SUARARAKYAT.info || KEDIRI – Kobaran api melanda atap bangunan Pabrik Rokok “Gudang Rasa” yang terletak di RT 010/RW 004 Dusun Sumberagung, Desa Srikaton, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, pada Selasa dini hari (30/6/2026). Insiden yang sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar ini diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di ruang pengepakan. Berkat penanganan sigap Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri, kerugian dapat ditekan seminimal mungkin.
Kejadian pertama diketahui oleh warga yang melintas di lokasi sekitar pukul 01.35 WIB. Ia melihat api mulai membesar dan menjalar ke bagian atap bangunan milik pengusaha setempat, A. Sonny. Segera setelah menyadari bahaya tersebut, warga meminta bantuan, dan salah seorang warga bernama Helmi langsung menghubungi Pos Damkar Ngadiluwih untuk melaporkan peristiwa darurat ini.
Mendapat laporan, Tim Damkar Pos Ngadiluwih bergerak cepat. Hanya tiga menit setelah menerima informasi, tepatnya pukul 01.38 WIB, satu unit kendaraan damkar beserta 5 personel langsung diberangkatkan menuju lokasi. Petugas tiba di tempat kejadian pukul 01.59 WIB dan segera melakukan pengamanan area agar api tidak merambat ke pemukiman warga maupun bagian penting pabrik lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pemeriksaan awal, api diduga berasal dari hubungan arus pendek pada salah satu stopkontak di ruang pengepakan. Material di sekitar yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar hingga ke struktur atap bangunan.
Operasi pemadaman dipimpin langsung di bawah koordinasi Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri dan berlangsung sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Selama hampir dua jam petugas bekerja keras, hingga akhirnya api dinyatakan padam sepenuhnya pukul 03.40 WIB, dan situasi kembali aman.
Dampak dari kebakaran ini hanya berupa kerusakan pada bagian atap dengan estimasi kerugian sekitar Rp20 juta. Namun, berkat kerja sama warga dan kecepatan tanggap petugas, aset yang jauh lebih bernilai berhasil diselamatkan. Gudang penyimpanan tembakau serta seluruh fasilitas produksi utama yang diperkirakan bernilai Rp250 juta berhasil terlindungi sepenuhnya dari jangkauan api.
Kaleb Untung Satrio Wicaksono, selaku Staf Ahli Pemkab Kediri sekaligus Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, membenarkan seluruh kronologi kejadian dan menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang sigap melaporkan kejadian. “Kecepatan laporan dari Saudari Helmi menjadi kunci utama sehingga aset produksi senilai ratusan juta rupiah bisa diselamatkan. Semangat kepedulian seperti ini sangat dibutuhkan dalam setiap penanganan keadaan darurat,” ujarnya.
Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengusaha, pemilik bangunan, dan masyarakat umum agar tidak mengabaikan aspek keamanan kelistrikan. “Sebagian besar kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik. Oleh karena itu, lakukan pengecekan instalasi listrik secara berkala, hindari pemakaian berlebih pada satu titik aliran, dan gunakan peralatan listrik berstandar SNI. Mencegah jauh lebih baik dan hemat biaya dibandingkan menanggung kerugian akibat kebakaran,” tegasnya.
Penulis : Ags
Editor : Red
Sumber Berita : suararakyat.info














