Mabes Polri Gelar “Rise and Speak” Ngabuburit Bersama Santri se-Jabodetabek untuk Cegah Kekerasan Anak dan Perdagangan Orang

- Penulis

Minggu, 30 Maret 2025 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.Jakarta – Dalam rangka memberikan edukasi dan perlindungan terhadap perempuan dan anak, Direktorat Tindak Pidana Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirtipid PPA PPO) Bareskrim Polri menggelar kegiatan “Rise and Speak” ngabuburit bersama santri di Pondok Pesantren Islam El Nur El Kassyaf, Bekasi. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak serta ancaman perdagangan orang.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai tokoh, termasuk Jurnalis Senior Dr. Bernard, Ketua DPP GAKORPAN & LBH PERS Presisi Polri GSN RBRP, Bunda Tiur Simamora, serta sejumlah tokoh hukum dan akademisi seperti Prof. Henry JP, Dekan FH UKI, Prof. Dr. Sutan Nasomal, dan Rusman Pinem dari FRN BAI Center.

Acara tersebut dihadiri oleh pimpinan Pondok Pesantren KH. Ahmad Kholid Dawam, Lc, M.Hum., Polres Kabupaten Bekasi yang diwakili oleh Kompol Endang Longla, serta Kapolsek Tambun Utara, Kompol Huriyanti. Sebanyak 1.300 santri dan santriwati turut serta dalam kegiatan ini dengan antusiasme yang tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Kabag SDM Polres Metro Bekasi, Kompol Endang Longla, mengapresiasi antusiasme para santri. “Kegiatan ini menjadi wadah edukasi yang penting bagi santri mengenai perlindungan perempuan dan anak. Semoga acara ini memberikan manfaat bagi seluruh peserta,” ujar Endang.

Bunda Tiur Simamora juga menyoroti kasus tawuran anak-anak dengan senjata tajam setelah salat tarawih di wilayah Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, Bekasi. Menurutnya, kejadian seperti ini tidak boleh dibiarkan dan harus segera ditangani untuk mencegah gangguan keamanan.

Sementara itu, Direktur Dirtipid PPA PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah, menekankan pentingnya peran kepolisian dalam menangani kasus-kasus kekerasan dan perdagangan orang. Ia juga menyinggung kasus viral di Desa Batu Layang, Kabupaten Bogor, yang belum mendapat tindakan tegas dari aparat kepolisian.30/3/2025

READ  Geger Keracunan MBG Bandung Barat, Ketua Dewan Pembina ASWIN Meminta Ketiga Dapur SPPG Disanksi Berat dan Ditutup Permanen

KH. Ahmad Kholid Dawam menyampaikan komitmen pesantren dalam mencegah kekerasan di lingkungan pendidikan. “Pesantren berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman bagi santri dan santriwati,” ujarnya.

Prof. Dr. Henry Jayadi menambahkan bahwa pembiaran terhadap aksi tawuran remaja dapat berujung pada masalah yang lebih besar. “Kasus kekerasan anak dan tawuran remaja akhir-akhir ini perlu perhatian serius agar tidak berkembang menjadi kerusuhan massal,” jelasnya.

Selain itu, AKBP Ema dari Subdit II Dittipid PPA PPO Bareskrim Polri memberikan edukasi kepada para santri tentang tiga jenis kekerasan terhadap anak, yakni fisik, psikis, dan seksual. Ia juga mengingatkan agar santri lebih waspada dalam menggunakan barang berharga serta tidak ragu melaporkan kekerasan kepada pihak berwajib.

Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah juga memberikan peringatan terkait modus perdagangan orang yang kerap menargetkan anak muda dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi di luar negeri tanpa prosedur resmi. “Jangan mudah tergiur tawaran kerja yang tidak jelas legalitasnya. Pastikan melalui jalur resmi untuk menghindari kejahatan perdagangan orang,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan “Rise and Speak” ini, diharapkan kesadaran para santri terhadap perlindungan diri semakin meningkat serta mampu menciptakan lingkungan yang aman dari kekerasan dan ancaman perdagangan manusia.

Sejalan dengan kegiatan ini, Bunda Tiur Simamora dan jajaran POSBAKUM Pulogadung juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H. “Mohon maaf lahir dan batin. Salam Presisi Polri Merdeka!” tutupnya.

 

(Dr.Bernard)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemenag Raih Penghargaan Nasional, Bukti Komunikasi Publik yang Transparan dan Dekat dengan Masyarakat
Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif
Prof. dr. Terawan Soroti Pentingnya Inovasi Kesehatan Otak di Indonesian Brain Forum UPNVJ-UPN Veteran Jakarta
Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia
Kasus Bansos Beras PKH Rp200 Miliar Bergulir, KPK Periksa Bos PT DNR untuk Dalami Dugaan Korupsi
Legal Opinion Soroti Dugaan Pencemaran Udara Emisi Boiler PT Daihan Global, Warga Didorong Tempuh Jalur Hukum
Polda PBD Perkuat Karakter Kepemimpinan Mahasiswa melalui Latihan Dasar Kepemimpinan di Universitas Muhammadiyah Sorong
DPR Kota Sorong Sidak SPBU Sorpus, Pastikan Stok BBM Aman dan Antrean Segera Normal
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:28 WIB

Kemenag Raih Penghargaan Nasional, Bukti Komunikasi Publik yang Transparan dan Dekat dengan Masyarakat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Jangan Buru Monyet Liar Sendiri! BBKSDA Ingatkan Bisa Picu Serangan Lebih Agresif

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Prof. dr. Terawan Soroti Pentingnya Inovasi Kesehatan Otak di Indonesian Brain Forum UPNVJ-UPN Veteran Jakarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:40 WIB

Bukukan Penerimaan PT Siloam International Hospitals Tbk Meningkat 10,6 Persen , Bamsoet Ingatkan Industri Rumah Sakit Harus Adaptif Hadapi Tekanan Ekonomi Dunia

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:29 WIB

Kasus Bansos Beras PKH Rp200 Miliar Bergulir, KPK Periksa Bos PT DNR untuk Dalami Dugaan Korupsi

Berita Terbaru