Tak Pandang Bulu! Mukti Juharsa Bongkar Jaringan Narkoba dari Jambi hingga Bali

- Penulis

Selasa, 1 April 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin Upacara Korps Raport pada Minggu (30/3). Salah satu perwira tinggi yang mendapat promosi kenaikan pangkat adalah Mukti Juharsa, yang naik dari brigjen atau jenderal bintang satu menjadi irjen atau jenderal bintang dua. Mukti dikenal sebagai salah satu jagoan Polri dalam pemberantasan narkoba. Berikut profil dan rekam jejaknya.

*Karier dan Kenaikan Pangkat*

Sebelum mendapat kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang dua, Mukti Juharsa bertugas sebagai Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri. Selama menjabat, ia tak pandang bulu dalam membasmi jaringan narkotika, baik di dalam maupun luar negeri. Dari jaringan lokal hingga internasional, banyak kasus besar yang berhasil ia ungkap, yang menjadi alasan utama Kapolri Jenderal Sigit memberinya promosi kenaikan pangkat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, kenaikan pangkat ini merupakan bentuk apresiasi Kapolri kepada personel yang berdedikasi dan berhasil dalam tugas. Dengan promosi ini, Mukti mendapat tugas baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lemdiklat Polri. Posisi Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri kini diisi oleh Brigjen Eko Hadi Santoso.

*Rekam Jejak Keberhasilan Mukti Juharsa*

*1. Mengungkap Jaringan Fredy Pratama*

Salah satu kasus terbesar yang ditangani Mukti adalah pengungkapan jaringan narkoba internasional Fredy Pratama. Pada September 2023, Mukti dan timnya berhasil menyita total 10,2 ton sabu dari jaringan Fredy, yang telah beroperasi di Indonesia sejak 2020 hingga 2023. Fredy diketahui sebagai gembong utama yang mengendalikan peredaran narkoba di 14 provinsi dan kini bersembunyi di Thailand.

Hingga Mei 2024, Polri berhasil menyita aset jaringan Fredy senilai Rp 432,2 miliar, yang terdiri dari uang tunai, tanah, bangunan, perhiasan, dan kendaraan mewah. Sebanyak 60 kaki tangan Fredy juga telah ditangkap dan diproses hukum.

*2. Membongkar Jaringan Hydra di Bali*

Pada Mei 2024, Mukti dan timnya berhasil mengungkap jaringan narkotika internasional di Bali. Kasus ini melibatkan sebuah clandestine lab yang dioperasikan oleh Warga Negara Asing (WNA) di Pulau Dewata. Lab tersebut memproduksi ganja hidroponik di basement sebuah vila di Canggu, Badung, Bali.

READ  Estafet Kepemimpinan di Polres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa Resmi Serahkan Tugas kepada Kombes Pol Sumarni

Dalam operasi ini, Polri berhasil menangkap seluruh pelaku, termasuk aktor intelektual jaringan Hydra, Roman Nazrenco, yang sempat melarikan diri ke Thailand. Jaringan ini memiliki modus unik dengan menempelkan stiker di berbagai sudut jalan sebagai kode transaksi narkoba.

*3. Penangkapan Helen Bersaudara di Jambi*

Pada Oktober 2024, Satgas P3GN berhasil menangkap kakak-beradik Helen yang merupakan bandar besar narkotika di Jambi. Helen memiliki tujuh lapak penjualan sabu dengan omset hingga Rp 1 miliar per minggu.

Menurut data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), jaringan Helen Bersaudara memiliki perputaran uang sebesar Rp 1,1 triliun dari 2010 hingga 2024. Polri juga menyita aset senilai Rp 10,8 miliar, termasuk ruko, rumah, kendaraan, speedboat, jam tangan mewah, emas 80 kg, serta rekening berisi Rp 590 juta.

*4. Pengungkapan Jaringan Direktur Persiba Balikpapan*

Pada Maret 2025, Mukti kembali mengungkap jaringan narkoba di Kalimantan Timur yang dikendalikan oleh Direktur klub sepak bola Persiba Balikpapan, Catur Adi Prianto. Selain menjadi bandar besar, Catur juga mengendalikan peredaran narkoba di Lapas Klas IIA Balikpapan.

Total perputaran uang jaringan ini dalam dua tahun mencapai Rp 241 miliar. Catur menggunakan skema pencucian uang melalui bisnis restoran dan kos-kosan. Selain itu, ia juga menginvestasikan hasil kejahatannya ke tanah, bangunan, dan saham perusahaan. Polri menyita sejumlah aset termasuk mobil mewah seperti Lexus merah, Honda Civic hitam, Mustang GT, dan Alphard.

Kenaikan pangkat Mukti Juharsa menjadi Irjen adalah bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam memberantas narkoba di Indonesia. Dengan sederet keberhasilan dalam mengungkap jaringan narkotika besar, Mukti menjadi salah satu perwira Polri yang memiliki rekam jejak luar biasa dalam perang melawan narkoba.

 

(Han)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Papua Barat Daya Laksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Gelar Perkara Dumas
Rekonstruksi 17 Adegan, Polda Papua Barat Daya Bongkar Rencana Pembunuhan di Tambrauw
Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Penembakan Dan Pencurian Senpi Di Kp.sorry
Tindak Tegas Kapolda Riau: Copot Pejabat Polsek Panipahan, Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu  
Kapolda Papua Barat Daya Buka Audit Kinerja Tahap I 2026, Fokus pada Perencanaan dan Pengorganisasian
Membalut Luka di Distrik Bamusbama: Satgas Dofior Pulihkan Semangat Masyarakat dengan Senyum dan Berbagi Kasih
14 DPO Diburu Polisi, Polda Ungkap Rangkaian Kasus Berdarah di Distrik Bamusbama
Biro SDM Polda PBD Gelar Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter Perkuat Karakter Personel dan Dorong Jati Diri Bhayangkara di Raja Ampat
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:49 WIB

Polda Papua Barat Daya Laksanakan Rapat Koordinasi Kesiapan Gelar Perkara Dumas

Rabu, 15 April 2026 - 11:32 WIB

Rekonstruksi 17 Adegan, Polda Papua Barat Daya Bongkar Rencana Pembunuhan di Tambrauw

Rabu, 15 April 2026 - 10:05 WIB

Gelar Perkara Penetapan Tersangka Kasus Penembakan Dan Pencurian Senpi Di Kp.sorry

Selasa, 14 April 2026 - 00:23 WIB

Tindak Tegas Kapolda Riau: Copot Pejabat Polsek Panipahan, Komitmen Berantas Narkoba Tanpa Pandang Bulu  

Senin, 13 April 2026 - 09:35 WIB

Kapolda Papua Barat Daya Buka Audit Kinerja Tahap I 2026, Fokus pada Perencanaan dan Pengorganisasian

Berita Terbaru

Berita Daerah

Kodim 1802/Sorong Percepat Progres Jembatan Perintis Garuda Tahap IV

Minggu, 19 Apr 2026 - 02:13 WIB