aktivitas perjudian di lokasi. Meski arena sabung ayam sempat diratakan, aktivitas itu nyatanya hanya berhenti sementara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa minggu setelah razia, perjudian kembali beroperasi. Berdasarkan keterangan narasumber yang merupakan warga sekitar dan menyaksikan langsung kegiatan tersebut, Adi tidak hanya menggelar sabung ayam di belakang rumahnya, tetapi juga membuka lapak guncang dadu di dapur rumah pribadinya.

“Setiap Sabtu malam bang, dari sore jam 3 sampai Minggu subuh. Ada juga guncang dadunya, dibandari Gato,” ungkap seorang narasumber kepada wartawan Athia.

Lebih mengejutkan lagi, narasumber menyebutkan adanya dugaan aliran dana setoran kepada sejumlah oknum aparat penegak hukum, termasuk dugaan keterlibatan Kapolsek Jujuhan yang disebut menerima uang bulanan.

“Katanya Adi sudah bayar uang koordinasi, untuk Kapolsek 3 juta rupiah per bulan,” beber narasumber, menyampaikan pengakuan Adi kepada para tamunya.

Ketika awak media berusaha melakukan konfirmasi kepada Adi, ia beberapa kali menolak memberikan jawaban yang tegas dan hanya berdalih bahwa aktivitas tersebut dilakukan secara “kecil-kecilan”. Namun, informasi mengenai kehadiran wartawan tampaknya membuat Adi cemas. Jadwal kegiatan yang semula direncanakan pada Minggu kemudian dipercepat menjadi Jumat.

READ  DPR Kota Sorong Tetapkan 13 Raperda Prioritas Tahun 2025, Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

“Bang, sejak sore tadi mereka sudah main bang. Sepertinya Adi mempercepat jadwal karena takut ketahuan main malam Minggu,” kata narasumber, Jumat (18/04/2025).

Menindaklanjuti laporan tersebut, awak media segera melakukan konfirmasi kepada Kapolres Bungo. Menanggapi laporan itu, Kapolres langsung merespon dengan serius dan memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan mendalam.

“Ok, sudah saya tindak lanjuti informasinya, Pak. Mungkin tidak bisa langsung kita lakukan penindakan malam ini. Biarkan personel lakukan profiling dulu dan menganalisa kerawanan. Terima kasih infonya,” jawab Kapolres Bungo pada Jumat malam pukul 23:35 WIB.

Tak lama setelahnya, sekitar pukul 01:23 WIB, Adi mengirim pesan kepada awak media, mengabarkan bahwa para tamu undangan lari berserakan karena mendengar kegiatan tersebut telah bocor ke pihak Polda.

“Berserak kawan lari bang, bocor sampai ke Polda. Siapa kira-kira yang bocor kan ya bang?” tulis Adi dalam pesan singkatnya.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Adi mengaku bahwa pihak Kapolsek telah memintanya membubarkan aktivitas malam itu.

“Disuruh bubar bang, untung nggak langsung mereka ke sini,” ucapnya saat dihubungi melalui panggilan WhatsApp.

Informasi ini langsung diteruskan awak media kepada Kapolres Bungo, disertai bukti rekaman percakapan. Kapolres pun menyatakan komitmennya untuk tetap memantau situasi tersebut.

“Ya sudah, akan tetap kita pantau, Pak,” balas singkat AKBP Natalena.

Kapolres Bungo sebelumnya juga sudah memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam kegiatan perjudian atau tindakan melawan hukum lainnya.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan perjudian dan perbuatan melawan hukum lainnya. Kalau ada oknum APH yang menjadi beking kegiatan dimaksud, harap disampaikan dengan bukti-bukti akurat dan saya pastikan akan dicopot sesuai amanah Kapolri,” tegas AKBP Natalena Eko Cahyono S.Kom.

Situasi ini kembali menunjukkan betapa pentingnya ketegasan aparat penegak hukum dalam menangani praktik perjudian ilegal yang tidak hanya melanggar hukum, namun juga berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap institusi keamanan.

 

( Athia)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit
Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT
Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong
Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%
​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat
Mama-Mama Papua Turun Tangan, Dapur Umum Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Makin Solid
SATGAS TMMD KE-128 KODIM 1801/MANOKWARI LAKSANAKAN PEMASANGAN DINDING RUMAH PROGRAM RTLH
Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Laksanakan Rehabilitasi 5 Unit MCK Umum di Kampung Tanah Rubuh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 09:33 WIB

Koarmada III Gelar Kauseri Agama, Perkuat Mental dan Spiritualitas Prajurit

Kamis, 30 April 2026 - 05:10 WIB

Pelayanan KP2KP Selatpanjang Tuai Respons Positif di Hari Terakhir Pelaporan SPT

Rabu, 29 April 2026 - 14:35 WIB

Tahap Akhir Pembangunan Jembatan Garuda Capai 87% wilayah Kodim Sorong

Rabu, 29 April 2026 - 14:33 WIB

Hampir selesai, Masyarakat Senang Pembangunan Jembatan Garuda Tahap IV TA. 2026 Wilayah Kodim 1802/Sorong Capai 80%

Rabu, 29 April 2026 - 09:55 WIB

​Cara BRI BO Fatmawati Cetak Insan BRILiaN yang Tanggap Kondisi Darurat

Berita Terbaru

Uncategorized

Polres Kediri ungkap 5 Kasus curanmor, dan kembalikan ke pemilik

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:19 WIB

Uncategorized

Kapolres Kediri Resmikan Renovasi Jembatan Merah Putih Presisi

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:09 WIB

Uncategorized

Menyongsong Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Gelar Lomba TPTKP

Kamis, 30 Apr 2026 - 09:05 WIB