POTO: Ilustrasi Jembatan Diduga Mangkrak
Suararakyat.info.Sukabumi – Proyek pembangunan Jembatan Cipamuruyan di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang diduga mangkrak, kini memasuki babak baru. Setelah dilaporkan oleh seorang warga bernama Hilman, kasus ini akan naik statusnya ke tahap penyidikan (sidik) oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Barat.
Hal tersebut dikatakan oleh salahsatu penyidik setelah mereka telah melakukan berbagai langkah dan koordinasi dengan BPK RI. Dan penyidik Tipidkor Dirkrimsus Polda Jabar lewat pesan singkat mempertegas kembali bahwa kasus bernilai miliaran tersebut akan dinaikan ke tahap sidik
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Minggu kemaren kita sudah paparan dengan BPK RI untuk audit, kalau tidak tidak ada halangan kita akan naikan ke sidik” jelasnya Kamis 6/3/2025
Hilman Sunjaya sebagai pelapor ketika diwawancarai mengatakan bahwa ia sangat bersyukur dengan kinerja kepolisian jawabarat dalam hal ini Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jawa Barat yang kini akan menaikan perkara tersebut ke tahap penyidikan.
“Bagi saya sebagai pelapor tentunya sangat gembira mendapat penjelasan seperti itu dari pihak kepolisian, yang itu menandakan bahwa proses pengaduan saya masih terus berjalan,” terang Hilman Kamis 6/3/025

“Dan saya pikir, keresahan yang saya rasakan ini tidak terjadi pada diri saya saja, melainkan bisa juga terjadi pada ratusan atau bahkan ribuan warga Sukabumi yang terdampak atas mangkraknya proyek jembatan tersebut,” tambahnya
Untuk itu jelasnya, ia dengan beberapa orang tim yang melapor, akan selalu memantau perkembangan daripada pengaduan yang telah ia layangkan pada awal tahun 2024 lalu.
“Mungkin sudah cukup lama kami menanti kejelasan akhir dari proyek mangkrak ini, dan kami berharap dalam waktu dekat ini proyek ini bisa segera terungkap. Apakah di sana terdapat kerugian negara ataupun tidak.” sambungnya
Hilman bersama timnya dikatakan juga akan berencana mengadukan langsung perihal tersebut kepada Gubernur Jawabarat Kang Dedi Mulyadi.
Iya kalau misalkan penanganan persoalan ini terkesan lambat dan bertele-tele, tentunya kami juga akan mengambil langkah lainnya, mungkin saja akan melaporkan secara langsung ke Kang Dedi Mulyadi.Tapi, untuk saat ini kami akan tetap menunggu hasil dari Polda Jabar terlebih dahulu.
“Kami hanya ingin jembatan ini segera bisa digunakan. Jangan sampai dana miliaran rupiah yang sudah digelontorkan sia-sia tanpa hasil,” Pungkasnya
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih terus mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Pihak terkait, termasuk kontraktor dan instansi pemerintah yang bertanggung jawab atas proyek ini, kemungkinan akan segera dipanggil untuk dimintai keterangan.
Kasus ini beberapa bulan ke belakang sempat viral dan menjadi perhatian publik, mengingat besarnya dana yang digunakan dan pentingnya infrastruktur tersebut bagi aktivitas masyarakat sekitar.
(Hil/Ndra/Azh)














