Pre-PhD Coaching di UMC: Mempersiapkan Akademisi Muhammadiyah untuk Studi Doktoral

- Penulis

Selasa, 18 Februari 2025 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararakyat.info.CirebonUniversitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) bersama Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM) menggelar program Pre-PhD Coaching dan Kuliah Umum di Convention Hall UMC, Senin – Rabu (17/02/2025).

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mempersiapkan para akademisi dalam perjalanan menuju studi doktoral. Program yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk mengasah kapasitas penelitian serta memperkenalkan metodologi riset terkini kepada para peserta.

Rektor UMC, Arif Nurudin M.T., menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas akademik. Menurutnya, program ini merupakan salah satu upaya UMC dalam mendukung akademisi yang ingin melanjutkan studi hingga jenjang doktoral.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“UMC akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas akademik melalui berbagai program unggulan, dan Pre-PhD Coaching ini adalah salah satu buktinya,” kata Arif.

Kerja sama dengan UMAM menjadi momen penting dalam program ini. Arif mengapresiasi upaya Rektor UMAM, Dr. Saidul Amin, M.A., yang menjadikan UMAM sebagai destinasi utama bagi akademisi Muhammadiyah yang berkeinginan melanjutkan studi doktoral. Kerja sama antar universitas, khususnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiah (PTMA) dan Perguruan Tinggi Swasta lainnya, diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas riset dan pengembangan akademis di Indonesia.

Program yang digelar selama tiga hari tersebut mengusung berbagai kegiatan yang mendalam dan bermanfaat bagi peserta. Hari pertama dimulai dengan pembekalan mengenai strategi penentuan topik penelitian yang relevan dengan perkembangan terkini dalam dunia akademik. Selain itu, para peserta dibimbing untuk menemukan research gap yang dapat menjadi dasar kuat bagi penelitian mereka, sehingga dapat berkontribusi terhadap kemajuan ilmu pengetahuan.

Memasuki hari kedua, kegiatan berfokus pada pendalaman metodologi penelitian yang tepat dan mendalam. Para peserta diajak untuk memahami bagaimana mengaplikasikan metodologi yang sesuai dengan bidang studi masing-masing. Selain itu, mereka juga dipersiapkan untuk menulis proposal PhD yang berkualitas. Sesi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan narasumber ahli dan saling berbagi pengalaman serta wawasan.

READ  Yang Tepat Untuk Akreditasi Adalah Program Study Bukan Perguruan Tinggi.ini Menurut Pemerhati

Dua akademisi terkemuka dari UMAM, yaitu Assoc. Prof. Dwi Santoso, Ph.D., dan Assoc. Prof. Sohirin, Ph.D., memberikan panduan praktis kepada peserta untuk mengembangkan kemampuan riset dan penulisan ilmiah mereka. Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek penting dalam penelitian dan penyusunan disertasi yang sesuai dengan standar akademik internasional. Pembahasan mereka sangat relevan dalam menyiapkan peserta untuk menghadapi tantangan dalam perjalanan studi doktoral.

Salah satu tujuan besar dari program ini adalah mendukung upaya Majelis DiktiLitbang PP Muhammadiyah yang tengah menjalankan program 5000 Doktor. Program ini bertujuan untuk menghasilkan lebih banyak doktor dari kalangan akademisi Muhammadiyah, yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas riset Indonesia dan membangun jaringan akademik yang solid di tingkat global.

Secara keseluruhan, program Pre-PhD Coaching dan Kuliah Umum yang digelar oleh UMC dan UMAM ini menjadi titik awal yang penuh harapan bagi kemajuan dunia akademik Indonesia.

Melalui sinergi yang kuat antara kedua universitas serta dukungan dari Majelis DiktiLitbang PP Muhammadiyah, diharapkan program ini mampu mencetak lebih banyak akademisi berkualitas. Para akademisi yang berpartisipasi diharapkan siap memberikan kontribusi nyata dalam kemajuan ilmu pengetahuan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.

 

(Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel www.suararakyat.info untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Dana KIP Tidak Disalurkan, Sekolah MIS Darussalam Bungbulang Disorot
Yayasan Kristen Kalam Kudus Indonesia Cabang Sorong Klarifikasi Pemberhentian Peserta Didik MKA
Presiden Prabowo: Pendidikan Adalah Senjata Utama Menghapus Kemiskinan
Nusantara Standard Test 2026,Perkuat Seleksi Nasional Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara
Tata Kelola PTN Harus Dikembalikan Sepeti Dulu, Tidak Ada BHMN Dan BLU
Dana Bantuan PIP Diduga Tak Utuh MA Al-Muttaqien Jadi Sorotan, Pemerhati Kebijakan Publik Desak Sanksi Tegas atas Dugaan Penyimpangan
Kwartir Ranting Parungkuda Selenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Tahun 2025
Rayakan HUT 67 Universitas Jayabaya Adakan Gerak Jalan Sehat
Berita ini 0 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 13:13 WIB

Diduga Dana KIP Tidak Disalurkan, Sekolah MIS Darussalam Bungbulang Disorot

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:27 WIB

Yayasan Kristen Kalam Kudus Indonesia Cabang Sorong Klarifikasi Pemberhentian Peserta Didik MKA

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:21 WIB

Presiden Prabowo: Pendidikan Adalah Senjata Utama Menghapus Kemiskinan

Senin, 12 Januari 2026 - 00:45 WIB

Nusantara Standard Test 2026,Perkuat Seleksi Nasional Angkatan Kedua SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:30 WIB

Tata Kelola PTN Harus Dikembalikan Sepeti Dulu, Tidak Ada BHMN Dan BLU

Berita Terbaru